Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana Kereta Api

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KAI Daop 7 melakukan mitigasi di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan prasarana perkeretaapian. Hal itu menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi peningkatan curah hujan lebat serta cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh sarana dan prasarana guna memastikan keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Karena itu, KAI Daop 7 melakukan mitigasi terukur dan menyiagakan petugas di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” ujar Tohari, Kamis (22/1/2025).

Sebagai langkah deteksi dini, KAI Daop 7 Madiun rutin melakukan pemeriksaan kondisi jalur rel dan sistem persinyalan agar tetap berfungsi optimal saat hujan deras. Selain itu, pemetaan ulang titik-titik rawan banjir dan tanah longsor juga dilakukan di sepanjang wilayah operasional Daop 7.

Bahkan, KAI Daop 7 juga menjalin koordinasi dengan BMKG dengan memantau prakiraan cuaca secara real-time sebagai dasar pengambilan keputusan operasional di lapangan.

“Sebagai langkah kesiapsiagaan tanggap darurat, KAI Daop 7 Madiun juga melakukan normalisasi saluran air di sekitar jalur kereta api. Tentu itu untuk mencegah genangan yang berpotensi mengganggu struktur jalan rel. Selain itu, pemangkasan pohon juga dilakukan di sepanjang jalur yang rawan tumbang dan dapat mengganggu perjalanan kereta api,” terangnya.

KAI Daop 7 juga menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di sejumlah titik strategis. Peralatan tersebut berisi material seperti pasir, batu balast, dan bantalan rel yang dapat segera digunakan apabila terjadi gangguan prasarana akibat cuaca ekstrem.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas bagi pelanggan meskipun di tengah tantangan cuaca. Kesiapsiagaan personel kami dilakukan selama 24 jam guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem terhadap perjalanan kereta api,” pungkas Tohari.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

    51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) rupanya dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian. Hal itu nampak dari tingginya penjualan tiket KA keberangkatan dari DAOP 7 Madiun pada Masa Nataru 2024/2025.  Dari sebanyak 60.552 tempat duduk untuk KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 7 Madiun, tercatat 51.483 tiket telah terjual untuk […]

    Bagikan
  • Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepinya lantai dua Pasar Baru Magetan tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga berdampak pada capaian retribusi daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mengaku sudah berulang kali melayangkan teguran kepada pedagang, namun penertiban kios terbengkalai terbentur aturan. Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menjelaskan bahwa seluruh kios (bedak) di Pasar […]

    Bagikan
  • Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Libatkan 14 Perguruan Pencak Silat

    Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Libatkan 14 Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI menggelar Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara lingkup masyarakat di Aston Madiun Hotel & Conference Center pada Kamis (31/07/2025). https://www.kemhan.go.id/pothan/ Turut hadir Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI G. Eko Sunarto serta Wali Kota Madiun, Maidi dan jajaran Forkopimda Kota/Kabupaten […]

    Bagikan
  • Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – 18 tahun bukan waktu yang sebentar bagi Heru Setiawan memberikan pengabdiannya dengan aksi sosial yang tinggi. Pria 55 tahun warga Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo itu menjadikan rumahnya sebagai tempat perlindungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di pekarangan rumah berjejer kamar-kamar sederhana untuk menampung mereka yang terluka jiwanya. Dari […]

    Bagikan
  • Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan tinggi hingga lebih dari 10 jam akibat gangguan operasional di lintas Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). Dampak insiden tersebut merembet ke berbagai daerah operasi, termasuk wilayah Daop 7 Madiun. Gangguan operasional KA itu juga menyebabkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta. Manager Humas KAI […]

    Bagikan
  • Dampak Kemarau Panjang Kekeringan Meluas di Ngawi, 4.403 Jiwa Kesulitan Air Bersih

    Dampak Kemarau Panjang Kekeringan Meluas di Ngawi, 4.403 Jiwa Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kekeringan akibat kemarau panjang mulai membebani ribuan warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebanyak 4.403 jiwa yang tersebar di 21 desa pada tujuh kecamatan terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga kini mengandalkan bantuan distribusi air dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Cantel, […]

    Bagikan
expand_less