
Sinergia | Ponorogo – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah.
“Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 juta dana sosial guru dan Rp168 juta dana komite yang berasal dari sumbangan wali murid,” jelas Farida.
Farida menerangkan, dana sosial guru selama ini digunakan untuk keperluan kemanusiaan dan sosial, seperti membantu guru yang sakit, meninggal dunia, maupun ketika orang tua siswa meninggal. Selain itu, dana tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan lingkungan sekolah dan desa.
Sementara itu, dana komite sekolah rencananya akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan yang tidak dapat didanai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Di antaranya kegiatan peningkatan kualitas siswa dan guru, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah.
Terkait pengelolaan keuangan, Farida menyebut pihaknya telah menyarankan agar lembaga pendidikan memiliki rekening bersama untuk pengelolaan Dana BOS. Namun, dana tersebut tidak diperkenankan dicampur dengan dana lain.
“Kami memang menyarankan ada rekening bersama, tapi itu khusus Dana BOS dan tidak boleh dicampur dengan dana lainnya. Bahkan dari pihak bank juga tidak memperkenankan membuat rekening bersama lagi untuk dana selain BOS,” ungkapnya.
Sebagai langkah evaluasi, Dinas Pendidikan juga mewanti-wanti pihak sekolah agar meningkatkan sistem pengamanan. Menurut Farida, sarana pendukung keamanan harus menjadi perhatian serius, tidak hanya pembangunan fisik sekolah, tetapi juga fasilitas penunjang seperti kamera pengawas.
“Kejadian ini menjadi pelajaran. Sekolah harus menyiapkan sarana yang lengkap sebagai penunjang kegiatan pendidikan. Tidak hanya fisik bangunan, tapi juga keamanan seperti CCTV, seperti yang terjadi di Pulung ini CCTV-nya mati,” tegasnya.
Farida berharap kasus pencurian tersebut segera terungkap dan pelaku dapat diamankan oleh pihak kepolisian.
“Mudah-mudahan setelah kasus ini dilaporkan, pelakunya bisa segera ditemukan,” pungkasnya. (ega)