Berita Terkini
Trending Tags

Disbudpar Magetan Angkat Bicara Soal Asuransi Wisata Telaga Sarangan, Untuk Lindungi Jiwa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
evakuasi motor tersangkut uai talut telaga sarangan alami longsor, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Peristiwa tanah longsor yang terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (17/1/2026) pukul 09.42 WIB menyisakan persoalan. Diketahui, longsor yang terjadi di sisi selatan, Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, menyebabkan talud amblas dan menyeret sejumlah sepeda motor milik wisatawan ke dalam telaga. Sekitar tujuh sepeda motor yang terparkir di tepian jalan langsung ikut terseret ke perairan.

Salah satu wisatawan, Sahrul Ramadan, asal Surabaya menuturkan kembali momen saat tanah tiba-tiba amblas. Saat itu dirinya hanya duduk dan berfoto bersama teman-temannya, ketika tiba-tiba tanah yang dipijaknya bergeser dan langsung runtuh ke arah telaga.

Sahrul menambahkan, beberapa orang di sekitarnya sempat terpelanting.

“Saya terpeleset ke arah tebing, tapi masih bisa berdiri. Ada juga yang jatuh ke tepi jalan. Motor kami langsung meluncur masuk ke air,” ungkapnya.

Petugas dari Polsek Plaosan, BPBD Kabupaten Magetan, serta warga setempat segera melakukan evakuasi menggunakan speedboat. Proses pengangkatan 7 motor yang tenggelam berlangsung hingga sore hari.

Sorotan publik mengarah pada apakah kerugian kendaraan wisatawan dapat ditanggung oleh asuransi wisata Telaga Sarangan.

Kabid Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Radityo, menyampaikan tiket masuk memang sudah termasuk asuransi, tetapi manfaatnya hanya mencakup kejadian yang menimpa diri wisatawan, seperti luka atau meninggal dunia.

Ia menegaskan bahwa asuransi tidak menanggung kerusakan benda atau kendaraan.

“Kalau soal barang atau motor, itu tidak masuk dalam pertanggungan. Asuransinya khusus untuk perlindungan jiwa pengunjung,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan kawasan Telaga Sarangan masih aman dikunjungi. Meski demikian, wisatawan diimbau untuk lebih waspada, terutama pada titik-titik rawan di sekitar tepi telaga yang rentan mengalami pergeseran tanah saat cuaca ekstrem.

Sejumlah rambu peringatan telah dipasang di area strategis, sementara aparat terus memantau kondisi dan berkoordinasi untuk mencegah potensi longsor susulan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dalam upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, Polres Magetan menginisiasi Apel Akbar Kebangsaan Buruh yang digelar serentak di dua titik pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan berlangsung di PG Poerwodadi Glodok, Kecamatan Karangrejo, serta di PT. Admira (Alam Damai Mitra Raya), Kecamatan Sukomoro. Ratusan buruh dari masing-masing perusahaan mengikuti apel […]

    Bagikan
  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tercatat sudah lebih dari dua tahun tidak memiliki Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3). Padahal lembaga itu seharusnya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Ketiadaan KP3 ini diakui oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Menanggapi penyebaran penyakit yang menyerang ternak sapi di sejumlah wilayah, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menginstruksikan agar vaksinasi terhadap sapi segera dilakukan secara serentak. Instruksi ini muncul setelah adanya laporan kematian sapi di beberapa desa. (03/01/2025) “Saat ini, kami masih mencatat data dari Dinas Pertanian mengenai jumlah sapi yang mati. Di Slahung, baru […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, prostitusi dan pornografi serta perjudian hingga knalpot brong berhasil diungkap jajaran kepolisian Polres Madiun.  Selama sepekan Polres Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) mengungkap sebanyak 73 kasus.  Wakapolres Madiun, Kompol M. Asrori Khadafi, menyampaikan bahwa operasi ini berlangsung mulai 26 Februari hingga 9 Maret 2025, […]

    Bagikan
expand_less