Berita Terkini
Trending Tags

Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 275
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung SMPN 1 Pulung, Ponorogo, Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo  – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah.

“Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 juta dana sosial guru dan Rp168 juta dana komite yang berasal dari sumbangan wali murid,” jelas Farida.

Farida menerangkan, dana sosial guru selama ini digunakan untuk keperluan kemanusiaan dan sosial, seperti membantu guru yang sakit, meninggal dunia, maupun ketika orang tua siswa meninggal. Selain itu, dana tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan lingkungan sekolah dan desa.

Sementara itu, dana komite sekolah rencananya akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan yang tidak dapat didanai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Di antaranya kegiatan peningkatan kualitas siswa dan guru, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah.

Terkait pengelolaan keuangan, Farida menyebut pihaknya telah menyarankan agar lembaga pendidikan memiliki rekening bersama untuk pengelolaan Dana BOS. Namun, dana tersebut tidak diperkenankan dicampur dengan dana lain.

“Kami memang menyarankan ada rekening bersama, tapi itu khusus Dana BOS dan tidak boleh dicampur dengan dana lainnya. Bahkan dari pihak bank juga tidak memperkenankan membuat rekening bersama lagi untuk dana selain BOS,” ungkapnya.

Sebagai langkah evaluasi, Dinas Pendidikan juga mewanti-wanti pihak sekolah agar meningkatkan sistem pengamanan. Menurut Farida, sarana pendukung keamanan harus menjadi perhatian serius, tidak hanya pembangunan fisik sekolah, tetapi juga fasilitas penunjang seperti kamera pengawas.

“Kejadian ini menjadi pelajaran. Sekolah harus menyiapkan sarana yang lengkap sebagai penunjang kegiatan pendidikan. Tidak hanya fisik bangunan, tapi juga keamanan seperti CCTV, seperti yang terjadi di Pulung ini CCTV-nya mati,” tegasnya.

Farida berharap kasus pencurian tersebut segera terungkap dan pelaku dapat diamankan oleh pihak kepolisian.

“Mudah-mudahan setelah kasus ini dilaporkan, pelakunya bisa segera ditemukan,” pungkasnya. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangkut Truk, Dahan Pohon Trembesi Besar Ambruk Tutup Jalan Ring Road, Lalu Lintas Macet

    Tersangkut Truk, Dahan Pohon Trembesi Besar Ambruk Tutup Jalan Ring Road, Lalu Lintas Macet

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah dahan pohon trembesi berukuran besar di tepi Jalan Ring Road Madiun, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, roboh pada Kamis (27/11/2025). Dahan itu tumbang setelah salah satu bagiannya tersangkut truk yang melintas. Sopir truk, Muhammad Soleh menuturkan dirinya hendak ke gudang ekspedisi J&T di Jalan Basuki Rahmat Kota Madiun. Namun dirinya […]

    Bagikan
  • Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien. Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan […]

    Bagikan
  • Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pengasuh Pondok Pesantren Ngawitan Kanjeng Sunan Kalijogo di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berinisial DAN resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap sejumlah santri. Penetapan tersangka dilakukan penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah polisi mengantongi alat bukti yang cukup. Kasatreskrim Polres […]

    Bagikan
  • FGD Dinsos Kabupaten Madiun Hasil Monev Program UEP KUBE Fakir Miskin, Dorong Penurunan Angka Kemiskinan

    FGD Dinsos Kabupaten Madiun Hasil Monev Program UEP KUBE Fakir Miskin, Dorong Penurunan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) hasil monitoring dan evaluasi (monev) Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin di Lembah Wilis, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengukur efektivitas program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus merumuskan langkah pengembangan ke […]

    Bagikan
  • Proses PAW Usman Ependi, DPRD Kota Madiun Tunggu SK Gubernur

    Proses PAW Usman Ependi, DPRD Kota Madiun Tunggu SK Gubernur

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Madiun tinggal selangkah lagi rampung. Usman Ependi yang diusulkan menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra saat ini tinggal menunggu Surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa DPRD telah menerima surat balasan dari Komisi Pemilihan Umum […]

    Bagikan
  • Yon TP Dibangun di Hutan Mategal Magetan, 600 Prajurit Mulai Masuk Juni 2026

    Yon TP Dibangun di Hutan Mategal Magetan, 600 Prajurit Mulai Masuk Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kabupaten Magetan mulai dipercepat. Lokasi pembangunan berada di kawasan hutan petak 32 RPH Gangsiran, BKPH Sampung, wilayah Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan luas lahan mencapai 51,13 hektare milik Perhutani. Yon TP di Magetan menjadi bagian pembangunan tahap IV Kodam V/Brawijaya […]

    Bagikan
expand_less