Berita Terkini
Trending Tags

Disnakerin Rapat Pleno Susun Usulan UMK Tahun 2026, Sepakati Naik 6,04 Persen

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto : Disnakerin dan Dewan Pengupahan rapat pleno bahas usulan kenaikan UMK 2026.

Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 sebesar Rp2.545.300 atau naik 6,04 persen dibandingkan UMK tahun sebelumnya. Usulan tersebut dibahas dalam rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten Madiun yang digelar di Kantor Disnakerin, Jumat (19/12/2025).

Rapat pleno pengusulan UMK 2026 melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serikat pekerja, hingga perwakilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Bumi Kampung Pesilat.

Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan pembahasan UMK dilakukan sesuai tahapan dan batas waktu yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Berdasarkan tahapan, kami diberikan waktu maksimal sampai tanggal 20 Desember untuk menyampaikan usulan ke provinsi. Oleh karena itu, hari ini kami melaksanakan pleno Dewan Pengupahan untuk membahas UMK Kabupaten Madiun tahun 2026,” ujar Arik.

Dalam pembahasan tersebut, lanjut Arik, terdapat perbedaan pandangan antar unsur dewan pengupahan. Dari pihak pengusaha mengusulkan kenaikan dengan rentang  0,6 sedangkan serikat pekerja mengusulkan kenaikan rentang alfa maksimal 0,9. Namun dari hasil pleno disepakati usulan kenaikan merujuk pada penggunaan alfa 0,75.

“Setelah melalui pembahasan, disepakati penggunaan alfa 0,75. Jika diuangkan, UMK Kabupaten Madiun tahun 2026 diusulkan sebesar Rp2.545.300,” jelasnya.

Arik menambahkan, kenaikan tersebut setara dengan Rp144.979 dibandingkan UMK tahun 2025. Nilai tersebut dinilai sudah mendekati kebutuhan hidup layak (KHL) yang berada di kisaran 0,8. Meski demikian, Arik menegaskan kewenangan pemerintah daerah hanya sebatas mengusulkan, sementara penetapan UMK sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kabupaten hanya mengusulkan. Penetapan tetap menjadi kewenangan Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa,” tegasnya.

Ia menekankan, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan usaha. “Harapannya, pekerja mendapatkan upah yang layak dan pelaku usaha tetap dapat menjalankan usahanya tanpa memicu pemutusan hubungan kerja,” tambah Arik.

Sementara itu, Ketua Apindo Kabupaten Madiun, Budi Ganefianto, menilai kenaikan UMK yang mendekati KHL merupakan hal yang wajar dan perlu dilakukan secara bertahap. “Saya kira ini proses yang wajar. Secara bertahap, mendekati KHL tentu akan lebih baik,” ujarnya.

Namun, Budi mengakui proses pengusulan tahun ini terbilang cukup terburu-buru lantaran peraturan pemerintah (PP) dari presiden baru terbit pada 18 Desember 2025.

“Kita agak terburu-buru karena PP baru keluar kemarin. Ke depan, kami berharap aturan turunan berupa juklak dan juknis bisa terbit lebih awal, sehingga perumusan UMK dapat dilakukan lebih ideal,” pungkasnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

    Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pasar sembako murah yang digelar di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (20/07/2025). Mereka rela mengantre panjang di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga di pasar tradisional. Lonjakan harga sejumlah komoditas seperti beras dan telur […]

    Bagikan
  • Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kecamatan Maospati bersama Polsek Maospati memperketat pengawasan terhadap aktivitas galian tanah tradisional. Hal itu setelah temuan sejumlah titik galian dinilai berpotensi memicu bencana longsor. Penguatan koordinasi dilakukan melalui rapat bersama Forkopimcam Maospati. Rakor dipimpin Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, dan Sekcam Maospati Hadi Wasono Rohmad, serta dihadiri para Kanit […]

    Bagikan
  • Dari Gelandangan ke Petani, “Ladangku” di UPT RSBK Madiun Tumbuhkan Harapan Baru

    Dari Gelandangan ke Petani, “Ladangku” di UPT RSBK Madiun Tumbuhkan Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Lahan kosong seluas sekitar 1.000 meter persegi di belakang UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya (RSBK) Madiun kini tak lagi terbengkalai. Area itu disulap menjadi kebun produktif bernama “Ladangku”, tempat puluhan orang terlantar menanam harapan baru lewat pertanian. Program ini digagas sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan bagi sekitar 100 […]

    Bagikan
  • Kirab Panji Persatuan Awali Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Obor Perjuangan Menyala hingga Sebulan

    Kirab Panji Persatuan Awali Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Obor Perjuangan Menyala hingga Sebulan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pergantian hari menuju 20 Juni 2026 di Kota Madiun berlangsung berbeda dari biasanya. Di tengah suasana malam yang tenang, ratusan peserta berjalan beriringan membawa panji, obor, dan simbol-simbol perguruan pencak silat sebagai penanda dimulainya rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Kirab Panji Persatuan menjadi pembuka peringatan hari jadi tahun ini […]

    Bagikan
  • Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    Viral Anak SMP di Magetan Dianiaya Usai Dipergoki Curi Velg Truk

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video amatir memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, setelah warga memergoki aksi pencurian besi velg truk di sebuah bengkel pada Kamis (27/11/2025) lalu. Awalnya, warga menduga tiga remaja yang masih duduk di bangku […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tegaskan Tak Ada Perayaan Euforia Saat Malam Pergantian Tahun

    Pemkab Magetan Tegaskan Tak Ada Perayaan Euforia Saat Malam Pergantian Tahun

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengambil langkah tegas dengan memastikan seluruh jajaran instansi pemerintah tidak menggelar perayaan Tahun Baru yang bernuansa euforia. Kebijakan ini diberlakukan menyeluruh, mulai dari perangkat daerah hingga pemerintahan desa. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga ketertiban dan memastikan aktivitas […]

    Bagikan
expand_less