Berita Terkini
Trending Tags

Kasus PMK di Magetan Meningkat, 30 Sapi Terpapar Sepanjang Januari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyebaran Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di pasar hewan magetan meningkat. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi di Kabupaten Magetan kembali mengalami lonjakan seiring perubahan cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat dalam beberapa pekan terakhir. Memasuki akhir Januari 2026, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan mencatat 30 kasus PMK yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan.

Dari data resmi Disnakkan, seluruh sapi yang terinfeksi menunjukkan gejala PMK, namun hingga kini tidak ada laporan kematian.

Kepala Disnakkan Magetan, Nur Haryani, menegaskan bahwa situasi PMK belum dapat dikatakan sepenuhnya terkendali. Ia menyebut temuan harian di lapangan menunjukkan virus masih berpotensi menyebar.

“Kami masih mendapati kasus PMK hingga hari ini. Total sekitar 30 ekor, dan syukurnya seluruhnya berada pada kondisi yang masih bisa ditangani. Beberapa bahkan sudah sembuh,” ujarnya.

Haryani menambahkan, pendataan sebaran kasus masih berlangsung. Petugas terus memverifikasi lokasi terdampak, terutama wilayah dengan mobilitas ternak yang tinggi, yang selama ini menjadi titik rawan penyebaran PMK.

Untuk memperkuat pencegahan, Magetan memperoleh 15.000 dosis vaksin PMK tahap pertama pada awal tahun ini. Vaksin tersebut telah tiba dan akan segera didistribusikan.

“Vaksin sudah kami terima kemarin. Jika tidak ada kendala, pekan depan proses penyaluran ke lapangan mulai dilakukan,” jelasnya.

Selain vaksinasi, peningkatan upaya pengendalian terus dilakukan. Disnakkan menggiatkan langkah komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada peternak, yang menjadi ujung tombak mitigasi di lapangan.

“Kami mempercepat vaksinasi sekaligus memperbanyak edukasi. Tim medik dan paramedik sudah bergerak ke sekitar 220 desa untuk memberikan pemahaman langsung kepada para peternak,” tutup Haryani.(kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun dengan didampingi OPD Pemkab Madiun melakukan pengecekan stok dan harga bahan pokok pada Rabu (12/3/2025). Pengecekan dilakukan di 2 pasar tradisional yakni Pasar Pagotan dan Pasar Besar Caruban. Monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, termasuk harga yang terjangkau. […]

    Bagikan
  • Imbas Gangguan Bekasi Timur, Jadwal KA Daop 7 Madiun Terganggu, 4 Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Gangguan Bekasi Timur, Jadwal KA Daop 7 Madiun Terganggu, 4 Perjalanan Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Rabu (29/4/2026) sebagai dampak dari insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Kebijakan ini diambil untuk mempercepat normalisasi operasional perjalanan kereta api yang sebelumnya mengalami keterlambatan akibat proses evakuasi rangkaian KRL di […]

    Bagikan
  • Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    Keberhasilan Renovasi Panti Asuhan Citra Diri Diapresiasi Mabesad

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Renovasi Panti Asuhan Citra Diri mendapat apresiasi langsung dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Tim Penilai yang dipimpin oleh Waaster Bid Tahwil, Komsos, dan Bakti TNI, Brigjen TNI Taufiq Shobri pun hadir meninjau hasil pembangunan. Taufiq menyebut, renovasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial di […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra. “Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. […]

    Bagikan
expand_less