Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Desak Pemerintah Segera Reaktivasi Ribuan Warga Madiun Yang Mendadak Kehilangan Status PBI JK

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Komisi B DPRD Kabupaten Madiun gelar RDP bersama Dinsos dan Dinkes bahas capaian kinerja sesuai LKPJ Tahun anggaran 2025, (11/3/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – Sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Kebijakan ini membuat ribuan warga yang sebelumnya menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan tiba-tiba kehilangan status kepesertaannya.

Penonaktifan tersebut menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Madiun. Komisi B DPRD Kabupaten Madiun bahkan menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat pada Rabu (11/3/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat, membahas sinkronisasi data kepesertaan jaminan kesehatan setelah puluhan ribu warga “Kampung Pesilat” berubah status menjadi nonaktif.

Wahyu menjelaskan, dalam pertemuan tersebut DPRD menyoroti beberapa program jaminan kesehatan, mulai dari BPJS PBI Nasional (PBI-N) yang dibiayai pemerintah pusat hingga BPJS PBI Daerah (PBI-D) yang ditanggung pemerintah daerah melalui skema Universal Health Coverage (UHC).

Menurutnya, capaian UHC di Kabupaten Madiun hingga Maret 2026 tercatat sekitar 122 ribu jiwa atau 80,05 persen dari total penduduk. Sementara jumlah penerima bantuan iuran dari skema PBI Nasional tercatat mencapai sekitar 130 ribu jiwa.

Komisi B mendorong Dinas Sosial untuk segera mereaktivasi data warga yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 5, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah, agar dapat kembali masuk dalam program PBI Nasional yang dibiayai APBN.

“Kalau kita bicara UHC per Maret ini sudah mencapai 122 ribu atau sekitar 80,05 persen. Sedangkan PBI-N kita ada di angka 130-an ribu. Harapan kami dari Dinas Sosial, data yang masuk Desil 1 sampai Desil 5 ini harus direaktivasi karena bisa masuk PBI-N yang dibiayai APBN,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, proses verifikasi dan reaktivasi data saat ini masih berjalan. Dari sekitar 26 ribu data peserta yang sempat nonaktif, sebanyak 20 ribu di antaranya telah berhasil diaktifkan kembali. Meski demikian, DPRD meminta pemerintah daerah mempercepat proses validasi data agar warga yang memang berhak tidak kehilangan akses terhadap layanan kesehatan.

Komisi B juga menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala antara pemerintah daerah dan pusat untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Wanti-Wanti ASN Jangan Terjerumus Narkotika

    Pemkot Madiun Wanti-Wanti ASN Jangan Terjerumus Narkotika

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Narkotika menjadi musuh bersama. Narkoba bisa menjerumuskan siapapun, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan pemahaman pegawai terkait bahaya narkoba. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Gedung Diklat, Kamis (11/12/2025). Terlebih, salah satu oknum […]

    Bagikan
  • Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Minyakita yang telah beredar kini menjadi sorotan masyarakat. Bahkan viral takaran minyakita dengan kemasan 1 liter setelah dituangkan ke alat ukur volumenya tidak sampai 1 liter. Menyikapi hal itu, Satgas Pangan Polres Magetan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran minyak goreng Minyakita di sejumlah […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Dapur Rumah di Saradan Madiun Terbakar, Diduga Berasal dari Tungku Kayu

    Dapur Rumah di Saradan Madiun Terbakar, Diduga Berasal dari Tungku Kayu

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kebakaran melanda bagian dapur rumah warga di Dusun Kampung Baru, Desa Sugihwaras, RT 08 RW 02, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy […]

    Bagikan
  • Dandim 0804/Magetan Tegaskan Evaluasi Menyeluruh dan Pendataan BPJS Usai Kasus Kecelakaan Kerja Proyek KDKMP

    Dandim 0804/Magetan Tegaskan Evaluasi Menyeluruh dan Pendataan BPJS Usai Kasus Kecelakaan Kerja Proyek KDKMP

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah kasus kecelakaan kerja yang menimpa Suratni (39) pada proyek Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memicu kritik tajam terkait lemahnya perlindungan keselamatan pekerja, jajaran Kodim 0804/Magetan memberikan pemutakhiran informasi penting, termasuk soal perkembangan pembangunan di lapangan. Komandan Kodim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, memastikan korban telah mendapatkan […]

    Bagikan
  • Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan. Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya […]

    Bagikan
expand_less