Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan perubahan tersebut. Jumlah serupa kembali muncul pada semester I 2025.

“Sejak putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016 diberlakukan, total sudah ada sekitar 133 warga yang mengubah kolom agama di KTP menjadi Kepercayaan Tuhan YME,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, Senin (15/9/2025).

Menurut Endah, alasan utama warga berani mengubah identitas di KTP karena adanya sosialisasi aturan baru. Aturan itu menegaskan bahwa penghayat kepercayaan sudah diakui oleh negara dan berhak mencantumkan keyakinannya dalam dokumen kependudukan.

“Dulu banyak penghayat kepercayaan yang memilih kolom agama dengan mencantumkan agama resmi tertentu. Namun setelah ada sosialisasi, mereka merasa lebih percaya diri menuliskan status sebenarnya, yaitu Kepercayaan terhadap Tuhan YME,” terangnya.

Tren perubahan kolom agama di Magetan terbilang fluktuatif. Pada 2017 tercatat 17 orang, naik menjadi 19 orang di 2018, lalu turun menjadi 18 orang pada 2019. Tahun 2020–2021 stabil di angka 16 orang, 2022–2023 menurun ke 15 orang, kemudian semester II 2024 kembali naik 17 orang. Angka itu bertahan hingga semester I 2025.

Syarat utama untuk melakukan perubahan ini adalah adanya sertifikat dari Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI). “Secara fisik, KTP tidak ada yang berubah, hanya kolom agama yang kini tertulis Kepercayaan Tuhan YME,” jelas Endah.

Jumlah penduduk Magetan pada semester II 2024 mencapai 692.800 jiwa. Mayoritas beragama Islam dengan 685.786 jiwa atau 98,99 persen. Sementara itu, pemeluk agama lain terdiri dari Kristen 4.994 jiwa, Katolik 1.400 jiwa, Budha 515 jiwa, dan Hindu 88 jiwa. Tidak ada pemeluk Khonghucu yang tercatat.

“Memang jumlah penghayat kepercayaan yang memilih mengubah kolom agama tidak banyak, tapi setiap tahun selalu ada. Mereka tersebar di berbagai wilayah, dengan angka tertinggi berada di Kecamatan Poncol,” pungkas Endah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2.595
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 resmi naik. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Kabupaten Madiun sebesar Rp 2.553.221, naik Rp 152.900 atau sekitar 6,37 persen dibanding tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2026. Pada tahun […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    Gebyar PAUD Kota Madiun Hadirkan Beragam Seni Kreatif dan Permainan Tradisional

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Madiun menggelar Gebyar Anak PAUD pada Kamis (27/11/2025) di Taman Ngrowo Bening. Kegiatan meriah ini diikuti oleh 53 lembaga PAUD se-Kota Madiun dengan total peserta mencapai 1.263 anak dari tiga kecamatan Taman, Manguharjo, dan Kartoharjo. Acara dibuka secara […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Ponorogo, Sita Buku Tabungan dan Bukti Transfer

    KPK Geledah Rumah Kerabat Bupati Ponorogo, Sita Buku Tabungan dan Bukti Transfer

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Setelah sebelumnya memeriksa sejumlah ruangan di Kantor Bupati, kali ini tim penyidik menyasar rumah milik kerabat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan. Dari informasi yang dihimpun, rumah tersebut diketahui milik Dicky, warga asal Malang, yang […]

    Bagikan
  • Hutan Jati Gunung Bungkuk Magetan Terbakar, Api Merembet dari Parang Hill akibat Angin Kencang

    Hutan Jati Gunung Bungkuk Magetan Terbakar, Api Merembet dari Parang Hill akibat Angin Kencang

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran kembali melanda kawasan hutan jati di Gunung Bungkuk, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, setelah sekitar tiga tahun kawasan tersebut tidak mengalami kebakaran. Kobaran api muncul menjelang petang, Minggu (9/8/2026), dan dengan cepat merembet dari kawasan Parang Hill di Desa Mategal, Kecamatan Parang, menuju wilayah Desa Bungkuk. Kondisi angin yang cukup kencang […]

    Bagikan
  • Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Upaya penegakan hukum terhadap peredaran rokok dan minuman ilegal terus dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai Madiun bersama lintas instansi. Rabu (18/06/2025), sebanyak 5 juta batang rokok ilegal dimusnahkan dalam dua tahap, masing-masing di halaman Pendopo Wedya Graha dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kepala Kantor […]

    Bagikan
expand_less