Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 330
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan perubahan tersebut. Jumlah serupa kembali muncul pada semester I 2025.

“Sejak putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 97/PUU-XIV/2016 diberlakukan, total sudah ada sekitar 133 warga yang mengubah kolom agama di KTP menjadi Kepercayaan Tuhan YME,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, Senin (15/9/2025).

Menurut Endah, alasan utama warga berani mengubah identitas di KTP karena adanya sosialisasi aturan baru. Aturan itu menegaskan bahwa penghayat kepercayaan sudah diakui oleh negara dan berhak mencantumkan keyakinannya dalam dokumen kependudukan.

“Dulu banyak penghayat kepercayaan yang memilih kolom agama dengan mencantumkan agama resmi tertentu. Namun setelah ada sosialisasi, mereka merasa lebih percaya diri menuliskan status sebenarnya, yaitu Kepercayaan terhadap Tuhan YME,” terangnya.

Tren perubahan kolom agama di Magetan terbilang fluktuatif. Pada 2017 tercatat 17 orang, naik menjadi 19 orang di 2018, lalu turun menjadi 18 orang pada 2019. Tahun 2020–2021 stabil di angka 16 orang, 2022–2023 menurun ke 15 orang, kemudian semester II 2024 kembali naik 17 orang. Angka itu bertahan hingga semester I 2025.

Syarat utama untuk melakukan perubahan ini adalah adanya sertifikat dari Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI). “Secara fisik, KTP tidak ada yang berubah, hanya kolom agama yang kini tertulis Kepercayaan Tuhan YME,” jelas Endah.

Jumlah penduduk Magetan pada semester II 2024 mencapai 692.800 jiwa. Mayoritas beragama Islam dengan 685.786 jiwa atau 98,99 persen. Sementara itu, pemeluk agama lain terdiri dari Kristen 4.994 jiwa, Katolik 1.400 jiwa, Budha 515 jiwa, dan Hindu 88 jiwa. Tidak ada pemeluk Khonghucu yang tercatat.

“Memang jumlah penghayat kepercayaan yang memilih mengubah kolom agama tidak banyak, tapi setiap tahun selalu ada. Mereka tersebar di berbagai wilayah, dengan angka tertinggi berada di Kecamatan Poncol,” pungkas Endah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamendag Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Besar Madiun, Pastikan Stabil Jelang Nataru

    Wamendag Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Besar Madiun, Pastikan Stabil Jelang Nataru

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri melakukan pemantauan langsung di Pasar Besar Kota Madiun, Senin (17/11/2025). Kunjungan ini turut didampingi Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Dalam kesempatan tersebut, Wamendag berinteraksi dengan para […]

    Bagikan
  • Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian melalui pengembangan varietas padi unggul Gamagora 7 (Gadjah Mada Gogo Rancah 7). Varietas yang dijuluki sebagai “padi amfibi” ini diperkenalkan kepada petani Kabupaten Madiun melalui panen raya di lahan demplot Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Jumat (10/7/2026). Panen raya tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Pengecekan Ratusan Senpi di Jajaran Polsek hingga Polres

    Polres Ponorogo Gelar Pengecekan Ratusan Senpi di Jajaran Polsek hingga Polres

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo menggelar pengecekan ratusan senjata api (senpi) yang digunakan oleh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Polres. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo pada Kamis (30/01/2025) dan diikuti oleh seluruh personel yang memiliki izin penggunaan senpi. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin, menegaskan pengecekan ini merupakan agenda rutin yang […]

    Bagikan
  • Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Salurkan 341 Alsintan, Magetan Dapat 9 Unit untuk Dorong Produktivitas Pertanian

    Pemprov Jatim Salurkan 341 Alsintan, Magetan Dapat 9 Unit untuk Dorong Produktivitas Pertanian

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani, termasuk di Kabupaten Magetan. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung efisiensi proses budidaya sekaligus menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno mengatakan, pada 2026 Pemprov Jatim mengalokasikan 341 unit […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
expand_less