Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SMKN 1 Ponorogo, Untuk Bangun Cafe Sekolah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung SMKN 1 Ponorogo, Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dunia pendidikan di Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini menyusul viralnya unggahan mengenai dugaan pungutan liar (Pungli) berkedok sumbangan di SMKN 1 Ponorogo. Dalam unggahan tersebut, sekolah disebut meminta wali murid memberikan sumbangan sebesar Rp. 1,4 juta untuk siswa baru kelas X.

Unggahan yang memuat surat pernyataan sumbangan itu beredar luas dan direpost oleh sejumlah akun media sosial hingga memicu beragam respons dari masyarakat, khususnya kalangan orang tua siswa. Dalam surat tersebut, wali murid diminta menuliskan besaran nominal sumbangan yang akan diberikan.

Menanggapi isu yang berkembang, Humas SMKN 1 Ponorogo Ribowo Abdul Latif menegaskan bahwa sumbangan yang dimaksud sepenuhnya bersifat sukarela, bukan pungutan wajib. Sekolah juga tidak menentukan nominal minimal yang harus dibayar oleh orang tua.

“Terkait sumbangan itu memang diawali dengan rapat pleno, dan itu memang telah disepakati. Di lapangan tidak harus membayar segitu, semampunya,” ujar Latif saat dikonfirmasi, Senin(01/12/2025).

Menurut Latif, dalam rapat sebelumnya, pihak sekolah telah mengundang seluruh wali murid kelas X bersama komite sekolah untuk memaparkan sejumlah program dan kebutuhan pembiayaan. Program yang direncanakan, antara lain renovasi pagar sekolah, pembangunan taman edukasi, pengadaan videotron, serta perbaikan kantin sekolah. “Sumbangan ini hanya untuk kelas X, khusus siswa baru,” jelasnya.

Sekolah juga memberikan kebebasan waktu pembayaran tanpa batasan tenggat, menyesuaikan kondisi perekonomian masing-masing wali murid. Sementara itu, Komite SMKN 1 Ponorogo Sumani menuturkan bahwa komite telah menyampaikan kebutuhan pembiayaan serta rencana program sekolah secara terbuka dalam forum musyawarah.

“Saat itu sudah kita tawarkan, apakah program dari Pak Kepala Sekolah bisa diterima. Besarannya tidak harus Rp 1,4 juta, tetapi sesuai kondisi ekonomi wali murid. Dan waktu pembayarannya juga tidak dibatasi,” ungkap Sumani.

Sumani juga kembali menegaskan bahwa keputusan sumbangan itu murni hasil musyawarah yang melibatkan orang tua siswa dan komite. Pihaknya menilai munculnya dugaan pungli karena adanya kesalahpahaman dalam penyebaran informasi di media sosial. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Arahan Wagub Jatim, Emil Dardak saat Rapat Paripurna Sertijab Wali Kota Madiun

    Ini Arahan Wagub Jatim, Emil Dardak saat Rapat Paripurna Sertijab Wali Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun periode 2025-2030 turut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Dalam sambutannya, Emil menyampaikan arahan prioritas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Seperti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Emil menekankan agar Pemkot dan DPRD Kota […]

    Bagikan
  • Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Perumda BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pada Jumat (14/11/2025), satu tersangka resmi diserahkan penyidik Polres Madiun Kota kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Tersangka Candra Wiyono (35), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun menjabat sebagai Account Officer (AO) […]

    Bagikan
  • Mendekati Idul Adha, Villa Kambing Magetan Kebanjiran Pesanan

    Mendekati Idul Adha, Villa Kambing Magetan Kebanjiran Pesanan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Idul Adha semakin dekat dan semangat berkurban mulai terasa di berbagai penjuru. Di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, suasana penuh berkah itu tampak nyata di Villa Kambing milik Joko Sumedi, 50 tahun. Pesanannya terus mengalir dari berbagai wilayah – mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jakarta. Hingga saat ini, setidaknya 120 ekor kambing […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Magetan, 15 Pohon Tumbang dan Rumah Hingga Pengendara Tertimpa Pohon

    Angin Kencang Terjang Magetan, 15 Pohon Tumbang dan Rumah Hingga Pengendara Tertimpa Pohon

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan sejak Sabtu (24/1/2026) memicu serangkaian kejadian pohon tumbang di sejumlah titik. Insiden paling parah terjadi di jalur wisata Sarangan–Tawangmangu, tepatnya di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sebuah pohon besar tumbang dan melintang di badan jalan sekitar pukul 07.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas arah Magetan […]

    Bagikan
  • Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran. Biasanya, daun tembakau basah dari kebun […]

    Bagikan
  • LKPJ Tahun Anggaran 2025, Pemkab Madiun Genjot Ijin Sektor Perumahan dan Industri

    LKPJ Tahun Anggaran 2025, Pemkab Madiun Genjot Ijin Sektor Perumahan dan Industri

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun, DPRD Kabupaten Madiun kembali menggelar agenda sidang paripurna. Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertangung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 memaparkan, pada pendapatan daerah tahun anggaran 2025 dapat direalisasikan sebesar Rp2,17 triliun, atau tercapai 102,87 persen dari target Rp2,11 triliun. Kemudian belanja daerah di tahun yang sama terealisasi 93,34 […]

    Bagikan
expand_less