Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 217
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tembakau mengeluhkan harga jual tembakau yang anjlok di pasaran. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran.

Biasanya, daun tembakau basah dari kebun bisa laku hingga Rp5.000 per kilogram. Namun tahun ini, harga hanya berkisar Rp4.000 per kilogram. Mayoritas petani memilih menjual hasil panennya langsung dalam bentuk daun utuh setelah dipetik, tanpa sempat diolah lebih lanjut.

“Ketika daun siap dipanen malah turun hujan, hasilnya jadi jelek. Daun bagian bawah cepat mengering, kemungkinan karena pupuk urea berlebihan, ditambah lagi serangan ulat,” jelas Suyono yang sudah menanam tembakau sejak 1979.

Ia menambahkan, harga tembakau tahun ini jauh dari memuaskan. “Kalau daun basah hanya Rp4.000 per kilogram, padahal dulu bisa Rp5.000,” tambahnya.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Magetan, Siswanto, mengungkapkan persoalan ini tidak hanya terjadi di Magetan, melainkan juga di daerah lain. Menurutnya, faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kualitas tembakau.

“Tahun ini cuaca benar-benar menguji. Kualitas tembakau yang biasanya bisa mencapai grade E, kini hanya sampai grade D. Selain itu, karena panas tidak maksimal, daun tidak bisa kering sempurna. Itu dapat membuat kualitas turun hingga dua tingkat,” ujarnya.

Siswanto menjelaskan, harga tembakau rajangan halus masih relatif lebih baik, berkisar Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, meski sebagian petani memilih menunda penjualan sambil menunggu harga naik.

“Strategi kami adalah memperkuat pasar lokal dan memperbaiki proses pengeringan agar kualitas tetap terjaga. Minimal, hasil panen petani tetap bisa terserap pasar dan ada keuntungan yang bisa dirasakan,” tambahnya.

Meski harga anjlok, petani di lereng Gunung Lawu tetap berharap ada perbaikan pasar. Selain menjual dalam bentuk daun basah, sebagian mencoba mengolah rajangan halus atau menjual varietas unggulan seperti Kemloko untuk mitra perusahaan.

“Kami berharap ke depan ada kepastian pasar dan dukungan sarana prasarana agar petani tidak selalu merugi ketika cuaca tidak berpihak,” tutup Siswanto.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Optimalkan Peran Pokdarwis Mengintegrasikan Destinasi Pariwisata photo_camera 2

    Pemkot Madiun Optimalkan Peran Pokdarwis Mengintegrasikan Destinasi Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus menggali potensi pariwisata. Meski tidak memiliki wisata alam, Kota Madiun memiliki destinasi wisata yang banyak dikunjungi seperti Kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Pahlawan Religi Center (PRC), juga wisata religi Masjid Kuncen dan Masjid Besar Kuno Taman. Integrasi antar destinasi wisata tersebut kini tengah digodok oleh Pemkot […]

    Bagikan
  • MAK DUARR!!!!, Ledakan dari balon udara picu kerusakan sekolah

    MAK DUARR!!!!, Ledakan dari balon udara picu kerusakan sekolah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua ruang kelas dan satu fasilitas umum di SMA Negeri 1 Badegan, Kabupaten Ponorogo, mengalami kerusakan akibat getaran dari ledakan petasan yang ditambatkan pada balon udara tanpa awak berukuran besar, Minggu (7/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan dan […]

    Bagikan
  • Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan tower telekomunikasi di Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terus berjalan meski telah mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Petugas bahkan menemukan aktivitas pekerja di lokasi pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPHD) Satpol PP […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klir, Dinas PUPR Siapkan Anggaran Rp. 2 Milyar Rekonstruksi Jalan Masuk Ke Desa Klumutan

    Proyek Jembatan Klir, Dinas PUPR Siapkan Anggaran Rp. 2 Milyar Rekonstruksi Jalan Masuk Ke Desa Klumutan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pasca diresmikan proyek jembatan di Desa Klumutan Kec Saradan, Pemkab Madiun kembali menggelontor anggaran khusus perbaikan jalan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) disiapkan anggaran Rp. 2 Milyar lebih untuk rekonstruksi jalan masuk ke Desa Klumutan. Jejak digital di laman Lembaga Kebijakan Pengadaan barang dan jasa Pemerintah (LKPP), ruas […]

    Bagikan
  • Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid Kuno Taman Kota Madiun

    Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Masjid Kuno Taman Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga sekitar Masjid Kuno Taman, Kota Madiun, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar mandi masjid, Selasa (04/11/2025) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Korban diketahui bernama Kristyanto Ari Murti, warga Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Salah satu warga, Budianto, menceritakan bahwa dirinya […]

    Bagikan
  • Pansel Segera Godok Nama-Nama Calon Direksi PDAM Tirta Taman Sari

    Pansel Segera Godok Nama-Nama Calon Direksi PDAM Tirta Taman Sari

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan direksi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun akan segera berakhir. Pemerintah Kota Madiun telah melaksanakan proses penjaringan calon direksi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari tahun 2026 yang tertuang dalam pengumuman Nomor 2/PANSEL-PDAM.TIRTA.TAMANSARI/V/2026. Pendaftaran telah dibuka sejak 20 Mei lalu hingga ditutup pada 5 Juni 2026 mendatang. […]

    Bagikan
expand_less