Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang Ramadan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas sayur mayur, bumbu dapur, hingga produk peternakan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Legi Ponorogo, Jumat (20/2/2026), sejumlah kebutuhan dapur mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang Ramadan.

Harga sayur hijau seperti kangkung dan kenikir yang sebelumnya dijual Rp2.000–Rp3.000 per ikat kini naik menjadi Rp4.000 hingga Rp5.000 per ikat. Kenaikan ini membuat pembeli mulai mengurangi jumlah belanja harian.

Di lapak bumbu dapur, cabai rawit masih menjadi komoditas dengan lonjakan paling tajam. Harga cabai rawit kini mencapai Rp105 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp100 ribu per kilogram.

Image Not Found
sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang Ramadan. Foto : Ega-Sinergia

Salah satu Pedagang Bumbu Dapur, Anggriani, mengaku kenaikan harga berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Pembeli yang biasanya membeli dalam jumlah besar kini memilih membeli seperlunya.

“Sekarang banyak yang beli sedikit saja. Biasanya satu kilogram, sekarang paling satu ons. Penjualan juga turun jauh,” ujarnya.

Ia menyebut, jika sebelumnya mampu menjual hingga 40 kilogram cabai per hari, kini penjualan hanya berkisar 10 kilogram.

Selain cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan harga. Bawang merah kualitas besar saat ini dijual Rp40 ribu per kilogram, naik dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kilogram.

Image Not Found
sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang Ramadan. Foto : Ega-Sinergia

Kenaikan harga juga merambah komoditas peternakan. Daging ayam potong kini menyentuh Rp40 ribu per kilogram, naik dari Rp38 ribu per kilogram pada pekan sebelumnya. Pedagang ayam, Sri Widyastuti, menyebut harga tersebut tergolong tinggi untuk ukuran awal Ramadan.

“Tahun lalu harga segini biasanya mendekati Lebaran. Sekarang baru awal Ramadan sudah naik,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga terjadi meski pasokan ayam di pasaran masih tergolong aman.

Sementara itu, harga telur ayam turut merangkak naik menjadi Rp29 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp27 ribu. Pedagang telur, Sri Afifah, mengatakan kenaikan sudah berlangsung sekitar 10 hari terakhir dan mulai mengurangi jumlah pembeli.

Di sisi lain, para ibu rumah tangga mengaku harus menyesuaikan menu harian akibat kenaikan harga bahan pangan. Henik Lia, warga Kecamatan Babadan, mengaku tetap berbelanja meski dengan porsi lebih sedikit.

“Tadinya mau masak pecel sederhana, tapi sayurnya juga ikut naik. Mau tidak mau tetap beli, cuma dikurangi,” ujarnya.

Kenaikan harga kebutuhan pokok di awal Ramadan ini membuat banyak keluarga harus lebih cermat mengatur pengeluaran, terutama untuk kebutuhan dapur sehari-hari. Pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga stabilitas harga agar lonjakan tidak semakin membebani masyarakat selama bulan puasa.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Wali Kota Madiun membuka kantor lapangan di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/4/2025). Peresmian kantor lapangan tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi oleh Wali Kota Madiun, Maidi.  Maidi menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perselisihan panjang terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan akhirnya mencapai titik temu. Setelah menjalani tiga kali sesi mediasi di Pengadilan Negeri Magetan, pihak penggugat dan tergugat sepakat menyudahi polemik dengan jalan damai. Kesepakatan ini mengemuka dalam proses mediasi yang dipimpin mediator PN Magetan, Deddi Alparesi pada Rabu (10/12/2025). […]

    Bagikan
  • Bos PT ACM Didakwa 2 Pasal, Diduga Sengaja Ngemplang Pajak Tahun 2019

    Bos PT ACM Didakwa 2 Pasal, Diduga Sengaja Ngemplang Pajak Tahun 2019

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terdakwa kasus perpajakan, Henry Erwanto alias HE, Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM) tertunduk lesu saat menjalani sidang pembacaan dakwaan. Henry Erwanto mendengarkan 2 dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Madiun terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (20/2/2025) pukul 13.00 WIB. Dalam sidang yang berlangsung di […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Soal Fee Proyek dan CSR

    Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Soal Fee Proyek dan CSR

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar menggemparkan tersiar dari Kota Madiun. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Pendekar pada Minggu (18/01/2026) malam. Yang mengejutkan, OTT menyasar Wali Kota Madiun, Maidi. Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi awak media. Menurutnya, tim KPK tengah melakukan penyelidikan […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan kontingen Kabupaten Magetan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 memantik langkah tegas dari legislatif. Komisi A DPRD Magetan berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan olahraga daerah. “Olahraga kita ini harus di-review, ya. Kita ingin kontribusi yang lebih positif […]

    Bagikan
expand_less