
Sinergia | Ponorogo – Upaya pembersihan material longsor yang menimbun rumah warga dan menutup akses jalan antar-dukuh di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Ponorogo, kembali dilakukan pada Jumat (21/11/2025). Proses evakuasi yang sempat terhambat kini kembali dilanjutkan dengan bantuan alat berat.
Material longsor yang menutup badan jalan dan merusak rumah warga memiliki ukuran cukup besar yaknu tinggi mencapai sekitar 10 meter, lebar 20 meter, dan ketebalan kurang lebih 5 meter.
Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Ismoyo, menyampaikan bahwa alat berat sudah kembali bekerja sejak pagi.
“Alat berat atau ekskavator kembali bekerja. Hari ini kita lanjutkan pembersihan,” ujar Ismoyo, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, proses evakuasi pada hari pertama, Kamis (20/11/2025), berjalan lambat karena banyak kendala di lapangan. Salah satunya adalah keberadaan kendaraan dan harta benda milik warga yang ikut tertimbun.
“Kami harus bekerja lebih hati-hati. Di bawah material ada kendaraan dan barang-barang warga. Kalau bisa diselamatkan, tentu akan kami upayakan,” jelasnya.
Selain itu, kondisi tanah yang labil membuat petugas harus ekstra waspada. Hasil asesmen sementara menunjukkan potensi longsor susulan masih tinggi, terlebih cuaca di lokasi sering berubah.
“Kemarin juga sempat turun hujan, jadi proses evakuasi dihentikan demi keamanan petugas,” tambahnya.
Meski demikian, BPBD memastikan pengerjaan tetap dilanjutkan hingga seluruh material dapat dibersihkan dan akses jalan kembali terbuka.
“Doakan saja bisa cepat selesai,” tutup Ismoyo.
Ega Patria – Sinergia