Berita Terkini
Trending Tags

Fraksi DPRD Madiun Soroti Birokrasi dan Investasi dalam Pandangan Umum RPJMD 2025-2029

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat paripurna DPRD Kab. Madiun dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 digelar Senin (23/06/2025).

Dalam rapat tersebut, sejumlah fraksi menyatakan dukungan terhadap visi-misi pemerintahan Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi, yakni “Bersahaja” (Bersih, Sehat, Sejahtera). Meski demikian, kritik dan masukan juga turut dilayangkan agar implementasi program ke depan berjalan lebih optimal.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) misalnya, menyoroti kualitas pelayanan birokrasi. Mereka meminta pemerintah memastikan kinerja aparatur semakin profesional dan disiplin.

“Kami berharap performa birokrasi semakin baik, lebih melayani, dan memberikan kinerja optimal. Apalagi saat ini ASN sudah menerima gaji plus Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang cukup memadai,” ujar juru bicara FPKB, Nur Rokhim.

Ia menegaskan pentingnya penerapan sistem reward and punishment agar kualitas pelayanan publik terus meningkat. “Kami tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat soal pelayanan birokrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan mendorong adanya penyederhanaan perizinan berusaha guna menarik investor. Fraksi ini juga meminta agar pemerintah daerah menawarkan insentif pajak serta mempromosikan produk unggulan lokal secara aktif.

“Proses perizinan masih terasa rumit. Maka kami mendorong adanya kemudahan izin usaha dan promosi produk lokal baik di dalam maupun luar negeri,” kata juru bicara fraksi, Angger Rotacaesa.

Fraksi PKS juga menyampaikan perhatian pada sektor pertanian dan peternakan. Mereka menilai indikator produktivitas pertanian dalam RPJMD perlu diperjelas dan diselaraskan dengan standar provinsi maupun nasional.

“Kami mendorong penajaman target produktivitas, penguatan infrastruktur pendukung petani, serta pengembangan pertanian berbasis organik dan hayati,” ujar juru bicara Fraksi PKS, Ahmad Fattan Al Banna.

Menanggapi berbagai masukan dari fraksi, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta pemerintah daerah benar-benar menyerap dan menindaklanjuti usulan yang telah disampaikan.

“Kami berharap pihak eksekutif menindaklanjuti masukan dari fraksi-fraksi sesuai visi dan misi kepala daerah agar pelaksanaan RPJMD tepat sasaran,” tutup Fery.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Rumah dr. Yunus Mahatma di Kota Madiun

    KPK Geledah Rumah dr. Yunus Mahatma di Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah mewah di Jalan Sumatera No. 17 Kota Madiun mendapatkan penjagaan ketat oleh kepolisian pada Kamis (13/11/2025) petang. Dari informasi yang dihimpun, rumah milik dr. Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo tersebut digeledah oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini bagian tindak lanjut penyelidikan kasus suap dan gratifikasi […]

    Bagikan
  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Sampaikan Nota Keuangan Pertanggungjawaban APBD 2024 ke Legislatif

    Wali Kota Madiun Sampaikan Nota Keuangan Pertanggungjawaban APBD 2024 ke Legislatif

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun menyampaikan Nota Keuangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Jumat (09/05/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi melalui Wakil Wali Kota Madiun,F. Bagus Panuntun melaporkan hasil pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Dua Pekerja di Madiun Tewas Tersetrum Saat Perbaiki Kabel Pompa Sawah 

    Dua Pekerja di Madiun Tewas Tersetrum Saat Perbaiki Kabel Pompa Sawah 

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dua pekerja bajak sawah di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat hendak memperbaiki sambungan kabel pompa submersible, Sabtu (21/2/2026). Peristiwa nahas itu menimpa Yoni Asmoro (45) dan Puji Utomo (47) warga setempat. Keduanya tewas di lokasi kejadian setelah tersetrum kabel yang diduga masih bertegangan […]

    Bagikan
  • Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat temuan kasus HIV/AIDS pada kelompok calon pengantin (Catin) dan ibu hamil. Data tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan sejak sebelum menikah. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agus Yudi Purnomo, mengungkapkan bahwa terdapat 18 calon pengantin yang […]

    Bagikan
  • Viral Puskesmas Sukomoro Sepi, Dinkes Magetan Akui Kekurangan dan Lakukan Pembenahan

    Viral Puskesmas Sukomoro Sepi, Dinkes Magetan Akui Kekurangan dan Lakukan Pembenahan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video berdurasi kurang dari satu menit ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, suasana Puskesmas Sukomoro di Kabupaten Magetan tampak lengang. Kamera ponsel menyorot ruang pelayanan yang kosong, tanpa satu pun petugas medis terlihat di balik meja. Potongan video tersebut sontak menuai beragam komentar warganet yang mempertanyakan kesigapan tenaga […]

    Bagikan
expand_less