Geger! Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Dam Kedungputri Ngawi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 44
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi digegerkan dengan penemuan jasad perempuan tanpa identitas di aliran sungai Dam Kedungputri, Minggu (29/3/2026) siang. Saat ditemukan, kondisi korban sudah membusuk dan tersangkut di rumpun bambu di tengah aliran sungai.
Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 12.30 WIB, setelah tercium bau menyengat dari arah sungai. Rasa curiga mendorong warga untuk melakukan pengecekan hingga akhirnya menemukan sesosok tubuh dalam posisi tengkurap.
Salah satu warga, Ali Nur Wakhid, mengaku awalnya diminta memastikan sumber bau tidak sedap tersebut. Ia pun kaget saat mengetahui bau berasal dari jasad manusia.
“Saya diminta warga mengecek karena baunya menyengat. Setelah saya lihat, ternyata benar ada mayat perempuan, kondisinya hanya mengenakan celana dalam,” ujarnya.
Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian yang datang ke lokasi dan memasang garis polisi. Tim gabungan dari BPBD dan Damkar Kabupaten Ngawi kemudian melakukan proses evakuasi.
Petugas BPBD Ngawi, Masduki, menjelaskan proses evakuasi cukup terkendala karena kondisi sungai yang dalam dan arus yang cukup menyulitkan.
“Kami menerima laporan dari warga, kemudian langsung ke lokasi. Kedalaman sungai sekitar 4 sampai 5 meter, sehingga evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati meski peralatan terbatas,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan ciri fisik, korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun.
Sementara itu, Kapolsek Paron AKP Muh Nur Haris menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
“Jenazah sudah kami evakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk visum. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas dan penyebab kematian korban,” terangnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke pihak kepolisian.
“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, kami harap segera melapor ke Polsek Paron untuk membantu proses identifikasi,” tambahnya.
Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap misteri di balik kematian perempuan tanpa identitas ini. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez






