Berita Terkini
Trending Tags

Skema Murur Disiapkan, Kloter SUB 22 Fokus Nafar Awal dan Kesiapan Jemaah Capai 95 Persen

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun memberikan arahan dalam Rakor Murur dan Tanazul Haji 1447 H/2026. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Murur dan Tanazul haji tahun 1447 H/2026. Rakor bersama ketua kloter, ketua rombongan (karom), dan ketua regu (karu) berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Madiun pada Senin (30/3/2026). Rakor ini membahas kesiapan pelaksanaan ibadah haji, khususnya skema Murur, Tanazul, dan Nafar bagi 223 calon jemaah haji Kota Madiun yang tergabung dalam Kloter SUB 22 bersama Ngawi dan Surabaya.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, menyampaikan bahwa pembahasan utama dalam rakor adalah mekanisme Murur sebagai bagian dari mitigasi bagi jemaah dengan kondisi tertentu. Berdasarkan data sementara, terdapat 19 jemaah asal Kota Madiun yang masuk dalam kategori Murur.

“Murur ini untuk data sementara baru ada 19 orang dari Kota Madiun. Untuk daerah lain seperti Ngawi dan Surabaya masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Murur sendiri merupakan skema pergerakan jemaah dari Arafah melintasi Muzdalifah tanpa turun, yang diperuntukkan bagi jemaah risiko tinggi seperti lansia, disabilitas, dan mereka yang membutuhkan pendampingan khusus.

Selain Murur, rakor juga memutuskan bahwa Kloter SUB 22 tidak akan mengikuti skema Tanazul meskipun sebelumnya terdapat arahan dari pusat. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama dalam rapat, artinya jemaah kota Madiun akan tetap melaksanakan mabit di Mina.

Lebih lanjut, karena Kloter SUB 22 merupakan kloter awal, jemaah diarahkan untuk mengambil Nafar Awal, bukan Nafar Sani. Hal ini mempertimbangkan jadwal kepulangan yang relatif cepat setelah rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kloter awal ini setelah Armuzna harus segera bersiap untuk pemulangan, sehingga kami arahkan untuk mengambil Nafar Awal,” kata Datik.

Terkait kesiapan jemaah, Datik menyebutkan bahwa secara umum telah mencapai 95 persen. Ia memastikan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam skema keberangkatan meskipun terdapat dinamika global.

“Insyaallah kesiapan sudah 95 persen. Keberangkatan tetap sesuai rencana, hanya kemungkinan ada penyesuaian waktu penerbangan dari pukul 03.00 menjadi pukul 06.00,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kloter SUB 22, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa pendataan Murur menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan teknis di lapangan, termasuk akomodasi dan transportasi.

“Pendataan ini penting untuk mitigasi. Kita harus memilah mana jemaah yang mengikuti Murur dan yang tidak, berdasarkan hasil medical check-up (MCU), terutama untuk kategori risiko tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh jemaah yang masuk skema Murur wajib memenuhi syarat, termasuk memiliki pendamping. Validasi akhir tetap mengacu pada hasil pemeriksaan kesehatan jemaah.

Zainal Arifin menambahkan bahwa pembinaan jemaah telah dilakukan secara intensif sejak jauh hari. Struktur kelompok seperti karu dan karom juga sudah terbentuk untuk memudahkan koordinasi di lapangan.

“Administrasi sudah berjalan baik, pembinaan juga terus dilakukan. Dengan dukungan KBIHU, insyaallah jemaah siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan,” katanya.

Untuk penyampaian teknis kepada jemaah, pihak Kemenhaj menyerahkan sepenuhnya kepada karu dan karom agar informasi dapat diterima secara lebih efektif dan tidak menimbulkan kebingungan. Dengan berbagai persiapan tersebut, jemaah Kloter SUB 22 diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stabilitas Harga Minyak Goreng, Bulog Madiun Mulai Distribusikan Minyakita

    Stabilitas Harga Minyak Goreng, Bulog Madiun Mulai Distribusikan Minyakita

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Madiun kini tidak hanya fokus pada distribusi beras. Namun, mulai Januari 2026 ini, Bulog juga mendapatkan tugas untuk mendistribusikan Minyakita dari produsen ke pengecer. Ini bagian langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng bagi masyarakat. Agung Sarianto, Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun mengatakan skema distribusi Minyakita ini […]

    Bagikan
  • Jembatan Garuda Penghubung Madiun-Ponorogo Segera Dibangun

    Jembatan Garuda Penghubung Madiun-Ponorogo Segera Dibangun

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, meninjau lokasi pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI di Desa Lembah, Kecamatan Delopo, Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026).  Jembatan yang akan dibangun tersebut nantinya menjadi akses penghubung strategis antar kabupaten. “Jembatan ini nantinya akan menjadi salah satu akses penghubung antara Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Ponorogo,” kata Danrem […]

    Bagikan
  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB. “Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Amankan Ratusan Liter Miras, Diedarkan ke Pelanggan Kafe

    Polres Madiun Kota Amankan Ratusan Liter Miras, Diedarkan ke Pelanggan Kafe

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepolisian Resor Madiun Kota melalui Satresnarkoba membongkar peredaran minuman keras illegal jenis arak jowo di salah satu kafe di Kota Madiun, Jawa Timur. Pengungkapan dilakukan pada Senin (05/01/2026) lalu di kafe yang berada di Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sekitar 300 liter arak […]

    Bagikan
  • Suro 2026 di Madiun Raya, Korem 081/DSJ Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

    Suro 2026 di Madiun Raya, Korem 081/DSJ Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bulan Suro atau Muharam memiliki makna yang sangat khas bagi masyarakat Madiun Raya. Selain menjadi momentum spiritual dan budaya, bulan ini juga identik dengan berbagai agenda besar yang diselenggarakan oleh perguruan pencak silat. Hal ini tidak terlepas dari posisi Madiun sebagai salah satu pusat perkembangan pencak silat di Indonesia. Tercatat sedikitnya […]

    Bagikan
expand_less