
Sinergia | Madiun — Arus lalu lintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono–Kediri diprediksi mengalami peningkatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memperkirakan lonjakan kendaraan mulai terjadi pada 18 Desember hingga 28 Desember 2025.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan merupakan tren tahunan yang kerap terjadi pada periode libur panjang akhir tahun. “Peningkatan arus kendaraan diprediksi mulai 18 Desember sampai mendekati pergantian tahun,” ujar Arie, Selasa (16/12/2025).
Berdasarkan proyeksi, sebanyak 200.660 kendaraan diperkirakan melintas di ruas tol Ngawi–Kertosono selama periode Natal dan Tahun Baru. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 3,23 persen dibandingkan lalu lintas harian normal yang rata-rata mencapai 9.276 kendaraan per hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT JNK mulai melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun penguatan sumber daya manusia. Sejumlah fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol dipastikan dalam kondisi siap guna menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan pengguna jalan.

Selain itu, PT JNK juga menambah jumlah personel yang disiagakan di tiga gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Madiun, Caruban, dan Nganjuk. “Jumlah petugas yang bertugas kami ditingkatkan dari sebelumnya 32 personel menjadi 52 personel selama periode Natal dan Tahun Baru.” tambahnya.
Arie menegaskan, penambahan personel dan kesiapan infrastruktur dilakukan untuk meminimalkan potensi kepadatan serta memastikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan tol. Ia juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama terutama saat cuaca hujan.(Tov/Krs).