Berita Terkini
Trending Tags

Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 344
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga tuntut solusi sampah di tengah isu pengadaan mebeler DLH Rp 400 juta, (5/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). Warga menilai, penanganan sampah yang mendesak belum mendapat prioritas, sementara belanja sarana perkantoran sudah berjalan.

“Bau menyengat hampir setiap waktu, apalagi saat cuaca panas. Kami menunggu solusi, bukan kabar pembelian meja kursi,” kata Sunaryo, warga Krajan.

Kondisi serupa dirasakan pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi. Aura Anaya menyebut bau dari timbunan sampah kerap memicu komplain pelanggan dan berdampak pada usahanya.

“Baunya sampai ke sini. Customer sering komplain. Kami sampai harus menyemprot pewangi sendiri,” ujarnya.

Ia berharap pembersihan dilakukan lebih menyeluruh agar tidak menyisakan sampah yang kembali membusuk.

“Harapannya segera dibereskan, biar baunya tidak sampai ke sini lagi.”

Pantauan di lapangan, sampah tak hanya menumpuk di area TPS, tetapi juga meluber hingga badan jalan. Kondisi ini memperparah gangguan kenyamanan warga dan aktivitas ekonomi di sekitar pasar.

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengakui persoalan sampah di wilayahnya berkaitan dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu yang sudah melampaui masa pakai dan mengalami kelebihan kapasitas (overload).

“TPA Kaliabu itu hilir, seharusnya hanya menampung sampah residu. Tapi karena volume timbulan sampah tinggi, kondisinya sudah overload,” kata Zahrowi.

Menurut dia, solusi jangka menengah ada pada optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) dan bank sampah di tingkat hulu. Namun, dari total 15 TPS 3R yang ada, kurang dari separuh yang beroperasi optimal.

“Kalau TPS 3R berjalan, volume sampah ke TPA bisa ditekan. Kuncinya di sana,” ujarnya.

Terkait pengadaan mebeler, Zahrowi menyebut anggaran tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana perkantoran DLH.

Meski begitu, warga berharap pemerintah daerah memprioritaskan penanganan sampah yang dampaknya dirasakan langsung sehari-hari. Tanpa langkah cepat, persoalan ini dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan lingkungan dan keberlangsungan usaha di sekitar pasar. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot dan Baznas Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Kota Madiun

    Pemkot dan Baznas Tangani Rumah Tidak Layak Huni di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turun langsung menangani rumah warga yang kondisinya tidak layak huni. Salah satunya rumah di Kota Madiun yang tampak masih berdiri kokoh, namun bagian strukturnya rapuh dan membahayakan penghuninya. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebut langkah cepat perlu dilakukan agar tidak menimbulkan korban, […]

    Bagikan
  • Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam, DLH Minta Perbaikan Pengelolaan Limbah

    Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam, DLH Minta Perbaikan Pengelolaan Limbah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari usaha peternakan ayam petelur di sekitar permukiman. Keluhan tersebut kemudian dimediasi oleh pemerintah desa dan ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi. Peternakan ayam petelur yang telah beroperasi sekitar dua tahun terakhir […]

    Bagikan
  • Gebyar Hardiknas 2025 di Magetan, Ribuan Siswa dan Guru Hadirkan Senam dan Tari Massal

    Gebyar Hardiknas 2025 di Magetan, Ribuan Siswa dan Guru Hadirkan Senam dan Tari Massal

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana semarak penuh warna menyelimuti Alun-Alun Magetan, Rabu (28/05/2025). Ribuan siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan tumpah ruah merayakan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dalam sebuah perayaan akbar yang memadukan semangat, seni, dan kebugaran. Mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan, […]

    Bagikan
  • Hari Lahir Kejaksaan RI, Kejari Kota Madiun Gelar Aksi Sosial Donor Darah

    Hari Lahir Kejaksaan RI, Kejari Kota Madiun Gelar Aksi Sosial Donor Darah

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun memulai rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-80 Kejaksaan Republik Indonesia. Pada Selasa (19/08/2025), jajaran Korps Adhyaksa menggelar aksi donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Kejari Kota Madiun. Kepala Kejari Kota Madiun, Dede Sutisna, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI […]

    Bagikan
  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
  • Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemunculan seekor primata yang diduga kuat merupakan lutung Jawa (Trachypithecus auratus) membuat warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, heboh pada Selasa (23/12/2025). Satwa yang termasuk kategori dilindungi itu terlihat berpindah-pindah di genting beberapa rumah warga, sehingga membuat masyarakat memilih melapor ke pihak kepolisian. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, mengonfirmasi pihaknya menerima […]

    Bagikan
expand_less