Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 613
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga tuntut solusi sampah di tengah isu pengadaan mebeler DLH Rp 400 juta, (5/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). Warga menilai, penanganan sampah yang mendesak belum mendapat prioritas, sementara belanja sarana perkantoran sudah berjalan.

“Bau menyengat hampir setiap waktu, apalagi saat cuaca panas. Kami menunggu solusi, bukan kabar pembelian meja kursi,” kata Sunaryo, warga Krajan.

Kondisi serupa dirasakan pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi. Aura Anaya menyebut bau dari timbunan sampah kerap memicu komplain pelanggan dan berdampak pada usahanya.

“Baunya sampai ke sini. Customer sering komplain. Kami sampai harus menyemprot pewangi sendiri,” ujarnya.

Ia berharap pembersihan dilakukan lebih menyeluruh agar tidak menyisakan sampah yang kembali membusuk.

“Harapannya segera dibereskan, biar baunya tidak sampai ke sini lagi.”

Pantauan di lapangan, sampah tak hanya menumpuk di area TPS, tetapi juga meluber hingga badan jalan. Kondisi ini memperparah gangguan kenyamanan warga dan aktivitas ekonomi di sekitar pasar.

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengakui persoalan sampah di wilayahnya berkaitan dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu yang sudah melampaui masa pakai dan mengalami kelebihan kapasitas (overload).

“TPA Kaliabu itu hilir, seharusnya hanya menampung sampah residu. Tapi karena volume timbulan sampah tinggi, kondisinya sudah overload,” kata Zahrowi.

Menurut dia, solusi jangka menengah ada pada optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) dan bank sampah di tingkat hulu. Namun, dari total 15 TPS 3R yang ada, kurang dari separuh yang beroperasi optimal.

“Kalau TPS 3R berjalan, volume sampah ke TPA bisa ditekan. Kuncinya di sana,” ujarnya.

Terkait pengadaan mebeler, Zahrowi menyebut anggaran tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana perkantoran DLH.

Meski begitu, warga berharap pemerintah daerah memprioritaskan penanganan sampah yang dampaknya dirasakan langsung sehari-hari. Tanpa langkah cepat, persoalan ini dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan lingkungan dan keberlangsungan usaha di sekitar pasar. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Wajibkan ASN Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

    Wali Kota Madiun Wajibkan ASN Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya kreatif dilakukan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam menekan angka inflasi, khususnya di wilayah Kota Madiun. Dalam sebuah pernyataan, Maidi menyebutkan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai pemerintah daerah diwajibkan menanam lima pohon cabai jenis Carolina Reaper, salah satu varietas cabe terpedas di dunia. “Kenaikan harga cabai yang […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

    Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Idul Fitri, Pemerintah Kota Madiun menggelar Festival Nasi Pecel yang menjadi salah satu daya tarik utama kota ini. Kota Madiun yang dikenal dengan julukan “Kota Pecel” tidak pernah lepas dari makanan khas tersebut. Untuk memperkuat eksistensi nasi pecel yang sudah menjadi ikon kuliner, festival ini digelar dengan tujuan memperkenalkan […]

    Bagikan
  • Harga Tomat di Ponorogo Meroket, Tembus Rp28 Ribu per Kilogram

    Harga Tomat di Ponorogo Meroket, Tembus Rp28 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga tomat di Pasar Legi Ponorogo mengalami lonjakan tajam sejak empat hari terakhir. Pada Selasa (23/06/2025) pagi, harga tomat tercatat mencapai Rp28.000 per kilogram, naik drastis dari harga sebelumnya yang hanya Rp5.000 per kilogram. Kenaikan harga ini dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari cuaca yang kurang bersahabat, menipisnya pasokan di […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Nobar Timnas Indonesia dan Ngabuburit Seru di PSC

    Nobar Timnas Indonesia dan Ngabuburit Seru di PSC

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam pertandingan Timnas Indonesia pada laga Kualifikasi Piala Dunia Grub C yang berlangsung di Sydney, Australia, Pemerintah Kota Madiun mengadakan nonton bareng (Nobar) yang dilaksanakan di Pahlawan Street Center (PSC) pada, Kamis (20/03/2025) sore. Kegiatan nobar ini sekaligus menjadi kegiatan ngabuburit warga khususnya warga Kota Madiun yang melaksanakan ibadah puasa […]

    Bagikan
  • Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. […]

    Bagikan
expand_less