Berita Terkini
Trending Tags

Sopir Mengantuk, Truk Hino Hantam 3 Motor di Tugu Pendekar Madiun, 1 Tewas Seketika

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 597
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Truk tabrak tiga motor di Tugu Pendekar Madiun, satu korban tewas, (4/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang 5 Tugu Pendekar, tepatnya di Jalan S. Parman, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit truk boks muatan air mineral dan tiga sepeda motor. Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan data kepolisian, korban meninggal dunia berinisial D.I (33), warga Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun pengendara motor Beat AE 6142 DM. Sementara korban luka-luka yakni IDS (32) warga Karangrejo, Kabupaten Magetan pengendara Honda Supra X bernomor polisi AE 4018 JP dan SNI (25) warga Jiwan, Kabupaten Madiun yang mengendarai Honda Beat AE 2201 DM.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, IPDA Deka Purnama Putra, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi W 8366 UT yang dikemudikan .A.K (35) asal Badas Kediri melaju dari arah utara ke selatan di Jalan S. Parman. Sementara, ketiga sepeda motor sedang berhenti di lampu lalu lintas karena lampu APIL menyala merah. Namun dari arah belakang, truk melaju tanpa kendali dan menabrak kendaraan secara beruntun.

“Menurut keterangan saksi, truk diduga dikemudikan dalam kondisi sopir mengantuk. Kendaraan kemudian menabrak tiga sepeda motor yang berada di depannya,” ujarnya.

Korban meninggal dunia telah dievakuasi ke IKF RSUD dr. Soedono. Sementara pengendara lain yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sopir truk yang terlibat kecelakaan juga diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, truk tersebut diketahui mengangkut air mineral dari Kediri dengan tujuan Ponorogo.

“Tidak ada indikasi kendaraan menerobos lampu merah. Posisi truk berada di belakang dan menabrak karena pengemudi tidak stabil saat berkendara, diduga akibat mengantuk,” tambah IPDA Deka.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara guna menghindari kecelakaan fatal di jalan raya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Izinkan Sekolah Gelar Tour dan Wisuda, Ini Syaratnya

    Wali Kota Madiun Izinkan Sekolah Gelar Tour dan Wisuda, Ini Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan sekolah-sekolah di wilayahnya diizinkan untuk mengadakan kegiatan tour dan wisuda, dengan catatan harus memenuhi sejumlah persyaratan yang bertujuan menjaga keselamatan dan memperkuat nilai sosial di kalangan siswa. “Saya izinkan sekolah mengadakan tour, tetapi dengan syarat tertentu. Jika cuaca ekstrem, kegiatan harus ditunda. Jika tour keluar […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto membeberkan pengalaman paling menarik dan berkesan saat menjalani retret. Salah satu hal pokok adalah Presiden RI tidak ingin kemiskinan terus naik meskipun angka pertumbuhan ekonomi cukup bagus. Sepekan di Magelang, pertemuan dengan sejumlah kepala daerah membuat Bupati Madiun Hari Wuyanto mendapatkan suatu pelajaran untuk kemajuan di […]

    Bagikan
  • Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan serius pada awal tahun 2026. Meski masa libur sekolah telah berakhir, tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi. Hingga Kamis (8/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Magetan mencatat 10 SPPG telah beroperasi dan 30 titik lainnya tidak. Ketua Satgas […]

    Bagikan
  • Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sudah hampir satu tahun, siswa kelas 1, 2, dan 3 SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, harus berpindah-pindah tempat belajar. Bukan karena program rotasi, melainkan karena atap tiga ruang kelas mereka rusak parah. “Sebagian gentengnya melorot, kayunya patah dan lapuk. Terlalu berisiko kalau tetap dipakai,” kata Kepala SDN Glonggong 01, Anita […]

    Bagikan
  • Dua Dapur Rumah di Magetan Roboh Dihantam Hujan Deras

    Dua Dapur Rumah di Magetan Roboh Dihantam Hujan Deras

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu malam (22/10/2025) menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan di bagian dapur. Selain insiden di Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Mbeji, Desa Plangkrongan. Dapur milik Lanjar, warga RT 20/RW 04 Dusun Mbeji, ambruk sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal. “Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para […]

    Bagikan
expand_less