Senin, 9 Nov 2026
Trending Tags

Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 494
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pernyataan resmi manajemen RS Hermina Madiun melalui akun Instagram @rsuherminamadiun.

Sinergia | Kota Madiun – Manajemen RS Hermina Madiun akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram (IG) @rsuherminamadiun terkait insiden jatuhnya seorang anak dari lantai atas rumah sakit tersebut. Dalam pernyataan itu, pihak rumah sakit menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menegaskan komitmen untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan.

“RS Hermina Madiun menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpa salah satu pasien anak. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” tulis manajemen dalam pernyataan tersebut.

Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa sejak awal kejadian, tim medis telah memberikan penanganan secara cepat dan maksimal sesuai prosedur medis yang berlaku. Korban diketahui mengalami luka serius setelah terjatuh pada Rabu (29/4/2026) dan sempat mendapatkan perawatan intensif sebelum dinyatakan meninggal dunia pada keesokan harinya.

Selain itu, RS Hermina Madiun menyebut terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban selama proses penanganan berlangsung.

“Kami juga terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi baik dengan keluarga pasien,” lanjut pernyataan tersebut.

Terkait kronologi kejadian, manajemen menegaskan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Oleh karena itu, pihak rumah sakit memilih untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“RS Hermina Madiun berkomitmen untuk bekerja sama secara penuh dengan pihak berwenang serta menghormati seluruh proses yang sedang berlangsung,” tulisnya.

Manajemen juga mengimbau masyarakat untuk menjaga privasi keluarga korban di tengah sorotan publik terhadap kasus ini.

“Demi menjaga kenyamanan dan privasi keluarga, kami mengimbau semua pihak untuk dapat menghormati hal tersebut,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Madiun Kota masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kejadian. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor penyebab insiden tragis tersebut. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Mobil dan Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi, 6 Orang Luka

    Satu Mobil dan Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi, 6 Orang Luka

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda motor terjadi di jalan raya wilayah Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 15.45 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan enam orang mengalami luka, termasuk dua anak-anak yang merupakan penumpang mobil. Sejumlah korban terlihat tergeletak di lokasi kejadian […]

    Bagikan
  • Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun yang menjerat Wali Kota nonaktif, Maidi menjadi keprihatinan kalangan Legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, Armaya menilai perkara tersebut menjadi peringatan keras birokrasi di Kota Pendekar. Pasalnya, peristiwa itu dinilai bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Korupsi Maidi Dkk Segera Disidangkan, 11 Juni Sidang Dakwaan

    Perkara Dugaan Korupsi Maidi Dkk Segera Disidangkan, 11 Juni Sidang Dakwaan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun segera memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas dakwaan terhadap 3 tersangka yakni Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Thariq Megah dan pihak swasta Rochim […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Vaksinasi Unggas Setelah Ditemukan Kasus Avian Influenza

    DKPP Kota Madiun Vaksinasi Unggas Setelah Ditemukan Kasus Avian Influenza

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mengambil langkah cepat menyusul laporan kematian mendadak sejumlah unggas milik warga di kawasan Kayen, Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, unggas-unggas tersebut terindikasi terjangkit Avian Influenza (AI). Menurut drh. Lailatun Nafisah, Medik Veteriner Ahli Pertama DKPP, pihaknya segera melakukan upaya […]

    Bagikan
  • Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

    Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menggelar Festival Pamelo 2026 yang dikemas dalam bentuk kontes buah pamelo. Kegiatan ini menjadi upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat posisi jeruk pamelo sebagai komoditas unggulan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, […]

    Bagikan
  • Viral Pembawa Keranda Lewati Sungai, Ini Solusi Kang Giri Untuk Lahan Pemakaman di Wates

    Viral Pembawa Keranda Lewati Sungai, Ini Solusi Kang Giri Untuk Lahan Pemakaman di Wates

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengambil langkah cepat dengan membelikan lahan pemakaman bagi warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan setelah video viral yang memperlihatkan warga membawa keranda jenazah melintasi sungai karena tak bisa melalui jalur biasa, meski secara infrastruktur tidak ada kerusakan. Masalah bermula […]

    Bagikan
expand_less