Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Harga Sembako Merangkak Naik, Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar, SPPBE dan SPBU

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar menjelang bulan Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, dinamika harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan kenaikan. Kondisi ini mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau situasi melalui inspeksi mendadak (sidak) ke empat titik strategis, yakni Pasar Maospati, Pasar Barat, SPPBE Karangrejo, dan SPBU Maospati.

Hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas mengalami lonjakan harga dalam dua pekan terakhir, terutama pada kelompok cabai. Cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp75.000 per kilogram kini berada di kisaran Rp90.000–Rp95.000. Cabai merah keriting juga naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Komoditas lain yang turut bergerak naik meliputi bawang merah Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, telur ayam Rp27.000 naik menjadi Rp30.000 per kilogram serta daging ayam dari Rp36.000–Rp37.000 menjadi  Rp39.000–Rp40.000 per kilogram. Sementara beras, daging sapi, minyak goreng, dan gula pasir relatif stabil.

Image Not Found
Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar menjelang bulan Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Pedagang menyebut kenaikan ini dipicu tingginya permintaan dan pasokan yang belum sepenuhnya stabil dari petani maupun distributor. Dampaknya, daya beli masyarakat menurun dan transaksi harian ikut merosot. Waiti, pedagang ayam potong, mengaku kenaikan harga berdampak langsung pada omzet.

“Harga ayam ini naik terus. Minggu lalu masih tiga tujuh ribu, sekarang tiga sembilan ribu per kilo. Pembeli jadi sepi, omzet bisa turun separuh,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Purwati, pedagang sembako di Pasar Maospati. “Cabai rawit sekarang sembilan lima ribu per kilo. Banyak pembeli akhirnya beli ecer saja sepuluh ribu per ons. Pasar makin sepi, jadi kami ambil barang sedikit-sedikit,” ujarnya.

Selain mengecek harga pangan, Forkopimda turut meninjau distribusi elpiji di SPPBE Karangrejo. Dari hasil pengecekan, stok elpiji dinyatakan sangat mencukupi hingga Idulfitri. SPPBE memiliki kapasitas distribusi mencapai 350 ribu tabung per bulan untuk kebutuhan wilayah Karesidenan Madiun.

Pihak pengelola juga merencanakan penambahan pasokan pada H-1 Ramadan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan rumah tangga, terutama untuk tabung LPG 3 kilogram. Sidak kemudian berlanjut ke SPBU Maospati, dimana Forkopimda memastikan seluruh jenis BBM tersedia dalam jumlah aman. Tidak ditemukan antrean kendaraan, dan distribusi dipastikan berjalan normal.

Kondisi ini penting untuk menjaga mobilitas masyarakat yang biasanya meningkat pada momen Ramadan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang memimpin sidak menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah pengawasan berlapis untuk menjaga stabilitas harga.

“Dari hasil sidak, sebagian besar bahan kebutuhan pokok stabil. Yang naik hanya telur, cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam. Untuk stok elpiji dan BBM semuanya aman hingga hari raya,” ungkapnya.

Ia menegaskan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan memperkuat monitoring. “TPID akan sering turun ke bawah untuk mengumpulkan data dan merapatkan hasilnya. Ini untuk mengantisipasi lonjakan harga agar masyarakat tidak semakin terbebani,” tambahnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap stabilitas harga dan ketersediaan bapokting dapat terus terjaga hingga puncak permintaan pada awal Ramadan. Sidak berkala ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat tidak dirugikan oleh potensi kelangkaan barang maupun lonjakan harga.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo. Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi […]

    Bagikan
  • PWI dan AJI Kecam Aksi Arogansi Terhadap Wartawan Saat Meliput di SPPG Bintang Mantingan

    PWI dan AJI Kecam Aksi Arogansi Terhadap Wartawan Saat Meliput di SPPG Bintang Mantingan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi intimidasi terhadap wartawan oleh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan Ngawi pada Kamis (04/12/2025) lalu mendaparkan respon dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI). Kedua organisasi profesi kewartawanan itu mengutuk keras perlakuan terhadap 8 wartawan yang tengah bertugas. Tindakan petugas SPPG Bintang Mantingan merupakan pelanggaran […]

    Bagikan
  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Silaturahmi Danrem 081/DSJ Bersama 2 Tokoh Agama di Madiun

    Silaturahmi Danrem 081/DSJ Bersama 2 Tokoh Agama di Madiun

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto berkunjung ke kediaman Gus Mamang dan Gus Mizan, 2 tokoh agama di Madiun. Ia menyebut, kunjungannya itu merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai pejabat baru seperti dirinya. “Ini silaturahmi. Terlebih saya masih baru menjabat, tentunya perlu memperkenalkan diri dan berkomunikasi. Tidak hanya dengan tokoh […]

    Bagikan
  • Empat Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun

    Empat Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Empat pejabat internal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melaju ke tahap lanjutan seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Mereka dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Senin (2/2/2026). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan awalnya […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

    BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan. Pemantauan difokuskan pada kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi longsor lebih besar. Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa wilayah rawan bencana kini terbagi menjadi dua zona besar, yaitu daerah bawah dengan risiko banjir, […]

    Bagikan
expand_less