Berita Terkini
Trending Tags

Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 89
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban memfasilitasi khitan massal gratis bagi 115 anak dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban memfasilitasi khitan massal gratis bagi 115 anak dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun. Kegiatan sosial ini digelar pada Senin (07/07/2025) dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang berlangsung sepanjang bulan Juli ini.

Sebanyak 40 tenaga medis dikerahkan, termasuk dokter spesialis bedah dan spesialis urologi. RSUD Caruban juga menyediakan 12 bed tindakan serta dua bed anestesi untuk menunjang pelaksanaan khitan yang berlangsung di kawasan Madiun Utara.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, secara langsung membuka kegiatan ini. Ia hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam sambutannya, Hari menegaskan bahwa khitan massal bukan hanya sekadar tindakan medis, melainkan juga bagian dari pelayanan sosial yang menyentuh aspek kesehatan, agama, dan kebersihan.

“Ini bukan sekadar tindakan medis, tetapi bagian dari menjaga kebersihan, kesehatan, serta pelaksanaan ajaran agama, terutama bagi anak laki-laki,” kata Hari.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kegiatan serupa juga digelar di RSUD Dolopo untuk melayani warga di wilayah Madiun Selatan. Total keseluruhan peserta khitan massal tahun ini mencapai 230 anak.

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa membantu 230 anak untuk berkhitan. Semoga bisa meringankan beban masyarakat, apalagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah,” ujar Hari.

Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menyebut peserta khitan berasal dari sejumlah kecamatan, termasuk Mejayan, Saradan, Pilangkenceng, Wonoasri, Sawahan, Gemarang, Balerejo, dan Madiun. RSUD Caruban sendiri menangani setengah dari total peserta, yakni 115 anak.

“Khitan massal ini bukan hanya layanan kesehatan, tapi juga bentuk kepedulian sosial, pelestarian nilai budaya, dan ajaran agama. Peserta juga mendapatkan sarung, baju muslim, dan uang saku,” jelas Farid.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Salah satunya Sugianto, warga Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, yang mengaku bersyukur bisa mengikutsertakan dua cucunya.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Apalagi pelaksanaannya pas libur sekolah, jadi anak-anak bisa lebih nyaman,” katanya.

Khitan massal ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas layanan kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-457.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Siapkan 23 M, Untuk Membangun Gedung SD dan SMP

    Bupati Madiun Siapkan 23 M, Untuk Membangun Gedung SD dan SMP

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto bersikap cepat melihat kondisi rusaknya sejumlah bangunan baik gedung SD maupun SMP. Tahun ini Pemkab Madiun sudah menyiapkan anggaran sebanyak 23 Milyar untuk membangun gedung SD dan SMP. Bupati mengatakan, rusaknya bangunan tidak disebabkan bencana alam. Gedung yang kurang layak ditempati artinya tidak ujug-ujug mengalami kerusakan. […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Rejosari di Serangan Ulat Bulu, Damkar Turun Tangan

    Rumah Warga di Rejosari di Serangan Ulat Bulu, Damkar Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah kejadian tak terduga terjadi di Dusun Ngujur, RT 36/07 Desa Rejosari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Serangan ratusan ekor ulat bulu masuk ke dalam salah satu rumah warga. Hal itu terjadi usai pohon yang berada di samping rumah ditebang. “Awalnya pohon di samping rumah saya ditebang untuk mengurangi masalah. Namun, […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP, 6 ASN Berebut Kursi Kepala DPMPTSP Kota Madiun

    Seleksi JPTP, 6 ASN Berebut Kursi Kepala DPMPTSP Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kursi kosong Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kota Madiun akan segera terisi. Hal ini setelah Pemerintah Kota Madiun menggelar seleksi terbukapengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). 6 nama yang masuk dalam proses seleksi ini di antaranya: Terkait proses seleksi JPTP tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi […]

    Bagikan
  • Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Empat orang diamankan aparat Polres Ponorogo lantaran diduga hendak melakukan aksi huru-hara pada unjuk rasa di depan gedung DPRD Ponorogo yang sedianya digelar, Senin (01/09/2025). Mereka dicurigai karena memakai atribut ojek online (Ojol), meski bukan berprofesi sebagai driver. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan penangkapan itu berawal dari deteksi dini […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pedagang di kawasan wisata Telaga Sarangan. Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan hangat di media sosial setelah beberapa wisatawan mengaku dikenai tarif makanan dan minuman yang dinilai jauh dari kewajaran. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beberapa hari terakhir Kota Madiun diramaikan soal warga kurang mampu yang hingga kini belum bisa menempati rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Seperti yang diharapkan oleh Nur Liken Budi Santoso (45) yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di kontrakan sempit di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Meski sudah […]

    Bagikan
expand_less