Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan. Pemantauan difokuskan pada kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi longsor lebih besar.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa wilayah rawan bencana kini terbagi menjadi dua zona besar, yaitu daerah bawah dengan risiko banjir, serta daerah atas yang memiliki potensi longsor dan angin kencang.

“Wilayah bawah jenis ancamannya banjir, namun saat ini masih aman. Titik yang paling rawan ada di wilayah atas yakni wilayah Kecamatan Poncol, Plaosan, hingga Panekan yang memiliki tingkat kemiringan tanah tinggi,” ujarnya Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan bahwa bencana angin kencang secara umum bisa terjadi di beberapa titik, termasuk kejadian terakhir di Mojopurno, yang menunjukkan bahwa potensi bencana tak hanya terfokus di lereng-lereng gunung saja. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BPBD tengah menyiapkan posko khusus di wilayah Plaosan. Posko tersebut dirancang untuk menjangkau dua kecamatan rawan longsor di Plaosan dan Poncol.

BPBD juga telah memeriksa tujuh perangkat Early Warning System (EWS) yang tersebar di kawasan rawan bencana, meliputi pendeteksi longsor, gempa, hingga banjir. “Usia perangkat sudah di atas enam hingga tujuh tahun, tetapi hasil pengecekan kemarin semua masih berfungsi dengan baik,” kata Cahaya.

Langkah ini menjadi bagian dari laporan BPBD kepada pemerintah pusat melalui rapat virtual bersama Wakil Menteri Dalam Negeri terkait peningkatan eskalasi bencana hidrometeorologi tahun ini.

Tak hanya itu, BPBD Magetan juga melakukan mitigasi bencana pada sekitar lokasi wisata. Menyusul dua kejadian longsor di kawasan Telaga Sarangan, masing-masing dari sisi timur utara dan timur selatan, BPBD bergerak cepat melakukan pembatasan akses dan mitigasi lapangan.

“Lokasi longsor sudah kami amankan dan kami tutup sementara. Ada piket petugas di lapangan sesuai instruksi pimpinan. Jalur dialihkan dan volume kendaraan dibatasi karena tonase sangat berpengaruh,” jelas Cahaya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat lokal masih diperbolehkan melintas, namun dengan pengawasan dan pembatasan ketat demi menghindari potensi longsor susulan. Meski kejadian terbaru tidak terjadi saat hujan, indikasi gerakan tanah dinilai muncul dari kondisi tanah yang jenuh air dan terpicu oleh getaran kendaraan yang melintas.

Terkait kelanjutan penggunaan jalur Sarangan yang masih dapat dilalui mobil, BPBD menyerahkan keputusan final kepada tim teknis Dinas Pekerjaan Umum. “Kami menunggu analisa beban oleh teman-teman PU. Karena ini akses masyarakat, harapannya tetap bisa dilewati. Namun keselamatan tetap prioritas, jadi harus dihitung penguatannya,” ungkap Cahaya. Saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo juga telah menutup sebagian akses dan melakukan penanganan awal di titik longsor tersebut.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Polisi Ringkus Pelaku Perampokan Indomaret Maospati, Dua Orang Berhasil Diamankan

    Polisi Ringkus Pelaku Perampokan Indomaret Maospati, Dua Orang Berhasil Diamankan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan yang menyasar Indomaret di Jalan Raya Maospati–Ngawi, Desa Kleco, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya mulai terungkap. Polisi berhasil menangkap sebagian anggota komplotan yang terlibat dalam kejadian pada Kamis (04/09/2025) dini hari tersebut. Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku. “Benar, pelaku perampokan sudah ada yang […]

    Bagikan
  • Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun 2025, Pemerintahan Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, diguncang kabar mengejutkan. Kepala Desa Taji, Sigit Supriyadi, diketahui mengajukan pengunduran diri secara resmi melalui surat yang ditandatangani pada 19 Desember 2025 di atas materai. Dalam dokumen tersebut, Sigit menyampaikan permohonan izin mengundurkan diri tanpa paksaan pihak mana pun. Ia […]

    Bagikan
  • Aksi Heroik Anggota Koramil Manguharjo Selamatkan Pemuda Depresi di Rel Kereta

    Aksi Heroik Anggota Koramil Manguharjo Selamatkan Pemuda Depresi di Rel Kereta

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tindakan cepat anggota Koramil Manguharjo, Peltu Karmidi, berhasil mencegah terjadinya tragedi di kawasan Jembatan Beteng, Senin (13/10/2025) pagi. Seorang pemuda berinisial RRM (22), warga Kelurahan Winongo, yang diduga mengalami depresi berat, nyaris tertabrak kereta setelah berlari ke arah rel sambil membawa kucing peliharaannya. Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30. RRM, yang […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    Rumah Warga di Mejayan Madiun Terbakar Saat Ditinggal Takziah, Kerugian Capai Ratusan Juta

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah rumah milik warga di Dusun Kedungjati RT 19 RW 06, Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, terbakar pada Jumat (27/3/2026) malam. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berada di Ponorogo untuk takziah. Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat api sudah membesar dan menjalar hingga atap […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue. Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di […]

    Bagikan
expand_less