
Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dipadukan dengan momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (09/12/2025). Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat inklusivitas dan kebersamaan.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kesetaraan bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Menurutnya, masyarakat disabilitas memiliki potensi besar yang patut diapresiasi dan didukung.
“Kita memberikan hak yang sama kepada seluruh masyarakat Kabupaten Madiun sesuai undang-undang. Alhamdulillah, teman-teman disabilitas ini luar biasa. Panjenengan tadi sudah menyaksikan sendiri, mereka punya kemampuan yang hebat,” ujarnya.
Hari Wuryanto mencontohkan salah satu penyandang disabilitas yang berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih medali emas cabang tolak peluru. Prestasi tersebut, katanya, menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bersyukur dan terus mendukung keberadaan serta kebutuhan penyandang disabilitas.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Madiun terus melengkapi berbagai fasilitas publik agar ramah disabilitas. Mulai dari akses kantor pemerintahan hingga sarana penunjang mobilitas seperti jalur kursi roda dan fasilitas bagi penyandang tuna netra.
“Kita sudah lengkapi semua. Di kantor-kantor sudah ada fasilitas untuk kursi roda, tuna netra juga bisa berjalan dengan aman karena jalurnya tersedia,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Madiun secara rutin mengadakan kegiatan pemberdayaan setiap tiga bulan sekali untuk meningkatkan kapasitas penyandang disabilitas, terutama di bidang seni, olahraga, dan keterampilan. Ia mengaku terharu melihat penampilan para peserta, termasuk penyandang tuna rungu yang mampu menari dengan baik hanya melalui arahan isyarat. Menurutnya, hal itu merupakan bukti bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berkarya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kesetiakawanan sosial antarwarga. “Kalau kita sudah bisa merasakan apa yang mereka rasakan, insya Allah kita akan tetap guyub rukun dan menciptakan suasana kondusif. Alhamdulillah Kabupaten Madiun hingga kini tetap kondusif, termasuk berkat dukungan panjenengan dari media,” tandasnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menjadi simbol kekuatan kebersamaan masyarakat Kabupaten Madiun dalam merawat semangat inklusi dan solidaritas sosial. (Sur/Krs)