Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tenaga honorer yang akan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi mengajukan sebanyak 1.412 tenaga honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan ini menindaklanjuti SK Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu.

Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanudin, menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada di tahap verifikasi dan validasi (verval) formasi sebelum disampaikan lebih lanjut ke Kementerian PAN-RB.

“Semua pegawai sudah kami usulkan, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Menpan RB,” ujarnya.

Adapun tenaga yang diusulkan meliputi guru, operator layanan teknis, hingga pengelola layanan pada berbagai OPD di lingkungan Pemkot Madiun. Haris menegaskan, mekanisme pengangkatan PPPK paruh waktu mengikuti aturan pemerintah pusat.

Setelah penetapan formasi pada 28–29 Agustus, tahapan berikutnya ialah pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP). Menurut Haris, rangkaian proses ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir 2025, dengan target pengangkatan resmi PPPK paruh waktu mulai 1 Januari 2026.

“Baik PPPK penuh waktu maupun paruh waktu sama-sama berstatus ASN. Jika sudah ditetapkan, mereka resmi menjadi aparatur negara,” tambahnya.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD sebelumnya, terungkap terdapat 1.417 non-ASN yang sudah mengikuti seleksi PPPK namun belum memperoleh formasi. Rinciannya, 530 orang dari seleksi tahap I dan 887 dari tahap II, sementara empat orang dinyatakan gugur karena meninggal atau mengundurkan diri.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, memastikan usulan tersebut sudah melalui pengajuan dari tiap organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menegaskan, keberadaan PPPK paruh waktu tidak akan membebani anggaran daerah.

“Kalau sudah diusulkan, berarti sudah masuk perhitungan anggaran. Jadi tidak mengganggu belanja pegawai,” tegasnya.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Klinong-Klinong’ Keliling Caruban Meriahkan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Kenalkan Ikon Kampung Pesilat

    ‘Klinong-Klinong’ Keliling Caruban Meriahkan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Kenalkan Ikon Kampung Pesilat

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tahun 2026 terus bergulir dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, komunitas, hingga insan media. Setelah menggelar Fun Bike pada Jumat (10/7/2026). Pemerintah Kabupaten Madiun melanjutkan perayaan melalui agenda “Klinong-Klinong” atau mini touring keliling Kota Caruban bersama komunitas motor tua Black Hawk dan awak media. […]

    Bagikan
  • Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Madiun Minta Bantuan Alsintan ke Pemerintah Pusat

    Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Madiun Minta Bantuan Alsintan ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan panen raya padi bulan April ini mencapai luas 15 ribu hektar. Kegiatan panen raya digelar di area persawahan Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Senin (07/04/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda. Hari Wuryanto mengatakan, panen kali ini menunjukkan hasil memuaskan. Meski masih […]

    Bagikan
  • Viral Liverpool FC Unggah Ilustrasi Liga Inggris dengan Latar Gapura di Madiun

    Viral Liverpool FC Unggah Ilustrasi Liga Inggris dengan Latar Gapura di Madiun

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Akun resmi Facebook Liverpool FC berbahasa Indonesia memicu perbincangan warganet setelah mengunggah ilustrasi kartun untuk menyambut Liga Inggris musim 2025/2026 dengan latar gapura bertuliskan Dusun Notopuro, Kabupaten Madiun. Unggahan tersebut tayang pada Jumat (15/08/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam keterangan foto, admin menulis, “Siap meresmikan musim baru dini hari nanti! ” […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pokir 2027, Samakan Persepsi dengan Eksekutif Jelang Serap Aspirasi

    DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pokir 2027, Samakan Persepsi dengan Eksekutif Jelang Serap Aspirasi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat sosialisasi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif terkait usulan serta program prioritas pembangunan daerah. Rapat sosialisasi berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Senin (12/1/2026). Selain dihadiri jajaran legislatif, forum […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Serahkan LHP Pengelolaan Keuangan ke 15 Desa

    Pemkab Madiun Serahkan LHP Pengelolaan Keuangan ke 15 Desa

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Pemerintah Kabupaten Madiun menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Pengelolaan Keuangan Desa kepada 15 pemerintah desa di wilayah setempat. Penyerahan berlangsung di Ruang IT Pusat Pemerintahan Caruban, Senin (26/05/2025), sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan bahwa dalam pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan. Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah […]

    Bagikan
expand_less