Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tenaga honorer yang akan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi mengajukan sebanyak 1.412 tenaga honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan ini menindaklanjuti SK Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu.

Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanudin, menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada di tahap verifikasi dan validasi (verval) formasi sebelum disampaikan lebih lanjut ke Kementerian PAN-RB.

“Semua pegawai sudah kami usulkan, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Menpan RB,” ujarnya.

Adapun tenaga yang diusulkan meliputi guru, operator layanan teknis, hingga pengelola layanan pada berbagai OPD di lingkungan Pemkot Madiun. Haris menegaskan, mekanisme pengangkatan PPPK paruh waktu mengikuti aturan pemerintah pusat.

Setelah penetapan formasi pada 28–29 Agustus, tahapan berikutnya ialah pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP). Menurut Haris, rangkaian proses ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir 2025, dengan target pengangkatan resmi PPPK paruh waktu mulai 1 Januari 2026.

“Baik PPPK penuh waktu maupun paruh waktu sama-sama berstatus ASN. Jika sudah ditetapkan, mereka resmi menjadi aparatur negara,” tambahnya.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD sebelumnya, terungkap terdapat 1.417 non-ASN yang sudah mengikuti seleksi PPPK namun belum memperoleh formasi. Rinciannya, 530 orang dari seleksi tahap I dan 887 dari tahap II, sementara empat orang dinyatakan gugur karena meninggal atau mengundurkan diri.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, memastikan usulan tersebut sudah melalui pengajuan dari tiap organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menegaskan, keberadaan PPPK paruh waktu tidak akan membebani anggaran daerah.

“Kalau sudah diusulkan, berarti sudah masuk perhitungan anggaran. Jadi tidak mengganggu belanja pegawai,” tegasnya.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Muatan Rokok Ilegal Dibongkar di Tol Madiun, 3,1 Juta Batang Rokok Diamankan

    Truk Muatan Rokok Ilegal Dibongkar di Tol Madiun, 3,1 Juta Batang Rokok Diamankan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Madiun serta Denpom Madiun mengungkap kasus peredaran rokok ilegal. Tak tanggung-tanggung, rokok tanpa pita cukai yang diamankan sebagai barang bukti mencapai 3.106.000 batang rokok. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Madiun Kota, Kamis (7/5/2026). […]

    Bagikan
  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Belasan pembalak liar menyatroni hutan jati di petak 42 A, RPH Mruwak, BKPH Brumbun Kec. Dagangan. Aksi kawanan terorganisir ini berhasil digagalkan tim Polhut KPH Madiun, Jumat ( 14/02/2025) menjelang petang. ADM Perhutani KPH Madiun, Panca Sihite mengatakan semua pelaku termasuk sopir yang membawa kayu jati berhasil kabur. “Kita amankan […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kedelai impor di pasaran memaksa sejumlah perajin tempe di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengurangi ukuran produk mereka. Langkah ini diambil karena para perajin tidak berani menaikkan harga jual di tengah tuntutan pasar dan daya beli masyarakat yang terbatas. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Hadi Prayitno, perajin tempe asal Desa […]

    Bagikan
  • Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja melalui penyelenggaraan Job Fair PNM tahun 2025. Kegiatan ini pada Rabu (29/10/2025) di Graha Vokasi Kampus II PNM ini menghadirkan 18 perusahaan dari berbagai sektor industri meliputi bidang manufaktur, perhotelan, perbankan, teknologi, hingga pendidikan. Job […]

    Bagikan
  • Jalur Madiun–Ponorogo Via Kandangan Kerap Terjadi Longsor, Warga Kare Dihimbau Waspada

    Jalur Madiun–Ponorogo Via Kandangan Kerap Terjadi Longsor, Warga Kare Dihimbau Waspada

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, selama sepekan terakhir memicu terjadinya sejumlah titik longsor di kawasan Dusun Kandangan, Desa Kare. Sedikitnya tujuh lokasi di sepanjang jalan alternatif Madiun–Ponorogo terdampak longsoran tanah dengan intensitas berbeda. Sebagian material longsor telah dibersihkan warga melalui kerja bakti, namun satu titik longsor […]

    Bagikan
expand_less