Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Banjir merendam jalan utama, permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di Magetan, (20/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga bangunan pendidikan di sekitar lokasi. Salah satu warga terdampak, Dian Rozihandiyah, menyebut kondisi banjir kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Dian, wilayah tempat tinggalnya berada di dataran yang lebih rendah sehingga air dari kawasan atas mengalir deras dan meluap ke permukiman. Ia menuturkan, air bahkan merendam gudang miliknya hingga lebih dari satu meter.

“Air datang dari atas dan tidak tertampung di bawah, akhirnya meluap sampai ke masjid dan rumah warga. Gudang baju saya juga ikut terendam. Ketinggian air diperkirakan lebih dari satu meter,” ujarnya.

Tak hanya itu, derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan bangunan. Dian mengungkapkan, sejumlah dinding dan pintu jebol akibat tekanan air yang cukup kuat.

“Ini yang paling parah. Dinding sampai jebol, pintu rusak, bahkan bagian masjid juga terdampak,” tambahnya.

Ia juga menyebut banjir kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya aliran air lebih banyak mengarah ke kawasan lain, kini debit air justru lebih besar mengalir ke wilayahnya.

“Sekitar tiga tahun lalu pernah banjir, tapi tidak separah ini. Sekarang debit air ke sini lebih besar,” jelasnya.

Genangan di jalan raya juga sempat menyebabkan kendaraan, termasuk sepeda motor, terseret arus. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa kendaraan dilaporkan rusak akibat terendam air.

“Motor sempat hanyut terbawa arus, tapi pengendaranya selamat. Kendaraannya ditemukan, hanya saja rusak karena terendam,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, mengatakan banjir juga meninggalkan material pasir dan kerikil di badan jalan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus mudik Lebaran.

“Masih ada pasir yang terhampar di salah satu sisi jalan. Saat ini kami bersama BPBD dan instansi terkait melakukan pembersihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalur tersebut merupakan salah satu akses utama keluar-masuk Kota Magetan, sehingga masyarakat diminta lebih waspada saat melintas.

“Pengendara diimbau berhati-hati karena masih ada sisa material yang bisa menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyatakan bahwa penyebab banjir masih dalam tahap kajian. Namun, ia menduga permasalahan terjadi akibat kombinasi berbagai faktor, mulai dari kondisi hulu hingga hilir saluran air.

“Secara umum terlihat saluran sudah tidak mampu menampung debit air. Ada penyempitan di hilir dan alur sungai yang berkelok tajam, sehingga aliran menjadi tidak lancar,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya saluran air yang melintas di bawah bangunan dengan sudut yang tidak ideal, sehingga memperlambat aliran air.

“Ini harus dikaji menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kalau penyebab utamanya belum ditemukan, potensi banjir seperti ini akan terus terjadi,” tambahnya.

Pemerintah daerah berjanji akan melakukan analisis lebih mendalam guna mencari solusi jangka panjang, sementara warga berharap penanganan segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

    Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) meninggalkan catatan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun. Puluhan jabatan kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Madiun saat ini dalam kondisi kosong. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Sekretaris […]

    Bagikan
  • Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri, beberapa bahan pokok di pasar-pasar tradisional mengalami perubahan harga yang cukup signifikan. Seperti di Pasar Besar Madiun (PBM), harga bawang merah yang kembali naik dalam sepekan terakhir. Berdasarkan informasi dari pedagang, harga bawang merah yang semula Rp. 38.000 per kilogram kini mencapai […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemanfaatan teknologi drone kian merambah dunia pertanian. Uji coba pemupukan menggunakan drone di area persawahan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Kamis (14/08/2025), menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, hanya butuh sekitar 15 menit untuk memupuk lahan seluas satu hektar. “Teknologi ini mempercepat pekerjaan dan menghemat tenaga. Drone bisa dipakai […]

    Bagikan
  • Tim Harmonis Kecewa, Pemkab Madiun Kurang Cekatan Pada Bupati dan Wabup Terpilih

    Tim Harmonis Kecewa, Pemkab Madiun Kurang Cekatan Pada Bupati dan Wabup Terpilih

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang kesiapan pelantikan Bupati dan Wabup Madiun terpilih, Pemkab Madiun diduga masih menimbulkan beragam sikap yang dinilai sangat lamban. Pasalnya hingga up date terkini belum menampakkan tanda tanda memuaskan bagi pasangan Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi. Sumber internal pasangan Harmonis bahkan menyebut pergerakan para pejabat Pemkab Madiun masih omon […]

    Bagikan
  • Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kapten Tendean Kota Madiun pada Rabu (12/03/2025) malam. Kecelakaan ini melibatkan sebuah pick up bernopol AE 8453 G yang dikendarai oleh Purbandaru Cahyo Laksono (31) warga Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, dengan sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3647 FC yang dikendarai oleh […]

    Bagikan
expand_less