Berita Terkini
Trending Tags

Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Bersama Bea Cukai Madiun menggelar sosialisasi tentang cukai, Foto : Jepretan Gambar – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar.

Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah menyentuh angka 5 juta batang rokok, senilai kurang lebih Rp5 miliar.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC Madiun, Joko Sartono, mengungkapkan operasi dilakukan secara mandiri maupun berkolaborasi dengan Satpol PP dan aparat penegak hukum (APH) di Kota Madiun.

“Baru-baru ini, kami mengamankan satu truk berisi 1,5 juta batang rokok ilegal di jalur tol. Nilainya sekitar Rp1,5 miliar,” terang Joko, pada saat sosialisasi peraturan pengawasan barang kena cukai did Gedung Kesenian Kota Madiun, Rabu (24/09/2025).

Menurutnya, peredaran rokok ilegal kini tidak lagi terbatas di pasar tradisional. Pola distribusinya sudah merambah ke platform online, jasa ekspedisi, hingga jalur transportasi modern. Karena itu, pengawasan kini difokuskan juga di jalan tol, layanan jasa titipan, dan angkutan kereta.

Selain tindakan represif, Bea Cukai Madiun juga mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya untuk mencegah peredaran, sekaligus menghimpun informasi terkait praktik penjualan rokok ilegal.

“Banyak laporan datang dari pembeli maupun pedagang. Informasi itu sangat membantu untuk pengembangan kasus, sehingga penindakan bisa lebih besar,” tambahnya.

Hingga tahun ini, empat orang tersangka telah ditetapkan dari hasil operasi. Wilayah Madiun dan Magetan tercatat sebagai daerah dengan kasus terbanyak.

“Harapan kami, tidak ada lagi peredaran rokok ilegal. Tapi kalau masih ada, tentu akan kami tindak tegas,” tegas Joko.

Ia juga mengingatkan bahwa barang kena cukai ilegal bukan hanya rokok, melainkan juga minuman beralkohol dan etil alkohol murni. Semua produk yang tidak membayar cukai atau tidak sesuai ketentuan termasuk kategori ilegal.

Untuk itu, masyarakat diminta membeli produk yang sah agar penerimaan negara tetap terjaga. “Kalau ingin memproduksi rokok, proses perizinan sekarang mudah. Jangan sampai pedagang nekat menjual rokok ilegal, karena risikonya berat,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Madiun, Maidi, juga meminta masyarakat aktif mendukung pemberantasan rokok ilegal.

“Agen-agen rokok yang tidak sah ini harus terus diawasi. Sudah ada sosialisasi, kalau menemukan rokok ilegal segera dilaporkan. Dari mana asalnya harus diusut, dan contohnya diberikan ke tim agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Maidi.

Menurutnya, rokok ilegal sangat merugikan keuangan negara. Tiap tahun miliaran rupiah disita dari para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Harus kita berantas bersama. Ini tanggungjajawab tidak hanya pemerintah tetapi masyarakat juga harus ikut. Mari kita berantas rokok ilegal,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Terima Mobil Siaga Ambulance, Kades Slambur Madiun Langsung Brokohan

    Terima Mobil Siaga Ambulance, Kades Slambur Madiun Langsung Brokohan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pasangan Harmonis yang kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madiun memenuhi janji kampanyenya. 15 mobil siaga ambulance diserah terimakan kepada 15 Kepala Desa (Kades) bersamaan HUT ke-457 Kabupaten Madiun, pada Jumat (18/07/2025) di halaman pendopo, Ronggo Jumeno. Salah satu penerima adalah Desa Slambur Kecamatan Geger. Kades Slambur, Sugeng Wahono […]

    Bagikan
  • Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola. Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung […]

    Bagikan
  • Ini Penampakan 11 Bus Mewah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo

    Ini Penampakan 11 Bus Mewah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Penyelidikan kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo terus ditelisik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Hingga kini, sebanyak 24 saksi telah diperiksa diantaranya dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Jawa Timur serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo-Magetan. Dalam kasus yang mencuat sejak tahun anggaran 2019-2024 ini, […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
  • Kasus Narkoba Meningkat 40 Persen, Generasi Muda dan Usia Produktif Jadi Sasaran

    Kasus Narkoba Meningkat 40 Persen, Generasi Muda dan Usia Produktif Jadi Sasaran

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan memusnahkan barang bukti narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Kamis (12/06/2025). Dalam pemusnahan yang berlangsung di halaman kantor Kejari Magetan tersebut, dimusnahkan sebanyak 333,77 gram sabu dan 3.551 butir pil koplo (pil LL) dari 12 perkara yang telah diputus pengadilan. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, […]

    Bagikan
expand_less