Berita Terkini
Trending Tags

Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

  • account_circle Ndor
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 88
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun Menyabet Peringkat 1 Nasional Kategori Creative Financing 2026 dari Kemendagri. Foto : Tim Liputan-Sinergia

Sinergia| Kab Madiun – Bumi kampung pesilat kembali dilirik Pemerintah pusat. Bukan soal pendekarnya. Namun kinerja totalitas terkait anggaran. Pemkab Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam menciptakan terobosan pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD.

Keberhasilan ini diraih berkat kemampuan daerah mengoptimalkan sumber daya, mulai dari pengelolaan BUMD, pemanfaatan CSR, digitalisasi keuangan, hingga skema kerja sama strategis.

“Kunci utama Pemkab Madiun mengungguli kabupaten lain di Indonesia adalah keberanian melakukan lompatan inovasi pada sektor infrastruktur strategis, salah satunya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kamis  (04/06/2026).

Kerja keras itu membuahkan hasil nyata.  Kabupaten Madiun menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Berhasil menyabet Peringkat I Nasional Tingkat Kabupaten untuk kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hari Wuryanto menjelasan, proyek KPBU untuk Alat Penerangan Jalan (APJ) kini resmi menjadi rujukan nasional. Sebanyak 7.459 titik lampu berbasis LED telah menerangi sekitar 300 kilometer ruas jalan hingga ke wilayah pedesaan.

Image Not Found
Pemkab Madiun Menyabet Peringkat 1 Nasional Kategori Creative Financing 2026 dari Kemendagri. Foto : Tim Liputan-Sinergia

Terobosan ini membawa dampak luar biasa meliputi Efisiensi Anggaran Nyata: Mampu memangkas tagihan listrik daerah secara drastis, dari semula mencapai Rp14 miliar lebih pada tahun 2023, turun tajam menjadi hanya sekitar Rp5 miliar pada periode 2025/2026.

Akselerasi Pembangunan Mempercepat penyediaan fasilitas umum yang jika hanya mengandalkan APBD murni bisa memakan waktu hingga puluhan tahun.

“Dampak sosial secara nyata menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di malam hari” kata Hari Wur.

Menyusul kesuksesan proyek lampu jalan, Pemerintah Kabupaten Madiun di bawah kepemimpinan Bupati Hari Wuryanto langsung tancap gas menyiapkan skema pembiayaan kreatif serupa untuk proyek preservasi jalan kabupaten.

Langkah ini diwujudkan melalui penyusunan dokumen Outline Business Case (OBC) yang difasilitasi langsung oleh Kementerian Keuangan. Strategi ini diambil agar kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Madiun tetap mantap dan prima, meskipun kapasitas fiskal daerah terbatas.

Berikut daftar lengkap pemerintah daerah terbaik yang berhasil meraih penghargaan kategori Creative Financing Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026:

Tingkat Provinsi : DKI Jakarta (1), Banten (II)

Tingkat Kabupaten: Madiun (I), Sleman (II), Gianyar (III).

Tingkat Kota: Surabaya (I), Bogor (Il), Semarang (III). (Ndor/tova)

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

    Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memetakan lima kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau 2026. Sedikitnya sekitar 3.000 jiwa diperkirakan terdampak apabila pasokan air bersih mulai berkurang saat puncak kemarau. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan musim kemarau diprediksi mulai berlangsung pada Juli mendatang. Berdasarkan […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Paron Ngawi, Anggota Polisi Tewas Setelah Adu Banteng dengan Mobil

    Kecelakaan Maut di Paron Ngawi, Anggota Polisi Tewas Setelah Adu Banteng dengan Mobil

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan sebuah mobil terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi–Mantingan KM 7–8, Desa Kebon, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (5/3/2026). Peristiwa tersebut menewaskan seorang anggota kepolisian yang meninggal seketika di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Briptu Dennis Irfan Ghazali (29) anggota Polsek Kedunggalar. Ia mengendarai […]

    Bagikan
  • Mengabdi Tanpa Pengakuan, Ribuan Guru Honorer Ponorogo Menantikan Dapodik

    Mengabdi Tanpa Pengakuan, Ribuan Guru Honorer Ponorogo Menantikan Dapodik

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian status, ribuan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Ponorogo masih bertahan mengabdi demi pendidikan. Salah satunya Mahmud Danuri, guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Slahung yang telah hampir lima tahun mengajar dengan gaji hanya Rp500 ribu per bulan. Mahmud Danuri, warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, […]

    Bagikan
  • 1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sosok korban kecelakaan yang menemani Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Waluyo Jati Sasono, di  Jalan Raya Tol Solo-Ngawi KM 547+900 A, masuk Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (06/06/2025), diungkap oleh salah satu rekan sejawat. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, sekaligus Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Mediasi Ketiga Gugatan PAW DPRD Magetan Kembali Buntu, Pimpinan DPRD Diberi Tenggat Seminggu

    Mediasi Ketiga Gugatan PAW DPRD Magetan Kembali Buntu, Pimpinan DPRD Diberi Tenggat Seminggu

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses mediasi perkara Nomor 34/Pdt.G/2025/PN Mgt di Pengadilan Negeri (PN) Magetan kembali berjalan tanpa kesepakatan. Dalam sidang yang digelar Rabu (03/12/2025), hakim mediator Deddi Alparesi memutuskan memberikan tambahan waktu satu minggu kepada pimpinan DPRD Magetan untuk menentukan sikap. Hal itu terkait kemungkinan pencabutan surat pengusulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota […]

    Bagikan
expand_less