Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Dusun Karang Sengon terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Miris. Warga Dusun Karang Sengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Bahkan, anak-anak sekolah harus digendong orang dewasa agar bisa sampai ke sekolah dengan selamat.

Sungai tersebut menjadi satu-satunya akses terdekat bagi warga. Saat debit air normal dan surut, warga masih bisa menyeberang dengan berjalan kaki. Namun ketika banjir datang, aktivitas warga lumpuh total.

Soiman (40), warga setempat, mengatakan kondisi itu sudah berlangsung lama. Dahulu sempat ada jembatan bambu, namun tidak bertahan lama setelah diterjang banjir. “Dulu ada jembatan bambu, tapi putus sejak 2006. Cuma bertahan beberapa bulan. Habis itu kena banjir dan tidak ada lagi sampai sekarang,” ujarnya.

Menurut Soiman, warga tidak memiliki pilihan lain. Memang ada jalan alternatif, namun jaraknya cukup jauh. “Ada jalan lain, tapi harus jalan kaki kurang lebih tiga kilometer. Lewat sini paling dekat. Kalau banjir ya tidak bisa menyeberang,” katanya.

Ia menyebut, ada lima siswa dari dusun tersebut yang setiap hari harus melewati sungai untuk bersekolah, terdiri dari dua anak TK serta siswa SD dan SMA. “Kalau banjir, anak-anak tidak bisa sekolah. Pernah banjir sampai dua kali besar. Airnya tinggi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Katijem (50), warga lainnya. Ia mengatakan akses sungai merupakan satu-satunya jalur bagi warga. “Tiap hari lewat sini, tidak ada jalan lain. Kalau banjir ya tidak masuk sekolah, tidak bisa nyeberang,” tuturnya.

Menurut Katijem, jika tidak ada orang dewasa yang membantu, anak-anak tidak bisa menyeberang. Bahkan orang dewasa pun tak berani jika air sudah tinggi. “Pernah banjir sepinggang, ya tidak berani. Biasanya sampai tiga hari tidak bisa nyeberang,” ungkapnya.

Image Not Found
Warga Dusun Karang Sengon terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Foto : Ega – Sinergia

Ia menambahkan, jembatan bambu yang dulu dibangun warga juga sudah dua kali rusak akibat banjir.

Sementara itu, Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut, di Dusun Karang Sengon terdapat sejumlah rumah yang memang menggantungkan akses pada jalur tersebut.

“Dulu memang ada jembatan bambu. Warga tiap hari lewat situ. Kalau banjir ya tidak bisa lewat,” katanya.

Namun, untuk pembangunan jembatan permanen, pihak desa mengaku masih terkendala anggaran. “Kalau mau membuatkan jembatan, anggaran desa belum cukup,” pungkasnya.

Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah agar akses jembatan permanen dapat segera dibangun, sehingga aktivitas dan pendidikan anak-anak tidak lagi terhambat setiap kali banjir melanda.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    Naik Oman Air, Jemaah Sindo Wisata Berangkat Menuju Jeddah Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata tiba di Bandara Udara Internasional Muscat (MCT) Oman. Mereka pun menuju ruang tunggu sebelum masuk ke pesawat. Jemaah pun merasa senang akhirnya bisa berangkat menuju ke Jeddah, Arab Saudi. Seperti yang dirasakan oleh jemaah Haji Khusus Sindo Wisata, Zainal dan istrinya Suwarti yang menceritakan perjuangannya untuk […]

    Bagikan
  • Sepanjang 2025, 13 ASN Magetan Ajukan Perceraian, Ekonomi Jadi Faktor Utama

    Sepanjang 2025, 13 ASN Magetan Ajukan Perceraian, Ekonomi Jadi Faktor Utama

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 13 aparatur sipil negara (ASN) mengajukan perceraian sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, dua pasangan memilih untuk rujuk, sedangkan 11 perkara lainnya masih berproses. Analis SDM Aparatur BKPSDM Magetan, Nyta, menyampaikan bahwa persoalan ekonomi menjadi faktor utama penyebab retaknya […]

    Bagikan
  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
  • Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    Aktivitas DPRD Kota Madiun Segera Normal Pasca Kericuhan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas pemerintahan di Gedung DPRD Kota Madiun dipastikan segera berjalan kembali usai kericuhan yang menimbulkan kerusakan. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyampaikan bahwa ruang paripurna yang terdampak kini sudah siap difungsikan kembali. “Besok, fasilitas dapat digunakan untuk rapat Badan Musyawarah yang sebelumnya sempat tertunda,” ungkapnya, Senin (01/09/2025). Rehabilitasi fasilitas negara […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Petugas gabungan dari Dinas Sosial, TNI, Polri, dan pemadam kebakaran (Damkar) terpaksa berjibaku mengevakuasi seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (26/09/2025). Pria bernama Heri Dwi Setyawan (45) itu ditangkap setelah dilaporkan kerap membuat resah warga sekitar. Ia disebut beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap tetangga […]

    Bagikan
  • Siapa Duduki Kursi Sekda Magetan?

    Siapa Duduki Kursi Sekda Magetan?

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | ​Magetan — Seleksi untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan kini telah memasuki babak akhir. Tujuh kandidat Sekda Magetan telah menjalani tahap wawancara di Telaga Sarangan, Plaosan, pada Selasa (09/09/2025). Tahapan tersebut menentukan tiga nama terbaik yang akan diajukan ke Bupati Magetan. ​Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Magetan, Thathit Adi Candra, membenarkan […]

    Bagikan
expand_less