Berita Terkini
Trending Tags

Bencana Longsor Kembali Landa Magetan, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Tanda-Tanda Bahaya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kabupaten Magetan kembali memicu bencana longsor, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kabupaten Magetan kembali memicu bencana longsor. Kali ini, Desa Ngancar di Kecamatan Plaosan menjadi lokasi terdampak, dengan kejadian terjadi pada Senin pagi (26/05/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan melaporkan, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari. Talud setinggi 4 meter dengan panjang 7 meter runtuh, menimbun jalan desa hingga menutup 50% akses kendaraan.

“Material longsor terdiri dari tanah dan reruntuhan bangunan penahan tanah. Untungnya, tidak ada korban jiwa,” ungkap Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi.

Ia menambahkan, pembersihan material dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama relawan Desa Tangguh Bencana dan selesai pada siang hari. Sebagai langkah antisipasi, BPBD menyalurkan bantuan berupa terpal untuk menutup area yang rawan agar air hujan tidak terus meresap dan memperparah kondisi tanah. Eka juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi longsor susulan.

“Kami minta masyarakat mengenali tanda-tanda awal longsor, seperti retakan di permukaan tanah, pepohonan atau tiang listrik yang mulai miring, air keruh keluar dari celah tanah, hingga suara gemuruh dari lereng. Jika menemukan gejala tersebut, segera cari tempat aman,” tegasnya.

Hingga kini, BPBD Magetan masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca dan potensi bencana. Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi dari BMKG maupun BPBD dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

Cuaca ekstrem diprediksi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di daerah perbukitan dan lereng gunung diminta untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor untuk komoditas vital seperti gula mulai menimbulkan gejolak. Suara keberatan datang dari kalangan petani, khususnya yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Dalam sebuah pertemuan di Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kamis (17/4/2025), APTRI menyampaikan kecemasan mendalam. […]

    Bagikan
  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    Sorotan Tambang Galian C di Karas Menguat, DPRD Jatim Desak Penertiban dan Jamin Perlindungan Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Protes warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Taji, Kecamatan Karas, kembali mencuat. Keluhan yang disampaikan tak hanya soal debu yang kian pekat, tetapi juga kerusakan jalan hingga kekhawatiran hilangnya batas lahan milik warga akibat aktivitas tambang. Situasi tersebut mendorong Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung ke lokasi […]

    Bagikan
  • Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

    Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia pendidikan di Kabupaten Magetan tengah mengalami transformasi signifikan. Tak hanya fokus pada pelajaran konvensional, para guru kini sedang dibekali keterampilan masa depan pemrograman (koding) dan kecerdasan artifisial (AI). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. […]

    Bagikan
  • Lagi dan Lagi, Arus Lalu Lintas di Jalan Protokol Magetan Akan Berubah

    Lagi dan Lagi, Arus Lalu Lintas di Jalan Protokol Magetan Akan Berubah

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan melakukan perencanaan perubahan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama. Kebijakan ini tengah dikaji melalui konsultasi publik yang melibatkan berbagai pihak terkait. Kepala Dishub Kabupaten Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan berlalu […]

    Bagikan
  • Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

    Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, yang dinilai dilakukan secara sepihak dan menabrak aturan. Ribuan guru berjalan kaki dari Gedung Terpadu menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa […]

    Bagikan
expand_less