Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Bupati Madiun Minta RSUD Caruban Meniru Model Pelayanan dari Rumah Sakit Terbaik di Indonesia

  • account_circle Mandor
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto,  Wabup Madiun Purnomo Hadi dan Direktur RSUD Caruban Sely Fitriani dalam sebuah acara Forum Konsultasi Publik.

Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan RSUD Caruban harus selalu menjaga standart pelayanan dan menjadi kebanggaan masyarakat, termasuk dirinya dan Wabup yang juga bagian dari masyarakat.

Bahkan wajib meniru pelayanan dari rumah sakit terbaik menurut Kementerian Kesehatan. “Harus profesional sepenuh hati. Aku gak iso ngarani ya, panjenengan sendiri,” kata Bupati Madiun, kepada jajaran dokter dan pegawai RSUD Caruban, Kamis (05/11/2026).

Bupati menegaskan, dibutuhkan integritas dari seluruh pegawai. DIa mengaku merasa takut jika pelayanan tidak dilakukan dengan ikhlas. Apalagi dokter sekolahnya lama, sulit, dan mahal, maka harus dibarengi dengan pengabdian.

“Ojo mergo kancane, Pak asisten ditangani. Nek dudu kancane ora ditangani,” tegas Hari Wur mengingatkan agar tidak ada pelayanan yang dibeda-bedakan karena pertemanan atau kedekatan.

Bupati juga menyoroti soal laporan BPJS yang sering mati secara otomatis dan akhirnya ditanggung Pemda. Ia meminta agar hal itu bisa diaktifkan kembali melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

“Pasien ditangani dulu, jangan ditanya BPJS-nya,” tegas Bupati. Keselamatan pasien harus diutamakan di atas urusan administrasi.

Standar pelayanan harus sama untuk semua pasien, jangan dibeda-bedakan. Rasa like and dislike antar pegawai atau terhadap pasien bisa menjadi masalah besar dalam pelayanan.

Bupati bahkan menceritakan pengalaman buruknya saat berobat sekitar tahun 90-an, di Rumah Sakit Kota Madiun dan itu menjadi pelajaran agar RSUD Caruban jangan sampai berbuat yang sama.

Ia meminta jajaran RSUD Caruban untuk belajar ke rumah sakit manapun yang Bed Occupancy Rate (BOR)-nya tinggi, di atas 70 persen. Ambil sisi baik pelayanannya untuk diterapkan di Caruban.

“RS Caruban tidak ada saingan. Jangan wes ngene ae wes akeh pasiennya,” ujarnya. Bupati lebih banyak mengedepankan ngemong roso atau pembinaan dengan rasa.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto,  Wabup Madiun Purnomo Hadi dan Direktur RSUD Caruban Sely Fitriani dalam sebuah acara Forum Konsultasi Publik.

Terakhir, Bupati menantang jajarannya untuk bertanya ke Kementerian Kesehatan, rumah sakit mana yang terbaik di Indonesia. “Lha itu ditiru pelayanannya terbaik, ojo ngene ae wes apik pak, pak,” pungkasnya.

Sementara Wabup Madiun Purnomo Hadi menjelaskan bahwa RSUD Caruban memiliki peran vital karena melayani sekitar 8 kecamatan dan sekitar 15 puskesmas di wilayah sekitarnya. Tata kelola dan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi kunci utama.

Menurutnya, rumah sakit adalah sebuah ikatan yang kait mengait, sebuah sistem manajerial yang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Maka tata kelolanya dibagi menjadi dua bagian besar.

Dua tata kelola tersebut adalah Good Corporate Government dan Good Clinical Government. Keduanya harus berjalan seimbang agar manajemen dan pelayanan klinis sama-sama baik.

“Kenapa harus dokter yang menjadi direktur rumah sakit, ya itu tadi alasannya,” tegas Purnomo Hadi. Dokter dinilai paling paham tentang tata kelola klinis sekaligus manajemen rumah sakit.

Image Not Found

Wabup juga menekankan pentingnya transparansi dan kejelasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Harus ada tanggung jawab yang jelas antara masing-masing pejabat di rumah sakit, jangan sampai saling lempar tanggung jawab.

“Harus mandiri, tidak sitik-sitik ngadep Bupati,” ujarnya. RSUD Caruban harus bisa menyelesaikan persoalan internalnya secara mandiri, termasuk soal Jasa Pelayanan (Jaspel) yang harus diberikan secara adil kepada seluruh pegawai.

Keselamatan pasien harus menjadi nomor satu. Pelayanan harus betul-betul tepat sasaran dan harus ada medical record yang jelas agar keluarga pasien tahu kondisi dan tindakan medis yang diberikan.

Dengan status BLUD, anggaran yang ada harus digunakan untuk menjaga kemandirian dalam membeli sarana dan prasarana. Tujuannya tetap sama, yaitu menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat. (Ndor).

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria 40 Tahun Asal Bandung Meninggal Di Dalam Kos, Ini Dugaan Penyebabnya

    Pria 40 Tahun Asal Bandung Meninggal Di Dalam Kos, Ini Dugaan Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di lingkungan RT 24 Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun dikejutkan dengan meninggalnya salah satu penghuni kost pada Senin (14/04/2025) petang. Korban diketahui bernama Rendra Christanto Stiawan warga Desa Margaasih Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Jawa Barat. Polsek Manguharjo serta tim Inafis Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara […]

    Bagikan
  • Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan […]

    Bagikan
  • Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sebelumnya enggan merespons permintaan konfirmasi, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Anggun Retno, akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak masuk bekerja. Hak jawab ini sekaligus menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang menyoroti keluhan sejumlah relawan mengenai status kerja […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Wilis Dekati Perbatasan Madiun – Nganjuk, 5 Hektare Hutan Terbakar

    Kebakaran Lereng Wilis Dekati Perbatasan Madiun – Nganjuk, 5 Hektare Hutan Terbakar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran hutan melanda kawasan lereng Gunung Wilis di wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, dalam dua hari terakhir. Api sempat membakar kawasan padang sabana dan hutan pinus di sekitar Bukit Pangangonan hingga mencapai sekitar 5 hektare. Perhutani bersama kepolisian, BPBD, dan masyarakat melakukan pemantauan di lokasi pada Kamis (17/9/2026). Langkah tersebut dilakukan […]

    Bagikan
  • Praktik Penahanan Ijazah Modus Komitmen, SBMR : CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jeratan Pidana

    Praktik Penahanan Ijazah Modus Komitmen, SBMR : CV Sukses Jaya Abadi Terancam Jeratan Pidana

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dugaan penahanan ijazah eks karyawan berdalih komitmen kontrak kerja oleh CV Sukses Jaya Abadi di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, kembali memicu tekanan publik. Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) mendesak perusahaan segera menyerahkan dokumen milik pekerja yang hingga kini disebut masih ditahan, sekaligus mengingatkan potensi jerat pidana jika praktik itu terbukti. Ketua […]

    Bagikan
expand_less