Berita Terkini
Trending Tags

Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata jalani Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Berada di Mekkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata terus meneguhkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan melaksanakan umrah sunnah. Kali ini, jemaah Sindo Wisata mengambil Miqat di Masjid Ji’ranah untuk berniat ihram.

Masjid Ji’ranah adalah masjid yang digunakan untuk miqat dan berihram bagi penduduk Makkah. Masjid tersebut telah diperbaharui kembali oleh Raja Fahd yang pada saat itu menelan biaya kurang lebih 2 juta Riyal Saudi dengan luas 430 meter perseg dan dapat menampung 1.000 jamaah.

Masjid Ji’ranah menjadi salah satu tempat miqat atau tempat dimulainya umrah yang berada sekitar 24 kilometer dari Kota Mekah. Mengambil miqat di Ji’ranah sengaja dilakukan para jemaah karena Rasulullah SAW., pernah bermukim di sini selama 13 hari, dan juga pernah melaksanakan umrah dan ber-miqat tiga kali di Ji’ranah.

Hal ini pun membuat para ulama berpendapat Masjid Ji’ranah menjadi tempat paling afdhal untuk mengambil miqat. Jemaah Sindo Wisata pun melaksanakan sholat ihram 2 rakaat di Masjid Ji’ranah. Kondisi miqat ini sangat ramai sampai meluber di halaman masjid.

“Ini kita lagi di Ji’ranah untuk melaksanakan sholat ihram 2 rakaat. Nanti kita akan melaksanakan umrah sunnah,” ujar Murwati, jemaah Sindo Wisata.

Dengan pakaian ihram, jemaah Sindo Wisata berangkat menuju Masjidil Haram. Kali ini, jemaah berniat umrah untuk diri sendiri maupun membadalkan umrah untuk saudara, keluarga maupun orang lain yang sudah meninggal dunia. Lantunan talbiyah terus dikumandangkan jemaah Sindo Wisata selama perjalanan menuju Masjidil Haram.

“Alhamdulillah, jemaah sudah sampai di Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah sunah kami. Jadi ada yang untuk diri sendiri atapun untuk membadalkan bagi keluarga yang sudah meninggal,” terang Dieskha Idella, Reporter Haji Sinergia.

Image Not Found
Meneguhkan Keimanan kepada Allah SWT, Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Tawaf, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Meneguhkan Keimanan kepada Allah SWT, Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Tawaf

Jemaah Sindo Wisata dengan dibimbing oleh Ustadz Hasnan Habil melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali. Tawaf memiliki makna spiritual yang mendalam, yaitu sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada Allah SWT serta mengingatkan akan rahmat Allah yang melingkupi umat manusia. 

Dimulai dari Hajar Aswad, jemaah Sindo Wisata terus memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT. Padatnya lokasi tawaf tak menyurutkan jemaah Sindo Wisata untuk terus bermunajat ke Yang Maha Kuasa. 7 kali mengelilingi Ka’bah tepat diakhiri di Hajar Aswad.

Jemaah Sindo Wisata pun berdoa dan melaksanakan sholat sunnah 2 rakaat di area Sa’i. Setelah itu, jemaah minum air zam-zam untuk pelepas dahaga. Jemaah Sindo Wisata bersiap untuk melaksanakan Sa’i.

Image Not Found
Meneladani Perjuangan Siti Hajar, Jemaah Sindo Wisata Sa’I dari Bukit Shafa ke Marwa, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Meneladani Perjuangan Siti Hajar, Jemaah Sindo Wisata Sa’I dari Bukit Shafa ke Marwa

Sa’i menggambarkan pencarian keberkahan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Sa’i mengacu pada perjalanan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim AS, yang mencari air untuk putranya Isma’il AS di padang pasir Makkah. Sa’i mengajarkan umat Islam tentang ketekunan, keberanian, dan kepercayaan kepada Allah SWT.

Melakukan Sa’i antara bukit Safa dan Marwah mengingatkan umat Islam akan perjuangan Hajar dalam mencari air di padang pasir yang tandus. Jemaah Sindo Wisata melaksanakan Sa’I dengan berjalan atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

“Alhamdulillah, pelaksanaan umrah sunnah jemaah Sindo Wisata berjalan lancar dan ini kita tinggal tahallul atau memotong rambut. Dengan bertahallul berarti sudah terbebas dari larangan ihram,” pungkas Dieskha Idella.

Image Not Found
Selesai Sa’I, Jemaah Laksanakan Tahallul, Lega Bisa Menjalankan Umrah dengan Lancar, Foto : Tim Liputan Haji Sinergia

Selesai Sa’I, Jemaah Laksanakan Tahallul, Lega Bisa Menjalankan Umrah dengan Lancar

Tahallul adalah proses mencukur atau memotong sebagian rambut kepala sebagai tanda telah selesainya sebagian rangkaian ibadah. Ini menandakan dibebaskannya jamaah dari larangan-larangan ihram.

“Alhamdulillah sudah bertahallul. Ini tadi saya membadalkan untuk almarhum bapak saya. Perasaannya senang banget bareng para jemaah lainnya. Sindo Wisata mantep,” ujar Surati, jemaah Sindo Wisata.

Tim Liputan Haji – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) memadati Kota Madiun dalam rangka peringatan Suran Agung 2025. Guna menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polres Madiun Kota menggelar Operasi Aman Suro sejak 25 Juni hingga 6 Juli 2025. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, menjelaskan bahwa operasi […]

    Bagikan
  • Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah kasus pilu terungkap dalam perkara pencurian sepeda motor di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Tindakan kriminal seorang remaja berusia 15 tahun AIF nekad membawa kabur motor tetangganya. Pelajar SMP tersebut mengaku hendak mencari ibunya di Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko sekaligus jasa penitipan sepeda motor di dekat Terminal Bus […]

    Bagikan
  • Banyak yang Ingin Adopsi, Bayi yang Dibuang di Sawah Bakal Dirawat Pihak Keluarga

    Banyak yang Ingin Adopsi, Bayi yang Dibuang di Sawah Bakal Dirawat Pihak Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harapan puluhan calon orang tua angkat untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki yang sempat ditemukan di areal persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya kandas. Bayi tersebut telah resmi dipulangkan kepada pihak keluarga kandung ibunya di Cilacap, Jawa Tengah. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu sempat menjalani perawatan intensif […]

    Bagikan
  • Khofifah Jajal Lintasan Balap Sirkuit Parang, Siap Poles Infrastruktur Pendukung

    Khofifah Jajal Lintasan Balap Sirkuit Parang, Siap Poles Infrastruktur Pendukung

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Magetan | Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melakukan Tes Ride, bersama dua Pebalap Internasional, Mario Aji dan M Adenanta Putrai di Sirkuit Parang, Kabupaten Magetan Minggu sore (12/01/2025). Dalam kesempatan ini juga didampingi Para Pebalap Lokal, Mantan Bupati Magetan Suprawoto serta Forkopimda Magetan. Puluhan ribu warga juga turut menyaksikan dari […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue. Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di […]

    Bagikan
  • Tukang Becak Di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bercak Darah

    Tukang Becak Di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bercak Darah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 30 RW 08, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, digemparkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan, Selasa (28/10/2025). Korban diketahui bernama Soleman (73), warga Jiwan, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak. Menurut keterangan warga sekitar, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka […]

    Bagikan
expand_less