Jembatan Perintis Garuda Pertama di Korem 081/DSJ Rampung, Buka Akses Warga Desa Bendosewu Blitar
- account_circle Sinergia Mediatama
- calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
- visibility 105
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Blitar – Setelah melalui proses pengerjaan penuh tantangan selama 13 hari, Jembatan Perintis Garuda di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, akhirnya rampung. Jembatan ini menjadi yang pertama selesai di wilayah Korem 081/DSJ.
Di bawah terik matahari dan medan yang tidak mudah, prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengerahkan tenaga dan pikiran. Kerja keras, keringat, serta semangat gotong royong mewarnai setiap tahapan pembangunan jembatan tersebut.
Kini, jembatan yang berdiri kokoh di kawasan pertanian warga itu telah membuka akses baru dan memperlancar mobilitas masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa Program Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kehadiran negara dalam membantu mengatasi keterbatasan aksesibilitas masyarakat.
“Program Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam hal aksesibilitas guna mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar perwira menengah TNI AD tersebut, Minggu (1/2/2026).
Danrem berharap keberadaan jembatan ini dapat memberikan dampak positif yang luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jembatan ini menjadi solusi atas kesulitan yang selama ini dirasakan warga Desa Bendosewu. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan mengungkapkan bahwa jembatan yang dibangun memiliki panjang hingga puluhan meter.
“Karena kondisi sungai yang cukup lebar, jembatan ini dibangun dengan panjang 30 meter dan lebar 2,5 meter, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat,” terangnya.
Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses penunjang sektor ekonomi, pendidikan, dan pertanian masyarakat.
Pembangunan jembatan ini disambut penuh suka cita oleh warga setempat. Kepala Desa Bendosewu, Isnari menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting bagi warga kami. Selama ini akses menjadi kendala utama, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan anak-anak, maupun pengangkutan hasil pertanian. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah dan aman,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah dan TNI atas pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Bendosewu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah membantu mewujudkan jembatan ini. Semoga jembatan ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: Sinergia Mediatama

