Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti. (5/8/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 21 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dari puluhan barang bukti yang dimusnahkan, perkara narkotika menjadi kasus yang paling mendominasi, dengan barang bukti utama berupa sabu hingga alat yang digunakan untuk mengonsumsi maupun mengedarkan narkoba Rabu (5/8/2026).

Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan. Barang bukti dimusnahkan agar tidak lagi memiliki nilai guna dan tidak berpotensi disalahgunakan.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Kabupaten Madiun, Bagas Andy Setiyawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap empat bulan sekali terhadap barang bukti perkara yang telah inkracht.

“Ini merupakan pemusnahan rutin yang kami laksanakan setiap empat bulan sekali. Kali ini merupakan tahap kedua untuk barang bukti perkara yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode Mei hingga Juli,” ujar Bagas.

Image Not Found
Barang bukti narkotika dimusnahkan Kejari Madiun. (5/8/2026), Foto : Tova-Sinergia

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari berbagai tindak pidana. Namun, perkara narkotika mendominasi jumlah barang bukti yang dieksekusi. Di antaranya sabu seberat 11,071 gram, alat hisap sabu (bong), satu unit timbangan digital, serta enam unit telepon seluler yang diduga digunakan dalam tindak pidana narkotika.

Selain itu, turut dimusnahkan barang bukti dari perkara pidana umum lainnya berupa 12 stel pakaian, kartu tanda penduduk (KTP), kartu ATM, obeng, dan sejumlah barang lain yang berkaitan dengan kasus pencurian maupun tindak pidana lainnya.

“Proses pemusnahan dilakukan dengan metode berbeda sesuai jenis barang. Barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar, dipotong, hingga dihancurkan sehingga tidak dapat digunakan kembali.” tambahnya.

Bagas menegaskan, pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari kewajiban jaksa dalam mengeksekusi amar putusan pengadilan. Eksekusi tidak hanya menyangkut pelaksanaan pidana terhadap terpidana, tetapi juga penyelesaian status barang bukti yang dirampas negara untuk dimusnahkan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • Kasus Narkotika Meningkat, Pemkab Magetan Giatkan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

    Kasus Narkotika Meningkat, Pemkab Magetan Giatkan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Magetan terus ditingkatkan. Pemerintah daerah kini fokus memperkuat edukasi bagi generasi muda, seiring meningkatnya angka kasus di wilayah tersebut sepanjang 2025. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Magetan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Aula Hotel Bukit Bintang, Magetan pada […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Mulai Bahas Pembentukan 5 Desa Baru, Target Rampung Desember 2026

    DPRD Ponorogo Mulai Bahas Pembentukan 5 Desa Baru, Target Rampung Desember 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo mulai membahas usulan pembentukan lima desa baru di Kecamatan Ngrayun dan Slahung. Pembahasan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan perubahan kedua Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Ponorogo, Rabu (10/6/2026). Lima desa yang diusulkan dibentuk melalui pemekaran wilayah tersebut […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – Nuansa budaya yang kental terasa sejak hari pertama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dibuka di Kota Yogyakarta, Rabu (06/08/2025). Di antara 58 kepala daerah yang hadir dari berbagai penjuru tanah air, Wali Kota Madiun Dr. Maidi turut ambil bagian dalam forum prestisius ini, menyuarakan pentingnya pelestarian […]

    Bagikan
  • Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala

    Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di dalam rumahnya, Senin (26/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama Nuraini (55), seorang janda yang tinggal bersama anak pertamanya, Aji Saputra (30). Mayat korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kecurigaan warga muncul setelah Nuraini tidak […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Panen Raya Jagung Di Lahan Aset Polri, Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Polres Magetan Panen Raya Jagung Di Lahan Aset Polri, Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan kosong aset Polri di Jalan Raya Maospati–Magetan, Desa Bandar, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Panen raya dipimpin langsung Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo yang mewakili Kapolres Magetan AKBP […]

    Bagikan
expand_less