Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasi Pidsus Kejari Magetan, Dwi Romadona, menjelaskan bahwa tim penyidik saat ini fokus mengumpulkan alat bukti. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021-2023 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan perkara tersebut telah resmi naik ke tahap penyidikan, menyusul ditemukannya indikasi peristiwa pidana dalam proses penyelidikan sebelumnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Magetan, Dwi Romadona, menjelaskan peningkatan status perkara dilakukan pada Jumat lalu. Saat ini, tim penyidik tengah fokus mengumpulkan alat bukti dan mendalami pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.

“Prosesnya sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Saat ini kami sedang mengumpulkan seluruh alat bukti, kemudian dari situ akan kita tentukan siapa yang harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan status tersebut menjadi bukti bahwa penanganan perkara terus berjalan, sekaligus menjawab anggapan sebagian pihak yang menilai prosesnya lambat.

“Kalau kami lambat atau takut, tidak mungkin perkara ini kami naikkan ke tahap penyidikan. Artinya proses tetap berjalan, meskipun memang ada hambatan-hambatan,” tegasnya.

Dwi juga memastikan, penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan, dengan dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat.

Dalam proses yang berjalan, penyidik telah mengantongi sejumlah alat bukti awal. Bukti tersebut diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari keterangan saksi hingga dokumen pendukung.

“Dari keterangan saksi sudah kami dapatkan, dokumen juga sudah ada, termasuk dokumen elektronik. Itu semua sedang kami dalami,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kejaksaan belum dapat membeberkan secara rinci jumlah maupun identitas pihak yang berpotensi menjadi tersangka. Hal itu, menurutnya, dilakukan untuk menjaga objektivitas dan kelancaran proses penyidikan.

“Untuk calon tersangka sementara belum bisa kami sampaikan. Nanti pada waktunya akan kami informasikan kembali,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dwi menyoroti pentingnya pengelolaan dana Pokir yang tepat sasaran. Ia menilai, jika dana tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, dampaknya akan sangat signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kalau dana Pokir itu tepat tersalurkan, saya yakin masyarakat Magetan bisa lebih sejahtera. Tapi kalau ada penyalahgunaan, tentu banyak yang tidak bermanfaat,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar proses penanganan perkara dapat berjalan cepat dan tuntas.

“Mohon dukungan semua pihak supaya perkara ini bisa segera selesai dan terang,” pungkasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi Pokir di Magetan menjadi sorotan publik dan memicu aksi demonstrasi dari sejumlah elemen masyarakat yang mendesak percepatan penanganan serta transparansi dari aparat penegak hukum. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
  • Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rangkaian penggeledahan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu di Kota Madiun. Titik penggeledahan dilakukan di rumah tersangka diantaranya rumah Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, rumah Rochim Ruhdiyanto pada Rabu (21/01/2026) serta rumah Thariq Megah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Kamis (22/01/2026). Selain di rumah […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Ajak Generasi Muda Untuk Cerdas dan Berkarakter Pancasila

    Wali Kota Madiun Ajak Generasi Muda Untuk Cerdas dan Berkarakter Pancasila

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengajak generasi muda untuk menjadi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila serta norma agama. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan wawasan kebangsaan bersama para pemuda dan karang taruna se-Kecamatan Kartoharjo, pada Senin (27/10/2025). Dalam arahannya, Maidi menegaskan pentingnya membangun karakter generasi muda […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Garap Perkebunan dan Wisata Petik Melon

    Wali Kota Maidi Garap Perkebunan dan Wisata Petik Melon

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari target 100 hari kerja yang berfokus pada peningkatan ekonomi. Salah satu fokus utama adalah memperbanyak perkebunan melon. “Untuk memenuhi kebutuhan melon di Kota Madiun yang mencapai puluhan ton, kita akan tanami bibit melon di lahan yang tidak […]

    Bagikan
  • Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang akhir tahun 2025, sebanyak 22 desa di Kabupaten Magetan menghadapi hambatan serius. Mereka belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II Non Earmark. Persoalan ini muncul setelah pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menerbitkan regulasi baru tentang penyaluran dana desa. Regulasi yang menjadi biang masalah ini adalah Peraturan Menteri Keuangan […]

    Bagikan
  • Bikin Panik, Rumah di Margobawero Kejatuhan Balon Udara

    Bikin Panik, Rumah di Margobawero Kejatuhan Balon Udara

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di Jalan Margobawero XII Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun mendadak gempar pada Minggu (06/04/2025) pagi. Pasalnya, sebuah balon udara jatuh di rumah nomor 15 milik Arifin warga RT 20 RW 5 Kelurahan Mojorejo. Apalagi, kondisi balon udara nampak masih mengeluarkan asap. “Saya kan tadi keluar, tahu-tahu dikabari tetangga […]

    Bagikan
expand_less