Berita Terkini
Trending Tags

Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 287
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional.

Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi dan domba. Metode pewarnaan ramah lingkungan ini memanfaatkan jejak alami dari daun, bunga, maupun batang tanaman melalui proses penguapan, sehingga menghasilkan motif yang unik, eksklusif, serta berbeda di setiap produk.

Salah satu pelaku usaha yang konsisten mengembangkan teknik tersebut adalah Tarni, pemilik galeri Tarnie’s Leather di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan Kota. Dari rumah produksinya, berbagai produk kulit ecoprint dihasilkan, mulai dari dompet, tas, jaket, topi, sepatu, hingga sandal.

Meski sebagian proses dikerjakan mandiri, Tarni juga menggandeng pengrajin lokal lainnya di Magetan, baik pembuat dompet kulit maupun pengolah kulit mentah menjadi bahan ecoprint. Kolaborasi ini sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi perajin setempat.

Minat masyarakat terhadap produk tersebut kian meningkat, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah satu pengunjung, Shasta Ariani, mengaku terpikat setelah melihat langsung koleksi yang dipajang di galeri.

“Saya pilih sling bag HP dua ruang karena simpel. Rencananya dipakai sendiri, tapi nanti mau cari lagi buat hadiah ibu atau adik. Cocok juga buat persiapan Lebaran,” ujarnya.

Menurut Shasta, harga produk terbilang terjangkau dengan variasi model yang luas.

“Harganya variatif dan masih ramah di kantong. Modelnya selalu update, dipakai remaja sampai orang tua juga cocok. Jahitannya rapi dan kualitasnya bagus,” tambahnya.

Ia juga menyebut motif ecoprint menjadi alasan utama memilih produk tersebut.

“Setiap motif itu beda, limited edition. Saya suka yang unik-unik, makanya pilih ecoprint,” katanya.

Image Not Found
Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global. Foto : Kusnanto-Sinergia

Tarni menuturkan, usaha ini bermula dari eksperimennya menerapkan ecoprint pada kulit pada awal 2022. Awalnya, penjualan hanya dilakukan secara daring melalui media sosial.

“Dulu cuma jual online lewat Instagram dan Facebook. Lama-lama pembeli yang lewat Magetan atau Sarangan mampir, akhirnya saya buka galeri,” jelasnya.

Kini, hampir seluruh produknya tersedia dalam stok siap jual, mulai dari dompet hingga tas ransel dan jaket kulit. Harga produk pun bervariasi.

“Dompet mulai sekitar Rp150 ribu sampai Rp350 ribu. Tas dari Rp250 ribu, yang besar untuk laptop 14 inci masih di bawah Rp1 juta,” ungkap Tarni.

Sekitar 98 persen penjualan masih dilakukan secara online dengan jaringan reseller ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bali, dan Yogyakarta. Bahkan, produknya telah merambah pasar luar negeri.

“Sudah kirim ke Malaysia, Hong Kong, Turki, New York, Prancis, sampai Swiss,” ujarnya.

Dari aktivitas tersebut, omzet bulanannya cukup signifikan. “Rata-rata di atas Rp35 juta per bulan. Kalau pesanan besar bisa sampai Rp60 juta, apalagi menjelang Ramadan dan Lebaran,” tambahnya.

Selain menonjolkan keindahan motif alami, Tarni terus berinovasi dengan mengombinasikan kulit ecoprint dengan anyaman rotan dan kain tenun.

“Ini supaya mengangkat nilai heritage Indonesia. Orang luar negeri suka motif alam dan produk handmade yang menunjukkan identitas budaya,” katanya.

Ke depan, ia juga berencana membuka cabang galeri baru di Jawa Tengah, tepatnya di kawasan Jalan Raya Semarang–Purwodadi, guna memperluas jangkauan pasar.

“Insya Allah bulan ini buka, perizinan sudah siap. Jadi masyarakat di Jawa Tengah bisa lebih mudah datang langsung,” pungkasnya.

Dengan kreativitas, kolaborasi, serta sentuhan kearifan lokal, kerajinan kulit ecoprint asal Magetan kini tak lagi sekadar produk daerah, tetapi telah menjelma menjadi komoditas kreatif yang mampu bersaing di panggung global.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Imbau Jamaah Tunda Umrah Sementara, Sikapi Konflik Timur Tengah

    Kemenhaj Imbau Jamaah Tunda Umrah Sementara, Sikapi Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau jamaah umrah asal Indonesia untuk menunda keberangkatan untuk sementara waktu. Hal itu menyusul dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada Arab Saudi, khususnya di Mekkah dan Madinah. Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil melalui video di akun TikTok pribadinya. Ia menegaskan […]

    Bagikan
  • Menilik RTH Tematik Perjuangan Kemerdekaan RI di Kota Madiun (3)

    Menilik RTH Tematik Perjuangan Kemerdekaan RI di Kota Madiun (3)

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata dengan menghadirkan sejumlah RTH yang menggabungkan keindahan taman dan nilai sejarah. Di antaranya adalah Monumen Perjuangan Peta, Ruang Terbuka Hijau (RTH) TGP, dan Monumen Obor yang kini menjadi tempat favorit bagi warga yang ingin berkunjung. 1. Monumen Perjuangan Peta Yang terletak di […]

    Bagikan
  • Puluhan Anak Yatim Piatu Diajak Berbelanja Baju Lebaran

    Puluhan Anak Yatim Piatu Diajak Berbelanja Baju Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Idul Fitri, sejumlah donatur yang tergabung dalam Yayasan Gerak Bareng mengajak puluhan anak yatim piatu untuk berbelanja baju lebaran. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Legi Songgolangit, Ponorogo. Sebanyak 31 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Kabupaten Ponorogo diberikan kesempatan untuk memilih sendiri baju muslim serta pakaian harian. Sebelum berbelanja, mereka […]

    Bagikan
  • 9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

    9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) menjadi magnet wisata di Kota Madiun. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan di objek wisata Kota Pecel tersebut tembus 9,6 juta. Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Noor Aflah mengungkapkan angka kunjungan tersebut hasil perolehan data analitik CCTV yang merekam aktivitas […]

    Bagikan
  • 207 Calon Jemaah Haji Jalani Pengecekan Kesehatan dan Kebugaran

    207 Calon Jemaah Haji Jalani Pengecekan Kesehatan dan Kebugaran

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementrian Agama Kota Madiun dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan dan kebugaran untuk Calon Jamaah Haji (CJH), Kamis (06/02/2025). Kegiatan ini guna memastikan setiap calon jamaah haji berada dalam kondisi fisik yang sehat dan siap untuk menjalankan ibadah haji di Tanah […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Berangkatkan 7 Bus Arus Balik Gratis 2026, Layani 350 Warga Tujuan Jakarta dan Surabaya

    Pemkot Madiun Berangkatkan 7 Bus Arus Balik Gratis 2026, Layani 350 Warga Tujuan Jakarta dan Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memberangkatkan ratusan peserta program arus balik gratis Lebaran 2026 dari Pahlawan Street Center (PSC), Kota Madiun pada Selasa (24/3/2026). Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun. Plt Wali Kota turut menyapa langsung warga yang memanfaatkan program […]

    Bagikan
expand_less