Berita Terkini
Trending Tags

Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
arus lalulintas di jalan Panglima Sudirman kota madiun, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Kota Madiun tengah berfikir keras terkait persoalan pengelolaan parkir tepi jalan. Beberapa tahun terakhir, proses lelang parkir tepi jalan umum selalu gagal. Sesuai rencana, Dishub bakal kembali melakukan lelang tahun 2026 ini.

“Saat ini sedang proses persiapan untukk lelang. Dokumen-dokumen sedang kami siapkan dan koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Kabid Angkutan Darat Dishub Kota Madiun, Gadung Triyanto saat dikonfirmasi Selasa (06/01/2026).

Lebih lanjut, Gadung menilai ada beberapa syarat dan ketentuan yang dianggap memberatkan calon pihak ketiga. Hal itu dinilai biang kegagalan lelang parkir. Salah satunya terkait persyaratan pengelola diminta membayar uang jaminan senilai tiga kali target retribusi.

“Kendala sudah kami inventarisir dan ini menjadi bagian evaluasi pada lelang kali ini. Untuk detail belum bisa kami sampaikan. Secara prinsip lelang kali ini adalah perbaikan dari sebelumnya,” imbuhnya.

Saat ini, pengelolaan parkir masih secara swakelola oleh Dishub sendiri. Semantara, Dishub Kota Madiun menargetkan retribusi parkir tepi jalan umum tahun 2026 ini di angka Rp, 2,5 miliar. “ Ada beberapa hal terkait pengendalian kontrak yang akan kami lakukan nanti. Intinya klausul lelang yang dulu menjadi evaluasi kami yang terpenting tidak memberatkan pihak pengelola,” kata Gadung.

Proses lelang parkir tepi jalan umum tengah dilakukan Dishub, termasuk berkas-berkas administrasi. Lelang akan menggunakan metode prakualifikasi. “

Menurutnya, evaluasi dilakukan tak hanya pada bagian lelang. Melainkan, juga menerapkan langkah khusus agar pihak ketiga tidak berhenti di tengah jalan saat kontrak tengah berlangsung. “Pada lelang kali ini, kami menyusun formula khusus untuk menghindari putus kontrak. Pada prinsipnya, kerja sama yang saling menguntungkan,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil Play Button

    Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sejumlah mantan karyawan CV Sukses Jaya Abadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan ijazah mereka yang hingga kini masih ditahan pihak perusahaan. Dokumen tersebut sebelumnya dijadikan jaminan saat mereka diterima bekerja di perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Wonosari. Salah satu eks karyawan, Ina Vernanda, mengaku […]

    Bagikan
  • Dua Truk Adu Banteng di Madiun, Satu Pengemudi Luka-Luka

    Dua Truk Adu Banteng di Madiun, Satu Pengemudi Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua truk terlibat kecelakaan di Jalan Raya Madiun–Ponorogo, tepatnya di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Sabtu (06/12/2025). Kecelakaan melibatkan Pick Up Mitsubishi L300 bernomor polisi AE 8643 GC yang dikemudikan Budi Pranoto (30), warga Desa Kecamatan Geger, dan truk boks Isuzu ekspedisi nopol L 9374 N […]

    Bagikan
  • Tabrak Bus Jaya, Pemotor Alami Luka-Luka dan Motor Ringsek

    Tabrak Bus Jaya, Pemotor Alami Luka-Luka dan Motor Ringsek

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan MT Haryono pada Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan bus jaya Nopol AE 7034 US yang dikemudikan oleh Eko Budiono (51) warga Warujayeng Kecamatan Tanjung Anom Nganjuk dengan pengendara sepeda motor Okky Adrian warga Pagotan Kabupaten Madiun. Akibat kejadian tersebut, Okky […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN untuk menanam komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa dari perspektif BPS […]

    Bagikan
  • Ayo Cek Kesehatan Hewan Kesayangan di DKPP Kota Madiun

    Ayo Cek Kesehatan Hewan Kesayangan di DKPP Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun kini membuka Yankeswan (Layanan Kesehatan Hewan). Layanan inj bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat terkait kesehatan hewan masyarakat. Layanan ini mencakup pemeriksaan dan penanganan untuk hewan-hewan seperti kucing, anjing, ular, kera, dan reptil, khususnya untuk penyakit ringan yang bisa diatasi. Kepala Bidang Pertanian DKPP […]

    Bagikan
  • Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

    Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Lonjakan harga minyak goreng yang diiringi kelangkaan pasokan di pasaran memberikan tekanan serius bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, para pelaku UMKM akhirnya menyesuaikan harga jual produk, meski konsekuensinya berisiko ditinggalkan pelanggan. Kondisi ini terlihat di sentra keripik tempe Desa […]

    Bagikan
expand_less