Berita Terkini
Trending Tags

Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun menyatakan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana alam yang diprediksi meningkat pada penghujung tahun 2025. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam apel siaga hidrometeorologi yang digelar di Balai Kota Madiun, Senin (08/12/2025).

Maidi mengungkapkan bahwa risiko bencana di wilayahnya cukup tinggi ketika curah hujan meningkat. Selain angin kencang, Kota Pendekar kerap menerima aliran air dari daerah sekitar yang memicu terjadinya genangan. “Biasanya ada air kiriman dari Ponorogo, Gunung Wilis, Magetan. Itu yang perlu kita waspadai. Kalau tidak ada kiriman air, drainase kota sebenarnya sudah mampu menampung,” jelasnya usai apel.

Sebagai tindak lanjut, Maidi menyampaikan bahwa Pemkot telah menyiapkan berbagai upaya untuk mengurangi potensi genangan. Langkah tersebut meliputi pembersihan sedimentasi di sungai-sungai rawan banjir serta penerapan program zero sampah di seluruh perkantoran. “Semua kantor dalam radius 100 meter dari sekolah wajib bersih dan bebas sampah. Jika tidak, saya akan datang langsung untuk memberikan teguran,” tegasnya.

Pemkot juga menyiapkan dua posko siaga bencana di setiap kecamatan yang akan beroperasi penuh selama 24 jam. “Dengan begitu, kota ini lebih siap sejak awal. Semoga tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Plt Kalaksa BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Asmadi, menjelaskan bahwa posko tersebut mulai berjalan per hari ini (08/12/2025) dan akan beroperasi selama satu bulan hingga awal 2026.

“Posko ini bertugas menangani kejadian bencana di masing-masing kecamatan. Setiap posko kami lengkapi dengan peralatan yang memadai. Harapannya, masyarakat merasa lebih aman jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” tuturnya. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disorot Praktisi Soal Dokumen Pengadaan Proyek Rp. 45 Miliar, Dinkes Madiun Siap Benahi Dokumen

    Disorot Praktisi Soal Dokumen Pengadaan Proyek Rp. 45 Miliar, Dinkes Madiun Siap Benahi Dokumen

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan desk review dan pembenahan dokumen pengadaan barang dan jasa (PBJ) tahun anggaran 2026 setelah mendapat sorotan dari praktisi pengadaan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan perbaikan difokuskan pada data yang telah diinput dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Proses tersebut dilakukan bersama […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Gelar Apel Siaga Bencana Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Polres Madiun Kota Gelar Apel Siaga Bencana Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut datangnya musim penghujan, personel gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah instansi Pemerintah Kota Madiun menggelar apel kesiapsiagaan bencana di halaman Polres Madiun Kota, Rabu (05/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan peralatan pendukung dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah […]

    Bagikan
  • Avanza Tabrak 2 Sepeda Motor, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

    Avanza Tabrak 2 Sepeda Motor, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang 4 patung pecel Kota Madiun pada Jumat (25/04/2025). Sebuah mobil avanza dengan nomor polisi AE 1216 BV yang dikemudikan oleh Umar menabrak 2 sepeda motor hingga terseret sekitar 30 meter. Mobil baru bisa berhenti usai menabrak pohon dan 1 sepeda motor berada di kolong […]

    Bagikan
  • Dishub Kota Madiun Tertibkan Parkir di Sekitar Sunday Market Bantaran

    Dishub Kota Madiun Tertibkan Parkir di Sekitar Sunday Market Bantaran

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sunday market bantaran Kota Madiun menjadi salah satu jujugan bagi masyarakat untuk mengisi akhir pekan. Hal itu berdampak dari banyaknya kendaraan bagi roda 2 maupun roda 4 yang parkir tidak sesuai tempatnya. Seperti memarkir kendaraan di sepanjang Jalan Ahmad Yani Kota Madiun. ‘’Sesuai UU 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan […]

    Bagikan
  • Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    • calendar_month 10 menit yang lalu
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola. Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung […]

    Bagikan
  • Kronologi Kecelakaan 7 Motor Tertabrak KA Malioboro Ekspres di Perlintasan Sebidang Magetan

    Kronologi Kecelakaan 7 Motor Tertabrak KA Malioboro Ekspres di Perlintasan Sebidang Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinerigia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api sebidang JPL 08, KM 176+586, tepatnya dekat Stasiun Magetan, pada Senin siang (19/04/2025). Tujuh sepeda motor tertabrak Kereta Api (KA) Malioboro Ekspres relasi Purwokerto menuju Malang. Insiden tragis ini diduga terjadi karena kelalaian petugas palang pintu yang membuka palang terlalu cepat setelah kereta […]

    Bagikan
expand_less