Senin, 12 Okt 2026
Trending Tags

Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun menyatakan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana alam yang diprediksi meningkat pada penghujung tahun 2025. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam apel siaga hidrometeorologi yang digelar di Balai Kota Madiun, Senin (08/12/2025).

Maidi mengungkapkan bahwa risiko bencana di wilayahnya cukup tinggi ketika curah hujan meningkat. Selain angin kencang, Kota Pendekar kerap menerima aliran air dari daerah sekitar yang memicu terjadinya genangan. “Biasanya ada air kiriman dari Ponorogo, Gunung Wilis, Magetan. Itu yang perlu kita waspadai. Kalau tidak ada kiriman air, drainase kota sebenarnya sudah mampu menampung,” jelasnya usai apel.

Sebagai tindak lanjut, Maidi menyampaikan bahwa Pemkot telah menyiapkan berbagai upaya untuk mengurangi potensi genangan. Langkah tersebut meliputi pembersihan sedimentasi di sungai-sungai rawan banjir serta penerapan program zero sampah di seluruh perkantoran. “Semua kantor dalam radius 100 meter dari sekolah wajib bersih dan bebas sampah. Jika tidak, saya akan datang langsung untuk memberikan teguran,” tegasnya.

Pemkot juga menyiapkan dua posko siaga bencana di setiap kecamatan yang akan beroperasi penuh selama 24 jam. “Dengan begitu, kota ini lebih siap sejak awal. Semoga tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Plt Kalaksa BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Asmadi, menjelaskan bahwa posko tersebut mulai berjalan per hari ini (08/12/2025) dan akan beroperasi selama satu bulan hingga awal 2026.

“Posko ini bertugas menangani kejadian bencana di masing-masing kecamatan. Setiap posko kami lengkapi dengan peralatan yang memadai. Harapannya, masyarakat merasa lebih aman jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” tuturnya. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bencana Longsor Kembali Landa Magetan, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Tanda-Tanda Bahaya

    Bencana Longsor Kembali Landa Magetan, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Tanda-Tanda Bahaya

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kabupaten Magetan kembali memicu bencana longsor. Kali ini, Desa Ngancar di Kecamatan Plaosan menjadi lokasi terdampak, dengan kejadian terjadi pada Senin pagi (26/05/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan melaporkan, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari. […]

    Bagikan
  • Bikin Kagum! Danrem Untoro Apresiasi Petani Milenial Ngawi yang Sukses Sulap Green House Jadi Ladang Cuan

    Bikin Kagum! Danrem Untoro Apresiasi Petani Milenial Ngawi yang Sukses Sulap Green House Jadi Ladang Cuan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Inovasi pertanian modern yang dikembangkan petani milenial di Kabupaten Ngawi berhasil mencuri perhatian Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto. Saat meninjau budidaya melon dengan sistem green house milik Danang di Desa Bintoyo, Kecamatan Padas, Jumat (19/6/2026), Danrem memberikan apresiasi atas terobosan yang dinilai mampu menjadi contoh bagi generasi muda. Menurut […]

    Bagikan
  • Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 670 anak dari seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Wungu mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bagian dari program kerja Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Wungu. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna keagamaan. Ketua Panitia, Sri Suwahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Rumah Dinas Lama Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar, Pelayanan Dipastikan Tetap Berjalan

    Rumah Dinas Lama Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar, Pelayanan Dipastikan Tetap Berjalan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran yang melanda rumah dinas lama Puskesmas Ponorogo Selatan di Jalan Pacar, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kamis (24/9/2026) dini hari, dipastikan tidak mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kepala Puskesmas Ponorogo Selatan, dr. Ani Damayanti, mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah dinas lama yang selama ini dimanfaatkan sebagai gudang. Bangunan tersebut terpisah […]

    Bagikan
  • Ini Respon PSHT Pimpinan M. Taufiq Soal Parluh 2026 Tidak Boleh di Kota Madiun

    Ini Respon PSHT Pimpinan M. Taufiq Soal Parluh 2026 Tidak Boleh di Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diketuai oleh M. Taufiq memberikan tanggapan terkait hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor antara Forkopimda Jawa Timur, Forkopimda Kota/Kabupaten Madiun serta Magetan di Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun, pada Rabu (16/9/2026) lalu. Mereka mempertanyakan terkait hasil kesepakatan yang melarang pelaksanaan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT […]

    Bagikan
  • PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan menyatakan keprihatinannya atas praktik getok harga yang dilakukan sejumlah pedagang kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Insiden yang mencuat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 itu memicu keluhan wisatawan hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus serupa bukan kali pertama terjadi dan […]

    Bagikan
expand_less