Berita Terkini
Trending Tags

Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KH Mahfud Saidi bin Kaulan, perajin rebana warisan dari ayahnya, Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sentra kerajinan rebana di Dukuh Jalen, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara. Berkat kualitas yang unggul, rebana dari desa ini banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, hingga Korea Selatan.

Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1980 dan kini diteruskan oleh generasi kedua. Salah satu pengrajin, KH Mahfud Saidi bin Kaulan, mengaku bahwa usaha ini merupakan warisan dari ayahnya.

“Awalnya ini meneruskan usaha bapak yang membuat rebana sejak remaja di tahun 80-an. Karena saya anak laki-laki satu-satunya, jadi saya yang meneruskan,” ujarnya.

Di sentra ini, berbagai jenis rebana seperti terbangan, habsyi, hingga banjari diproduksi menggunakan teknik tradisional. Proses pembuatannya dimulai dengan penjemuran kulit lembu berkualitas super yang kemudian dipasang pada kayu khusus yang telah dibentuk. Untuk menghasilkan suara yang merdu, rebana harus dijemur di bawah sinar matahari selama minimal 10 jam.

Image Not Found
rebana asli ponorogo merambah ke mancanegara, Ega Patria – Sinergia

Pemasaran rebana ini tidak hanya menyasar wilayah Ponorogo, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga luar negeri.

“Untuk pemesanan, mulai dari luar kota seperti Madiun, Wonogiri, ke Sumatera, hingga luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, bahkan Korea Selatan,” tambah Mahfud.

Dalam sebulan, sentra kerajinan ini dapat menjual 8 hingga 10 set rebana. Namun, saat momen hari besar keagamaan, jumlah pesanan bisa meningkat hingga dua kali lipat. Satu set rebana yang berisi hingga sembilan buah dijual dengan harga Rp1,6 juta hingga Rp2,5 juta, sementara satuan dijual mulai dari Rp150 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung jenis dan bahan yang digunakan.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Zona Integritas di Setiap Unit Kerja

    RSUD Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Zona Integritas di Setiap Unit Kerja

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun merupakan rumah sakit kelas C milik Pemerintah Kota Madiun yang telah Terakreditasi Paripurna. Inovasi terus pelayanan publik terus dikembangkan RSUD Kota Madiun sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Hal itu sebagai target visi RSUD Kota Madiun, terwujudnya RSUD Kota Madiun yang berkualitas dan […]

    Bagikan
  • PLT Bupati Tinjau SDN 02 Singgahan, Perbaikan Bangunan Rusak Tahun Depan

    PLT Bupati Tinjau SDN 02 Singgahan, Perbaikan Bangunan Rusak Tahun Depan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, meninjau SDN 02 Singgahan di Kecamatan Pulung, Selasa (09/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan setelah plafon dua ruang kelas di sekolah itu ambruk dan membuat kegiatan belajar siswa kelas 4 dan 5 terhenti sementara. Lisdyarita datang bersama Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri. Lisdyarita memastikan pemerintah kabupaten segera menangani […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Proses PAW Alm. Andi Raya, Usman Efendi Calon Pengganti Resmi

    DPRD Kota Madiun Proses PAW Alm. Andi Raya, Usman Efendi Calon Pengganti Resmi

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) almarhum Andi Raya sebagai anggota DPRD Kota Madiun terus berjalan. Usman Efendi dipastikan akan menggantikan posisi Andi Raya sebagai anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengonfirmasi bahwa seluruh berkas administrasi dari pihak […]

    Bagikan
  • Bea Cukai Madiun Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal, Kerugian Negara Dicegah Rp. 141 Juta

    Bea Cukai Madiun Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal, Kerugian Negara Dicegah Rp. 141 Juta

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bea Cukai Madiun bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun menggagalkan distribusi rokok ilegal di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Dalam operasi penindakan itu, petugas mengamankan RA (22) beserta 144.200 batang rokok tanpa pita cukai dengan potensi kerugian negara Rp. 141,1 juta. Kepala Bea Cukai Madiun, P. Dwi Jogyastara, menyebut temuan […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana menggegerkan warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di tepi sungai oleh seorang warga yang tengah berangkat ke sawah. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi mayat sudah membusuk dan hanya terlihat sebagian bagian […]

    Bagikan
  • Bikin Panik, Rumah di Margobawero Kejatuhan Balon Udara

    Bikin Panik, Rumah di Margobawero Kejatuhan Balon Udara

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di Jalan Margobawero XII Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun mendadak gempar pada Minggu (06/04/2025) pagi. Pasalnya, sebuah balon udara jatuh di rumah nomor 15 milik Arifin warga RT 20 RW 5 Kelurahan Mojorejo. Apalagi, kondisi balon udara nampak masih mengeluarkan asap. “Saya kan tadi keluar, tahu-tahu dikabari tetangga […]

    Bagikan
expand_less