Berita Terkini
Trending Tags

ASN Kecamatan Barat Jadi Korban Kecelakaan Maut KA Malioboro Ekspres di Magetan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sumber Foto : Pemerintah Kecamatan Barat Kab. Magetan

Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api resmi dekat Stasiun Magetan, Jawa Timur, Senin (19/05/2025) siang. Sebuah rangkaian kereta api Malioboro Ekspres menabrak tujuh sepeda motor yang tengah melintas, menyebabkan empat orang tewas di lokasi.

Salah satu korban yang telah teridentifikasi adalah Totok Hermanto (51), seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kecamatan Barat warga asal Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.49 WIB di perlintasan JPL 08 Km 176+586, Desa Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Saat itu, palang perlintasan baru saja dibuka usai kereta Matarmaja 269 melintas dari arah Surabaya menuju Jakarta.

Namun, belum lama berselang, dari arah sebaliknya, KA 170 Malioboro Ekspres melaju dengan kecepatan tinggi dan menghantam tujuh sepeda motor yang mencoba melintasi rel. Empat pengendara tewas seketika, sementara empat lainnya mengalami luka-luka dua di antaranya dalam kondisi serius di rawat di RS Erfam Lanud Iswahyudi. 

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa tiga korban tewas lainnya dua laki-laki dan satu perempuan masih dalam proses identifikasi di RSUD dr. Sayidiman Magetan.

“KA Malioboro Ekspres sempat dihentikan untuk pemeriksaan kondisi rangkaian, sebelum akhirnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Madiun. Tim gabungan dari TNI, Polri, tenaga medis, hingga relawan turut terlibat dalam proses evakuasi”

Pihak kepolisian bersama tim dari PT KAI Daop 7 Madiun kini tengah mendalami penyebab kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada kesalahan koordinasi saat palang perlintasan dibuka, meskipun belum ada kesimpulan resmi.

Data korban luka :

Ananda Duta Pratama (21), warga Kelurahan Mangge – mengalami patah kaki.

Oni Handoko TN (36), warga Desa Kendal, Ngawi – mengalami patah tulang.

Wendy Ardhya Novita Sari (35), warga Mranggen, Maospati – mengalami patah tulang.

Fianda Septi (29), warga Prampelan, Karangrejo – luka ringan dan telah dipulangkan.

Data korban meninggal dunia :

Totok Hermanto (52) Kenongorejo, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun

Rezkya Nadya Maharaniputri (23) warga Gemarang Kabupaten Madiun

Rama Zainaul Fathurahman (23) Warga Panggung Barat Magetan

Hariyono (54) warga Gunungan, Kartoharjo, Magetan

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska, yang dilakukan oleh pelaku berinisial R bin R (58) dan AR bin NF (25). Keduanya, beralamat di Desa Karanganyar Kecamatan Reban Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Kasus ini bermula, pada Selasa (04/03/2025) sekira pukul 19.00 WIB, Tim Tiger […]

    Bagikan
  • Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan […]

    Bagikan
  • Ironis! Usai Asesmen dari KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Malah Tersandung OTT

    Ironis! Usai Asesmen dari KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Malah Tersandung OTT

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Publik Kabupaten Ponorogo digemparkan dengan informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada Jumat (07/11/2025). Operasi ini terjadi usai KPK melakukan asesmen terhadap Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada 23 Oktober lalu di Jakarta. Bahkan, Sugiri sempat berujar bakal menindaklanjuti hasil asesmen KPK terkait pembenahan […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Bahkan, sejumlah pejabat eselon II dalam waktu dekat telah menyelesaikan masa pengabdiannya alias pensiun. Menyikapi hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi tidak menampik jika akan mutasi atau perombakan besar-besaran November dan […]

    Bagikan
  • Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Madiun dan sekitarnya pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Hal ini sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikeluarkan beberapa waktu lalu terkait potensi angin kencang sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hal ini dampak dari munculnya bibit siklon tropis […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
expand_less