Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun memastikan peningkatan sarana dan prasarana demi kenyamanan serta keamanan penumpang. Terutama menghadapi persiapan masa Angkutan Lebaran 2026 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron saat mengecek sarana prasarana pada Rabu (04/03/2026).
Ali Imron menjelaskan, sejumlah fasilitas yang sebelumnya dikeluhkan kini telah dibenahi. “Untuk sarana prasarana sudah kami perbaiki. Atap dak yang sebelumnya dilaporkan bocor oleh rekan-rekan kios agen sudah kami benahi. Juga ruang tunggu penumpang sudah kita siapkan,” ujarnya.
Dari sisi penerangan, terminal kini dilengkapi 17 lampu tenaga surya (solar cell) yang mendukung pelayanan pada malam hari. Seluruh lampu dalam kondisi aktif, bahkan terdapat tambahan penerangan di beberapa titik.
“PJU untuk pelayanan malam hari ada 17 lampu solar cell, semua siap dan menyala. Bahkan ada tambahan lampu lainnya,” jelas Ali.

Tak hanya itu, sistem keamanan juga diperkuat dengan pemasangan 18 unit kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di berbagai sudut terminal guna memastikan aktivitas berjalan aman dan tertib.
Untuk kebutuhan air bersih, pengelola mengandalkan suplai dari PDAM serta sumber cadangan dari pompa sabel. Dengan sistem ini, ketersediaan air di area terminal dipastikan aman.
Ali Imron menegaskan bahwa Terminal Purboyo bebas dari praktik percaloan. Ia menjamin tarif yang dibayarkan penumpang merupakan tarif resmi dari perusahaan otobus (PO), tanpa tambahan biaya ilegal.
“Pesanlah di agen resmi yang memiliki SK yang ada di terminal. Di sini tidak ada calo. Saya jamin tidak ada calo. Tarif yang diberikan murni dari PO bus, tidak ada penambahan,” tegasnya.
Pihak terminal juga mengimbau masyarakat untuk naik dan turun penumpang langsung di dalam area terminal demi keamanan dan kepastian layanan.
Dalam hal pengawasan lalu lintas, petugas terminal siaga 24 jam, termasuk mengawasi praktik penjemputan di exit tol. Menurut Ali, pemesanan bus secara online yang meminta penjemputan di luar terminal dinilai merugikan dan berisiko.
Ia mengungkapkan, pernah terjadi kasus penumpang yang sudah memesan bus secara online dan menunggu di exit tol, namun bus yang ditunggu tidak datang.
“Di terminal ini semuanya legal formal dan berbadan hukum. Kalau di luar terminal, tidak ada jaminan keamanan. Kami harapkan masyarakat naik di terminal karena aturannya jelas dan aman,” katanya.
Ramp Check Harian untuk Bus AKAP Tujuan Jakarta dan Kota-Kota Besar

Terminal Purboyo juga rutin melakukan ramp check setiap hari, terutama untuk armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), khususnya tujuan Jakarta dan rute jarak jauh non-ekonomi lainnya.
Pemeriksaan meliputi kelayakan kendaraan (uji KIR), izin trayek, SIM pengemudi, hingga STNK. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada yang berangkat dari Terminal Purboyo dalam kondisi laik jalan.
“Kami pastikan armada yang berangkat dari sini benar-benar laik jalan, baik dari sisi administrasi maupun teknis kendaraan,” pungkas Ali Imron.
Dengan peningkatan fasilitas, pengawasan ketat, serta komitmen bebas calo, Terminal Tipe A Purboyo Madiun menargetkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan transparan bagi seluruh masyarakat.(Krs).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

