Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Damkar Magetan berhasil mengevakuasi seekor ular di rumah warga. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda penghuni rumah milik Arif Nugroho di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan. Hal itu setelah seekor ular tiba-tiba ditemukan di dalam gudang penyimpanan barang. Penemuan tersebut bermula saat adik penghuni rumah hendak ke kamar mandi dan melihat sosok yang dikira tokek. Namun setelah dicek justru tampak seekor ular berukuran cukup besar.

Pashaluna, salah satu penghuni rumah, mengaku sempat mencoba mengusir ular itu menggunakan semprot obat nyamuk. Namun usaha tersebut gagal dan ular justru masuk lebih dalam ke tumpukan barang di gudang.

“Awalnya adik saya mengira itu tokek. Setelah saya cek pakai senter, ternyata ular. Saya coba semprot obat nyamuk, kirain ularnya pusing, tapi ternyata tidak mempan,” ungkapnya.

Karena tidak memiliki kemampuan menangkap ular dan khawatir dengan keberadaan hewan tersebut di dalam rumah, keluarga tersebut kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Magetan yang tiba di lokasi langsung membongkar tumpukan barang di gudang untuk mencari hewan tersebut. Proses pencarian berlangsung cukup lama karena ruangan penuh barang tak terpakai.

Dovi Saputra, petugas Damkar Magetan, mengatakan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

“Kami dapat laporan bahwa ada ular masuk gudang. Setelah kami bongkar tumpukan barang, kami temukan bukan satu tetapi dua ular. Jenisnya berbeda, yang satu ular kayu dan satunya ular air,” jelas Dovi.

Menurut Dovi, kondisi gudang yang penuh barang dan banyak tikus menjadi salah satu penyebab ular masuk ke rumah warga.

“Di dalam gudang ternyata banyak tikus. Itu yang menarik ular masuk karena ada mangsanya. Kesulitannya bukan pada ularnya, tapi banyaknya barang menumpuk, sehingga harus dibongkar satu per satu,” tambahnya.

Meski kedua ular tersebut tidak termasuk jenis berbisa, keberadaannya tetap membuat penghuni rumah resah. Kedua ular akhirnya berhasil dievakuasi dan rencananya akan dilepasliarkan kembali demi menjaga ekosistem.

Tidak hanya di Sugihwaras, di hari yang sama petugas Damkar juga mengevakuasi ular jali yang masuk ke dalam bodi sepeda motor milik pengunjung Kantor Disdukcapil.

“Pemilik motor kaget karena saat hendak pulang, ularnya malah masuk ke dalam boks motor. Kami juga berhasil mengevakuasinya,” ungkap Dovi.

Dovi mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama saat musim hujan yang dikenal sebagai periode meningkatnya aktivitas ular.

Ia menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah, meminimalkan tumpukan barang, serta menutup celah atau lubang yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular. “Musim hujan ini memang musim ular keluar. Sebaiknya sudut-sudut rumah dibersihkan, barang tak terpakai dikurangi, dan lubang-lubang ditutup agar tidak menjadi tempat persembunyian,” tegasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut. Aksi itu bermula […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

    Pemkab Magetan Siapkan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyatakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) siap menghadapi arus mudik serta potensi meningkatnya kunjungan wisatawan pada libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kesiapan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat yang meminta daerah memperketat koordinasi dan pengamanan selama masa Lebaran. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti atau […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan memasuki tahap lanjutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan resmi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan indikasi kuat adanya unsur pidana. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menjelaskan bahwa peningkatan status tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu. Ia […]

    Bagikan
  • Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP negeri di Kota Madiun tahun 2025 menyisakan sejumlah catatan penting. Salah satunya adalah dugaan manipulasi titik koordinat domisili yang dilakukan oleh calon peserta didik demi bisa masuk ke sekolah favorit. Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto, mengungkap […]

    Bagikan
expand_less