Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 489
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
gambar ilustrasi

Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.

Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 perkara cerai talak. Jumlah cerai gugat tercatat hampir tiga kali lipat dibanding cerai talak.

Humas PA Magetan, Sunyoto, mengatakan tren cerai gugat memang terjadi di banyak daerah, termasuk Magetan. Salah satu faktor penyebabnya adalah perbedaan proses persidangan antara cerai gugat dan cerai talak.

“Perkara cerai gugat relatif lebih cepat. Rata-rata bisa diputus dalam dua kali sidang. Sementara cerai talak harus melalui tahapan ikrar talak sehingga membutuhkan sedikitnya tiga kali persidangan,” ujar Sunyoto, Rabu (21/1/2026).

Ia menyebutkan, hampir setiap pekan terdapat perkara cerai gugat yang melibatkan istri bekerja sebagai TKW. Jarak yang jauh, keterbatasan komunikasi, hingga persoalan pengelolaan uang kiriman kerap memicu konflik rumah tangga.

“Magetan termasuk daerah dengan jumlah TKW cukup besar. Banyak perkara muncul karena hubungan jarak jauh dan masalah ekonomi keluarga,” jelasnya.

Dalam sejumlah kasus, gugatan perceraian diajukan melalui kuasa hukum karena salah satu atau kedua pihak berada di luar negeri. Kondisi ini berpengaruh terhadap lamanya proses persidangan, terutama jika tergugat tidak hadir.

“Jika tergugat tidak hadir, proses pemanggilan bisa sampai tujuh hingga sepuluh kali. Namun jika hadir, biasanya perkara selesai dalam dua kali sidang,” tambah Sunyoto.

Selain perkara perceraian, PA Magetan juga menangani perkara lain seperti harta bersama, itsbat nikah, dan wali adhal.

Untuk perkara wali adhal, tercatat sembilan permohonan selama 2025. Perkara ini diajukan ketika orang tua pihak perempuan menolak menjadi wali nikah tanpa alasan yang dibenarkan secara syariat.

“Jika alasan penolakan tidak memenuhi ketentuan syar’i, pengadilan dapat menetapkan wali adhal dan meminta KUA menikahkan dengan wali hakim,” pungkasnya.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rookie Dragbike 2025, Upaya Polres Magetan Tekan Balap Liar dan Kenakalan Remaja

    Rookie Dragbike 2025, Upaya Polres Magetan Tekan Balap Liar dan Kenakalan Remaja

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan menggelar ajang balap resmi bertajuk Bhayangkara Rookie Dragbike 2025, Minggu (29/06/2025), di Sirkuit Non Permanen Jalan Pasar Sayur, Magetan. Ajang ini menjadi strategi konkret kepolisian dalam menekan praktik balap liar sekaligus menyalurkan bakat generasi muda ke jalur yang legal dan aman. Kapolres […]

    Bagikan
  • Harga Telur Melonjak, Warga Pilih Beli di Kandang Peternak

    Harga Telur Melonjak, Warga Pilih Beli di Kandang Peternak

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga telur ayam terus mengalami kenaikan. Kondisi ini mendorong warga untuk membeli telur langsung dari peternak, seperti yang terjadi di kandang milik Miftakhus Surur di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Miftakhus mengungkapkan, kenaikan harga telur sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Semula, harga telur masih di […]

    Bagikan
  • Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu pagi (23/11/2025). Berdasarkan keterangan saksi mata, Darwanto, kedua kendaraan melaju dalam arah yang sama. Truk box dengan nomor polisi F 8550 HU yang dikemudikan Isep (36), warga Cianjur, berada di depan. Di belakangnya, Innova B 1377 RKA […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Serahkan Motor ke Pemiliknya usai Ungkap Kasus Curanmor 

    Polres Madiun Kota Serahkan Motor ke Pemiliknya usai Ungkap Kasus Curanmor 

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perasaan haru dan lega dirasakan oleh Nitra Cahnia warga Jalan Puter Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun saat di Mapolres Madiun Kota. Bagaimana tidak, usai konferensi pers ungkap kasus curat dan curanmor pada Kamis (30/1/2025), Nitra kembali mendapatkan motornya yang hilang dicuri pada Kamis (16/1/2025) lalu. Motor diserahkan langsung […]

    Bagikan
  • Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J […]

    Bagikan
  • Paket Mencurigakan di Sampung Ponorogo, Diduga Potongan Korban Mutilasi Ngawi

    Paket Mencurigakan di Sampung Ponorogo, Diduga Potongan Korban Mutilasi Ngawi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Paket mencurigakan ditemukan di pinggir hutan gasiran Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo Jawa Timur  pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 4 pagi. Penemuan paket ini berawal dari penyisiran kepolisan pasca kejadian penemuan potongan tubuh dalam koper merah di wilayah Ngawi beberapa waktu lalu. Paket yang terbungkus plastik hitam dengan lakban tersebut telah dibawa ke […]

    Bagikan
expand_less