Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 286
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Stasiun KAI DAOP 7 Madiun tampak dipadati penumpang (21/12/2025), Foto : Kriswanto

Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) cukup tinggi. Hal itu tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun.

Berdasarkan data per Minggu (21/12/2025), KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 85.946 pelanggan berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Stasiun Madiun menjadi penyumbang penumpang terbanyak dengan 23.440 pelanggan, disusul Stasiun Kediri sebanyak 12.283 pelanggan, Jombang 9.219 pelanggan, Blitar 8.185 pelanggan, Tulungagung 7.560 pelanggan, Kertosono 6.297 pelanggan, serta 18.962 pelanggan lainnya berasal dari Stasiun Caruban, Magetan, Ngawi, Ngunut, Nganjuk, Papar, dan Walikukun.

“Tingginya volume penumpang selama Angkutan Natal dan Tahun Baru menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap layanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen penuh memastikan perjalanan aman, nyaman, dan tepat waktu dengan kesiapan sarana, prasarana, serta petugas yang siaga 24 jam,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.

Sementara, untuk arus kedatangan, KAI Daop 7 Madiun mencatat 89.726 pelanggan turun di berbagai stasiun. Jumlah penumpang turun terbanyak tercatat di Stasiun Madiun sebanyak 25.366 pelanggan, diikuti Stasiun Kediri 12.761 pelanggan.

Untuk perjalanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun, seperti KA Madiun Jaya, Brantas, Brantas Tambahan, Singasari, Kahuripan, dan Bangunkarta, tercatat 32.666 pelanggan atau setara 50 persen dari total kapasitas 65.565 tempat duduk.

“Kalau secara kumulatif, tingkat okupansi selama periode Nataru bahkan mencapai 109 persen, dengan total 71.771 pelanggan telah dilayani, termasuk penumpang dinamis dan perjalanan lanjutan,” imbuhnya.

Khusus keberangkatan hari ini, Minggu (21/12), jumlah pelanggan yang naik dari wilayah Daop 7 Madiun mencapai 6.615 pelanggan, dengan rincian terbanyak dari Stasiun Madiun sebanyak 2.120 pelanggan, disusul Kediri 780 pelanggan dan Jombang 765 pelanggan.

Meski volume penumpang tinggi, KAI Daop 7 Madiun menyebut masih tersedia 7.074 tempat duduk untuk periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Kursi kelas eksekutif masih tersedia di sejumlah tanggal, sementara kelas ekonomi masih tersedia pada 26, 30, dan 31 Desember 2025 serta 1–2 Januari 2026.

“Kami mengajak pelanggan memanfaatkan sisa ketersediaan tempat duduk serta diskon tiket 30 persen khusus kereta ekonomi komersial yang masih bisa dipesan melalui channel resmi KAI,” pungkas Tohari. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Raudhah? Pengalaman Jemaah Haji Kota Madiun di Masjid Nabawi

    Apa Itu Raudhah? Pengalaman Jemaah Haji Kota Madiun di Masjid Nabawi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Suasana haru dan khusyuk menyelimuti perjalanan ibadah jemaah haji asal Kota Madiun selama berada di Madinah. Selain menjalankan salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi, salah satu momen yang paling dinantikan adalah kesempatan beribadah di Raudhah yakni sebuah tempat yang diyakini sebagai taman surga. Sesuai waktu yang ditentukan, jemaah sudah bersiap dengan […]

    Bagikan
  • Ekspor Perdana ke AS, 13 Ribu Sepatu Kulit Buatan Madiun Tembus Pasar Internasional

    Ekspor Perdana ke AS, 13 Ribu Sepatu Kulit Buatan Madiun Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun kembali mencatatkan capaian di sektor industri. Sebanyak 13 ribu unit sepatu kulit produksi PT Golden Step Indonesia resmi diekspor ke Amerika Serikat dalam pengiriman perdana yang dilepas langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Rabu (24/6/2026). Pelepasan ekspor dilakukan di pabrik PT Golden Step Indonesia yang berlokasi di Desa Kuwu, […]

    Bagikan
  • Embung Mengering, Warga Berbondong-bondong Berebut Ikan

    Embung Mengering, Warga Berbondong-bondong Berebut Ikan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Musim kemarau panjang membuat Embung Titang Krajan, yang oleh warga setempat lebih dikenal sebagai Embung Duwet Sewu, mengering. Kondisi tersebut justru dimanfaatkan warga sekitar untuk menangkap ikan yang selama ini hidup di embung. Sejak air embung menyusut hingga menyisakan genangan air dan lumpur, warga berdatangan membawa berbagai peralatan sederhana untuk menangkap […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menegaskan penyidikan kasus kerusuhan saat unjuk rasa di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) belum berhenti pada sembilan orang tersangka yang telah ditetapkan. Aparat memastikan, jumlah pelaku yang akan dijerat hukum masih berpotensi bertambah seiring pendalaman penyidikan. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menjelaskan, saat ini proses […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan. Namun, Pemkab berharap pengembangan kampus tidak hanya berorientasi pada perluasan fasilitas pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah lain di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, keberadaan Kampus 5 […]

    Bagikan
  • Menunggu Izin Kemendagri, Pelantikan Sekda Magetan Definitif Berpotensi Oktober ini

    Menunggu Izin Kemendagri, Pelantikan Sekda Magetan Definitif Berpotensi Oktober ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah proses panjang, penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan tampaknya masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Meski seluruh proses seleksi telah rampung dan Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti telah menentukan satu nama kandidat terbaik. Namun, izin pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga kini belum turun. Kepala Badan Kepegawaian […]

    Bagikan
expand_less