Berita Terkini
Trending Tags

Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Prosesi pelantikan Bupati Magetan yang di pimpin langsung oleh Gubernur Jatim, Foto : Diskominfo Kab. Magetan

Sinergia | Kab. Magetan – Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/05/2025), Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, langsung dihadapkan pada tantangan besar yakni mengejar ketertinggalan berbagai program strategis dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Dalam keterangannya usai pelantikan, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan komitmennya untuk segera menyelaraskan program kerja daerah dengan prioritas nasional dan provinsi, termasuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan di tengah tahun anggaran ini.

“Kabupaten Magetan sudah siap. Sosialisasi Koperasi Merah Putih sudah mulai kami jalankan. Seperti pesan Ibu Gubernur, Insyaallah Magetan siap. Ada empat program kreatif prioritas kami yakni bidang pendidikan, ketahanan pangan, SDM, dan infrastruktur,” ujar Nanik.

Ia menambahkan bahwa untuk program 100 hari kerja, pihaknya akan menyesuaikan dengan program yang sudah berjalan karena pelantikan dilakukan di pertengahan tahun. Selain itu, komunikasi dengan DPRD juga telah dilakukan untuk memastikan RPJMD, RKPD, dan RAPBD bisa segera diselaraskan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya percepatan dalam melaksanakan program prioritas nasional, terutama di tengah waktu yang sudah berjalan cepat di tahun anggaran 2025.

“SK Mendagri baru turun kemarin sore, jadi kita langsung gladi malam harinya agar pelantikan bisa digelar hari ini. Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati Magetan harus segera menyambut program-program seperti RPJMD, RKPD, hingga RAPBD,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga menyoroti tiga program pusat yang menjadi perhatian: Koperasi Merah Putih (KMP), Sekolah Rakyat (SR), dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta agar Magetan segera menindaklanjuti kesiapan teknis seperti musyawarah desa, sosialisasi, hingga sertifikasi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk Ikatan Notaris Indonesia dan Kementerian Sosial.

“Untuk SR, kalau belum ada gedung, siapkan lahannya. Untuk MBG, sudah ada surat edaran dari Kemendagri, daerah-daerah diminta menyiapkan lahan untuk pembangunan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Ini semua butuh adaptasi cepat dengan kebijakan pusat,” lanjutnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Debit air Bendungan Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, terus mengalami penyusutan drastis selama musim kemarau. Saat ini elevasi air tercatat 7,8 mdpl dengan volume sekitar 400 ribu meter kubik dari kapasitas normal sekitar 3,9 juta meter kubik.  Petugas Operasi Bendungan Dawuhan, Agung Wirasat, menyampaikan bahwa pintu air […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
  • Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Rendam Wilayah Kec. Pitu Ngawi

    Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Rendam Wilayah Kec. Pitu Ngawi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kab. Ngawi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ngawi pada Senin (20/1/2025) malam menyebabkan Sungai Bengawan Solo meluap di wilayah Kecamatan Pitu pada Selasa (21/1/2025). Hal itu mengakibatkan banjir merendam akses jalan utama di Desa Ngasinan, Kecamatan Pitu, yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kota Ngawi. Ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

    PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan pada tahun 2025 mendapat sorotan tajam dari Forum Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran Rumah Kita. Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan yang menembus lebih dari satu juta pengunjung, realisasi PAD justru tidak beranjak dari angka sebelumnya dan kembali gagal mencapai target. Situasi ini, […]

    Bagikan
  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
expand_less