Berita Terkini
Trending Tags

Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, bersama Bupati Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto dalam program pelatihan kerja, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat.

Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu. 

“Industri padat karya itu menyerap banyak tenaga kerja. Di Madiun ada industri sepatu yang kebutuhan pekerjanya mencapai ribuan orang,” ujar Arik di Madiun, Rabu (10/09/2025).

Ia menjelaskan tugas pemerintah daerah adalah menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Disnakerperin akan melakukan inventarisasi calon investor yang ingin menanamkan modal di bumi Kampung Pesilat serta mendata jenis keterampilan yang dibutuhkan, untuk kemudian disesuaikan dengan program pelatihan kerja.

Berdasarkan data Disnakerperin, jumlah pengangguran di Kabupaten Madiun saat ini mendekati 19 ribu orang atau sekitar 4,6 persen dari total penduduk. Sementara penyerapan tenaga kerja baru rata-rata hanya sekitar 50 orang per bulan.

“Harapannya setelah mendapat pelatihan, peserta bisa langsung tersalurkan ke perusahaan atau industri di Kabupaten Madiun. Kita ingin tenaga kerja tidak hanya ikut-ikutan, tapi benar-benar memiliki keahlian sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

Pada 2025, Disnakerperin menargetkan penyelenggaraan 15 jenis pelatihan, antara lain las, pengecatan, dan menjahit sepatu. Program itu diproyeksikan mampu melatih sekitar 526 orang. Namun jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan. Karena itu, koordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK), pemerintah provinsi, dan perusahaan akan terus dilakukan untuk memperluas akses pelatihan.

Arik mencontohkan, salah satu perusahaan di Madiun, Golden Step, membutuhkan sekitar 11 ribu tenaga kerja. Saat ini perusahaan tersebut baru menyiapkan 270 pekerja dan tambahan 50 peserta dari pelatihan mandiri. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kepemilikan Landak Jawa, Jaksa Tuntut Terdakwa Darwanto 6 Bulan Bui

    Kasus Kepemilikan Landak Jawa, Jaksa Tuntut Terdakwa Darwanto 6 Bulan Bui

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sidang lanjutan perkara kepemilikan enam ekor Landak Jawa kembali digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Selasa (6/1/2026) sore. Agenda sidang memasuki tahap pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Darwanto. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP di Nganjuk

    Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP di Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Nganjuk, Sabtu (16/5/2026), dengan dua agenda utama, yakni peresmian Museum Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peresmian Museum Marsinah dilakukan di Desa Ngludo, Kecamatan Sukomoro. Museum tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan hak-hak pekerja sekaligus mengenang Marsinah sebagai tokoh perjuangan buruh […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Bahkan, dalam peristiwa kali ini turut menyeret sejumlah sepeda motor milik pengunjung yang terjebur ke telaga. Meski demikian, aparat gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah menempatkan […]

    Bagikan
  • TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tumpukan sampah yang terbawa aliran […]

    Bagikan
expand_less