Berita Terkini
Trending Tags

Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, bersama Bupati Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto dalam program pelatihan kerja, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat.

Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu. 

“Industri padat karya itu menyerap banyak tenaga kerja. Di Madiun ada industri sepatu yang kebutuhan pekerjanya mencapai ribuan orang,” ujar Arik di Madiun, Rabu (10/09/2025).

Ia menjelaskan tugas pemerintah daerah adalah menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Disnakerperin akan melakukan inventarisasi calon investor yang ingin menanamkan modal di bumi Kampung Pesilat serta mendata jenis keterampilan yang dibutuhkan, untuk kemudian disesuaikan dengan program pelatihan kerja.

Berdasarkan data Disnakerperin, jumlah pengangguran di Kabupaten Madiun saat ini mendekati 19 ribu orang atau sekitar 4,6 persen dari total penduduk. Sementara penyerapan tenaga kerja baru rata-rata hanya sekitar 50 orang per bulan.

“Harapannya setelah mendapat pelatihan, peserta bisa langsung tersalurkan ke perusahaan atau industri di Kabupaten Madiun. Kita ingin tenaga kerja tidak hanya ikut-ikutan, tapi benar-benar memiliki keahlian sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.

Pada 2025, Disnakerperin menargetkan penyelenggaraan 15 jenis pelatihan, antara lain las, pengecatan, dan menjahit sepatu. Program itu diproyeksikan mampu melatih sekitar 526 orang. Namun jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan. Karena itu, koordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK), pemerintah provinsi, dan perusahaan akan terus dilakukan untuk memperluas akses pelatihan.

Arik mencontohkan, salah satu perusahaan di Madiun, Golden Step, membutuhkan sekitar 11 ribu tenaga kerja. Saat ini perusahaan tersebut baru menyiapkan 270 pekerja dan tambahan 50 peserta dari pelatihan mandiri. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • Kesulitan Barang Dagangan, Koperasi Merah Putih Terancam Gulung Tikar

    Kesulitan Barang Dagangan, Koperasi Merah Putih Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hidup segan mati tak mau. Itulah yang menimpa koperasi merah putih di Kelurahan Demangan, Taman, Kota Madiun. Pemicunya selain modal minim, mengalami kesulitan ketika kulakan barang dagangan, terutama komoditas minyak goreng. Budi Santosa Ketua Koperasi Merah Putih Kel Demangan mengaku dalam tiga hari belakangan kelimpungan mencari minyak kita. “Saya sudah […]

    Bagikan
  • Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggeledahan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (8/4/2026) di rumah pribadi Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto berlangsung hampir 4 jam. Penggeledahan oleh lembaga antirasuah di rumah yang berada Jalan Mangkuprajan, Kelurahan Demangan Kecamatan Taman tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Dalam […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Penggeledahan dilakukan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara Sekitar pukul 11 siang. Setelah berlangsung sekitar lebih dari enam jam, tim penyidik KPK keluar dari gedung membawa tiga koper kecil berisi barang […]

    Bagikan
  • Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun masih membahas usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun mendatang. Proses tersebut belum final karena harus melalui tahapan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
expand_less