Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani keramba Telaga Ngebel, Hadi Santoso. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan.

“Dulu kadar belerang naik hanya dua kali setahun dan bisa diantisipasi. Sekarang lebih sering dan benar-benar tak terduga, sehingga petani merugi,” ungkap Ervina Nurdianti, Kabid Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan, dan Konservasi SDA DLH Ponorogo Senin (21/07/2025).

Ervina menambahkan, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menargetkan ke depan Telaga Ngebel bebas dari keramba. Keberadaan keramba dinilai tidak hanya mengganggu keindahan telaga, tetapi juga berpotensi mencemari ekosistem perairan. Namun, upaya tersebut tak lepas dari tantangan. Sebagian petani keberatan karena telah menggantungkan hidup dari keramba sejak 1997.

“Kami melakukan pendekatan persuasif, salah satunya mengimbau agar pemberian pakan tidak berlebihan,” ujarnya.

DLH berharap para petani mulai menghitung kembali keuntungan jangka panjang. Budidaya di kolam dianggap bisa menjadi solusi berkelanjutan, lebih ramah lingkungan, dan minim risiko dibanding bertahan di keramba.

“Ini saatnya memikirkan masa depan. Budidaya ikan kolam lebih aman dan bisa memberi kepastian hasil,” tegas Ervina.

Di sisi lain, petani keramba Telaga Ngebel, Hadi Santoso, mengaku kurang setuju dengan wacana penghapusan keramba dan pengalihan ke budidaya ikan kolam. Menurutnya, usaha keramba sudah dirintis puluhan tahun sebelum Telaga Ngebel ramai dikunjungi wisatawan.

“Kalau nanti sampai zero keramba, kebutuhan ikan di sini hampir satu ton per minggu. Apa pemerintah tega kalau sampai harus beli ikan dari luar daerah, Mas? Ini kan kehidupan rakyat Ngebel juga. Kita bisa menyediakan ikan segar langsung untuk pengunjung. Usaha ini sudah dirintis dari mbah-mbah kami dulu,” ungkap Hadi.

Ia menambahkan, pengembangan pariwisata di Telaga Ngebel sah-sah saja, namun kelangsungan ekonomi masyarakat sekitar harus tetap menjadi perhatian. “Kalau wisata Ngebel dimajukan, kami setuju. Tapi tolong dipikirkan juga nasib ekonomi warga Ngebel ke depan,” tegasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    Pemkab Madiun Genjot Pelatihan Kerja, Upaya Tekan Pengangguran 19 Ribu Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah cepat dan terukur untuk menekan angka pengangguran yang masih tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat tingkat pengangguran terbuka di Bumi Kampung Pesilat mencapai 4,34 persen atau setara 19.285 jiwa pada akhir 2024. Merespons kondisi ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
  • Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serangan hama wereng kembali menghantui para petani di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya delapan hektar dari total sebelas hektar lahan pertanian di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, rusak parah hingga menyebabkan tanaman padi gagal panen alias puso. Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi begitu cepat dan luas. Dalam hitungan malam, petak-petak sawah berubah […]

    Bagikan
  • Kepergian Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tinggalkan Duka Mendalam di Kalangan Seniman

    Kepergian Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tinggalkan Duka Mendalam di Kalangan Seniman

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti dunia seni dan budaya Ponorogo atas wafatnya Bikan Gondo Wiyono, maestro Reog yang dikenal sebagai pelestari sejati kesenian tradisional Ponorogo. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga kalangan seniman dan budayawan. Seperti yang dirasakan oleh Sudirman, budayawan sekaligus seniman Ponorogo, yang mengaku tak kuasa […]

    Bagikan
  • Diduga Penjaga Perlintasan JPL Kertosono Tertidur, Truk Kontainer Nyaris Tertemper KA Brantas

    Diduga Penjaga Perlintasan JPL Kertosono Tertidur, Truk Kontainer Nyaris Tertemper KA Brantas

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Detik-detik mencekam terekam oleh pemilik akun Instagram @zukoardianlibra4 pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 01.45 WIB. Dalam rekaman video yang beredar, nyaris terjadi kecelakaan antara KA Brantas dengan truk kontainer di JPL Kertosono Nganjuk. Pasalnya, palang pintu perlintasan tidak tertutup sehingga kendaraan masih melintas. Dari penuturannya, yang bersangkutan hafal waktu tersebut KA […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku. Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian […]

    Bagikan
expand_less