Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 327
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana apel ASN di Magetan jelang pengadaan aparatur memasuki tahap akhir penentuan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat 1.122 formasi PPPK Paruh Waktu. Mayoritas diisi tenaga teknis, di antaranya 1.010 posisi Operator Layanan Operasional dan 74 Pengelola Umum Operasional. Selain itu, terdapat formasi guru seperti Guru Kelas SD dan Guru Agama Islam.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, memastikan proses PPPK Paruh Waktu kini berada pada tahap akhir. “PPPK paruh waktu saat ini proses penerbitan SK. Prosesnya berjenjang, setelah verifikasi dokumen kemudian diusulkan ke BKN untuk penetapan nomor induk,” jelasnya.

Masruri menegaskan penerbitan SK dilakukan bertahap sesuai penyelesaian verifikasi. Ia menambahkan bahwa masih banyak formasi yang kosong, namun semuanya tengah dibahas oleh tim penilai kinerja. BKPSDM mencatat saat ini terdapat 102 jabatan kosong dari eselon II hingga IV.

“Ini sedang berproses. Kita lalui dulu ya, perlu pembahasan tim penilai kinerja, lalu dilaporkan ke Ibu Bupati, kemudian minta pertek ke BKN. Prosesnya seperti itu,” terangnya.

Terkait rotasi atau mutasi jabatan dalam waktu dekat, Masruri enggan membeberkan lebih jauh. “Nanti saja, masih proses pembahasan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, proses seleksi CPNS 2024 telah rampung. Dari 3.204 pelamar, sebanyak 2.717 lolos administrasi dan berhak mengikuti SKD. Setelah integrasi nilai SKD–SKB, sebanyak 227 peserta resmi diangkat sebagai CPNS dan menerima SK pada April 2025. Namun untuk tahun 2026, pengisian CPNS melalui jalur PPPK, Masruri menegaskan belum ada aturan yang memperbolehkan hal itu.

“Belum ada ketentuannya,” tegasnya.

Harapan masyarakat untuk mengetahui formasi CPNS 2026 masih harus ditahan. Hingga kini, pemerintah daerah belum memperoleh petunjuk teknis dari Kementerian PAN-RB. “Formasi CPNS 2026 belum ada petunjuk teknisnya,” ujar Masruri.

Tanpa petunjuk teknis tersebut, Pemkab Magetan tidak dapat menetapkan kebutuhan ASN maupun mengajukan formasi baru. Kebutuhan ASN baru semakin mendesak mengingat jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya cukup besar.

“Tahun ini sekitar empat ratusan yang pensiun. Tahun depan sekitar tiga ratus sekian. Setiap tahun kisarannya tiga ratus sampai empat ratus ASN,” ungkap Masruri.

Masruri mengingatkan masyarakat, terutama peserta PPPK dan calon pelamar CPNS, untuk menghindari informasi tidak valid. “Semua informasi akan diumumkan melalui kanal resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Dengan banyaknya jabatan kosong dan tingginya kebutuhan ASN baru, semua pihak kini menunggu “lampu hijau” dari pemerintah pusat agar pengisian formasi CPNS dan PPPK di Magetan dapat berjalan optimal. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bumbu Dapur Naik 50 Persen di Kota Madiun Jelang Ramadhan, Disdag Bakal Lakukan Operasi Pasar

    Harga Bumbu Dapur Naik 50 Persen di Kota Madiun Jelang Ramadhan, Disdag Bakal Lakukan Operasi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga sejumlah bumbu dapur di Kota Madiun mengalami kenaikan signifikan menjelang Ramadhan tahun ini. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit yang melonjak hingga 50 persen dari harga normal. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun di Pasar Besar Madiun, harga cabai rawit saat ini menembus Rp 85 ribu […]

    Bagikan
  • Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Magetan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Magetan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan Tahun Anggaran 2019 di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jumat (13/2/2026). Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Magetan terhadap dua terdakwa Y. Sulistyo […]

    Bagikan
  • Catat 5 Kasus Laka Air, BPBD Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue

    Catat 5 Kasus Laka Air, BPBD Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar pelatihan Search and Rescue (SAR) khusus water rescue di kawasan Telaga Sarangan, 16–19 September 2025. Kegiatan ini diikuti 51 peserta yang terdiri dari seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menyebut pelatihan ini […]

    Bagikan
  • Gebyar Pendidikan TK Kartika IV-17, Wujudkan Anak Pemberani dan Berprestasi

    Gebyar Pendidikan TK Kartika IV-17, Wujudkan Anak Pemberani dan Berprestasi

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gebyar Pendidikan dalam rangka memperingati Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dan HUT TK Kartika  IV-17 ke-65 digelar di TK Kartika  IV-17, Jl. Diponegoro 39 Kota Madiun, Jumat (16/05/2025). Ajang itu dilakukan dalam bentuk lomba fashion show baju adat dan lomba mewarnai. Wakil Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Rem 081 Cabang […]

    Bagikan
  • Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai […]

    Bagikan
  • Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Taman Wisata Tawun Ngawi

    Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Taman Wisata Tawun Ngawi

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang bocah berusia 9 tahun, Rasa Dwi Alhafis, meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di kolam renang Taman Wisata Tawun, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026) pagi. Korban diduga tenggelam setelah berpindah dari kolam renang anak-anak ke kolam renang dewasa yang memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter. Saat […]

    Bagikan
expand_less