Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan ASN Magetan ajukan cuti haji, dua pejabat turut berangkat. Foto : Dokumentasi

Sinergia | Magetan – Sebanyak 31 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magetan mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pejabat struktural yang dipastikan tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama masa cuti.

Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, total jemaah haji asal Magetan tahun ini mencapai 538 orang. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 20 sebanyak 158 jemaah, kloter 21 berjumlah 376 jemaah termasuk petugas, serta masing-masing dua jemaah di kloter 22 dan kloter 37.

Pengajuan cuti haji tersebut berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari tenaga pendidik hingga pegawai sektor kesehatan. Analis SDM Aparatur BKPSDM Magetan, Nyta, menjelaskan mayoritas pengajuan berasal dari PNS, dengan sebagian lainnya merupakan PPPK.

“Total ada 31 ASN yang mengajukan cuti haji, terdiri dari guru, tenaga kesehatan, dan pegawai dinas lainnya. Empat orang di antaranya berstatus PPPK, selebihnya PNS,” terangnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, masa cuti yang diajukan rata-rata dimulai pada 24 April hingga sekitar 9 atau 10 Juni 2026. Sejumlah ASN bahkan mengambil cuti lebih awal guna mempersiapkan keberangkatan yang dijadwalkan pada 26 April.

“Sebagian mengambil cuti tiga sampai empat hari lebih awal untuk persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci,” imbuhnya.

Di antara ASN yang berangkat, terdapat pejabat struktural seperti Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Magetan, Arief Ridwan, serta Sekretaris Bakesbangpol, Edi Sumarsam. Selama keduanya menjalani ibadah haji, tugas harian akan dialihkan kepada pelaksana harian (Plh) agar roda pemerintahan tetap berjalan.

“Selama cuti, akan ditunjuk Plh untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa,” jelas Nyta.

Terkait hak keuangan, Nyta menegaskan bahwa ASN yang menjalani cuti haji tidak akan menerima TPP berbasis kinerja pada bulan Mei 2026. Hal ini dikarenakan mereka tidak melaksanakan tugas kedinasan selama periode tersebut.

“TPP tidak diberikan pada bulan Mei karena selama cuti mereka tidak berkinerja. Untuk April dan Juni, kemungkinan masih menerima karena cutinya tidak penuh satu bulan dan ada aturan perhitungannya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk komponen penghasilan lain di luar TPP, seperti potensi penyesuaian gaji, pihaknya menyarankan agar dikonfirmasi lebih lanjut kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adu Banteng Dua Mobil di Jalur Magetan–Madiun, Tiga Orang Luka-Luka

    Adu Banteng Dua Mobil di Jalur Magetan–Madiun, Tiga Orang Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama penghubung Magetan–Madiun. Dua mobil bertabrakan di Jalan Raya Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Minggu sore (27/07/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu kendaraan terjun ke parit dan tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki Ignis yang […]

    Bagikan
  • Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya. […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
  • Evakuasi Dramatis Soerang Nenek Yang Tercebur Sumur

    Evakuasi Dramatis Soerang Nenek Yang Tercebur Sumur

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun dikejutkan dengan seorang nenek tercebur sumur di belakang rumahnya. Warga dan petugas dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun mengevakuasi Tuminem 75 tahun warga setempat. Proses evakuasi korban memakan waktu yang cukup lama dengan menggunakan alat katrol. Proses evakuasi harus berhati hati saat […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit mobil dinas lama milik instansi vertikal di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Meskipun pengadaan kendaraan baru berupa Kijang Innova Zenith untuk sejumlah OPD telah tuntas, namun mobil lama jenis Mitsubishi Pajero digunakan beberapa institusi belum tampak kembali ke gudang aset daerah. Saat dilakukan pemantauan pada Rabu (19/11/2025), gudang […]

    Bagikan
expand_less