Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Merasa Dirugikan, Warga Nambangan Lor Protes Pembangunan Gedung 7 Lantai RSI Aisyah Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 71
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Nambangan Lor lapor ke DPRD Kota Madiun memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 59 Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo wadul ke Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun pada Rabu (18/02/2026). Mereka ditemui oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya dan Ketua Komisi III Nur Salim beserta anggotanya di ruang rapat. Para warga ini memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Madiun.

Ketua RT 59, Kus Hendrawan menyampaikan bahwa sejak berdirinya bangunan tinggi itu berdampak terhadap kondisi lingkungan di pemukiman warga. Bahkan, warga juga tidak dilibatkan dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), termasuk soal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Sosialisasi emang iya. Padahal ada konflik sosial disitu. Kami merasa ditinggal disitu. Warga tidak ada yang dilibatkan untuk tanda tangan dan lain sebagainya,” tegas Kus.

Ditengah gejolak warga terkait pembangunan gedung rumah sakit milik PP Muhammadiyah tersebut, warga sudah disuguhkan munculnya Amdal, PBG hingga Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL). Padahal, warga lingkungan RT 59 merasa tidak ada dinas atau instansi terkait yang hadir menemui mereka.

“Kami sudah berkirim surat ke sejumlah pihak termasuk ke LH (Dinas Lingkungan Hidup). LH menunjukan SKKL yang direkomendasikan dari DLH Provinsi Jawa Timur. Sekarang dampak lingkungannya sangat dirasakan oleh warga,” imbuhnya.

Menurutnya, dampak lingkungan yang dirasakan warga seperti sumur warga sudah tidak keluar air. Juga saat kondisi cuaca hujan dan angin kencang menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan dibandingkan sebelum gedung itu berdiri.

“Kami sudah berkoordinasi tetapi hasilnya nihil. Bahkan, janji direktur RSI hingga Ketua Muhammadiyah Kota Madiun ketempat kami sampai gedung jadi tidak pernah datang,” terang Kus Hendrawan.

Lebih lanjut, warga mendesak agar ada solusi terkait permasalahan warga tersebut. Termasuk kompensasi terhadap dampak lingkungan yang kini dirasakan oleh warga.

“Kami mendesak agar wakil rakyat ini dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga ini. Apalagi, lingkungan RT 59 ini sudah sering kali mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan hidup. Banyak yang studi ke tempat kami,” tegas Kus Hendrawan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim mengungkapkan bahwa aspirasi warga Nambangan Lor tersebut telah dicatat dan akan ditindaklanjuti. Termasuk akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD Pemkot Madiun terkait. 

“Dari aduan ataupun aspirasi warga RT 59 Nambangan Lor ini akan kami tindaklanjuti. Termasuk dengan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan persoalan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan tersebut disinyalir terjadi karena komunikasi yang tidak berjalan antara RSI dengan warga terdampak. Termasuk persoalan perizinan pembangunan gedung bertingkat yang berdampak kepada warga.

“Dan juga kaitannya dengan komplain-komplain yang hubungannya dengan izin-izin pendirian bangunan atau hubungannya dengan operasional RSI. Apakah itu semuanya sudah sesuai prosedur. Warga mempertanyakan semuanya itu,” pungkas Nur Salim.

Lebih lanjut, tidak hanya memanggil OPD terkait, namun tidak menutup kemungkinan manajemen RSI Aisyiah Madiun juga akan turut dipanggil untuk klarifikasi atas persoalan tersebut.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

    Magetan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Magetan mendapat dukungan signifikan dari pemerintah pusat. Sejumlah alat mesin pertanian (Alsintan) dikucurkan oleh Kementerian Pertanian RI sebagai bagian dari program percepatan mekanisasi nasional Selasa (13/1/2026). Unit berupa traktor roda empat, combine, crawler, hingga kultivator telah diserahkan kepada kelompok-kelompok tani di berbagai wilayah. Bantuan ini […]

    Bagikan
  • Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa penemuan barang mencurigakan di ruas Tol Ngawi–Kertosono KM 604+700 arah A pada Jumat (15/08/2025) masih menyisakan tanda tanya. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.  Direktur PT JNK Arie Irianto menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kebersihan tol menemukan sebuah goodie bag kuning di bahu […]

    Bagikan
  • Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat […]

    Bagikan
  • Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, […]

    Bagikan
  • MPM Honda Jatim Gelar Undian UKH dan Launching All New Honda Vario 125 di Madiun Raya. photo_camera 2

    MPM Honda Jatim Gelar Undian UKH dan Launching All New Honda Vario 125 di Madiun Raya.

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) selaku distributor resmi Honda wilayah Jawa Timur dan NTT didukung jaringan dealer Honda Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan melaksanakan pengundian program apresiasi Untukmu Konsumen Honda (UKH), Sabtu (31/1) di Lapangan Gulun Kota Madiun. Acara tersebut dihadiri ribuan konsumen Honda yang telah melakukan pembelian […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
expand_less