Berita Terkini
Trending Tags

Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso mengungkapkan, motif pengeroyokan dipicu spontanitas dan pengaruh miras. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial AZ (20) yang terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden yang berlangsung pada Minggu siang (5/4/2026) yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet.

Sebelumnya, beredar narasi yang menyebut korban tengah berboncengan dengan ibunya saat kejadian. Namun, pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar. Korban diketahui sedang menjemput adiknya ketika peristiwa pengeroyokan terjadi.

Dari hasil penyelidikan, polisi telah mengamankan dua pelaku yang masih berusia muda, yakni S (21) dan R (17), keduanya warga Kabupaten Ngawi.

Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso mengungkapkan, motif sementara aksi kekerasan tersebut dipicu faktor spontanitas dan ikut-ikutan saat berada dalam sebuah perkumpulan.

“Dari keterangan yang kami peroleh, mereka sebelumnya sedang berkumpul dengan teman-temannya. Saat melintas di lokasi, terjadi gesekan yang kemudian berujung pada aksi pengeroyokan,” jelas Kompol Rizki, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, kedua tersangka juga mengakui berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung, sehingga tidak mampu mengendalikan emosi.

“Keduanya dalam kondisi terpengaruh alkohol, yang kemudian memicu tindakan kekerasan tersebut,” ujarnya.

Kompol Rizki pun mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya, termasuk menjauhkan dari konsumsi minuman keras.

“Kami mengingatkan agar orang tua terus memberikan pengawasan dan edukasi kepada anak-anaknya untuk menjauhi minuman keras, karena berpotensi memicu perilaku negatif,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat menghindari aktivitas berkumpul yang berpotensi menimbulkan konflik antar kelompok.

“Hindari perkumpulan yang mengarah pada tindakan kekerasan, karena dapat memicu perkelahian dan merugikan banyak pihak,” imbuhnya.

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan telah membaik usai mendapatkan penanganan medis. Korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dan tidak mengalami luka serius akibat kejadian tersebut.

“Korban sudah mendapatkan perawatan di puskesmas dan kondisinya kini dalam keadaan sehat,” pungkas Kompol Rizki. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kabupaten Madiun Serukan Perbaikan dan Kolaborasi di Hari Jadi ke-457

    DPRD Kabupaten Madiun Serukan Perbaikan dan Kolaborasi di Hari Jadi ke-457

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momentum Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun menjadi refleksi penting bagi DPRD Kabupaten Madiun untuk terus berbenah. Ketua DPRD Madiun, Fery Sudarsono, menegaskan perlunya sinergi yang lebih solid antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan visi Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, Sejahtera). Pernyataan tersebut disampaikan Fery Sudarsono saat memimpin Rapat Paripurna Istimewa dalam […]

    Bagikan
  • Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menanti kejelasan nasib dana mereka. Sejak mencuatnya kasus gagal bayar pada akhir April 2025 lalu, belum ada titik terang terkait besaran kerugian yang ditanggung koperasi tersebut. Audit eksternal yang tengah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop & UKM) Magetan […]

    Bagikan
  • Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    Tiga Pengurus KSPPS MSI Magetan Jadi Tersangka, Dana Disalahgunakan untuk Trading Saham

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Melalui proses penyelidikan panjang, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan akhirnya menetapkan tiga orang pengurus Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) sebagai tersangka. Ketiganya terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah. Total kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari Rp5 miliar. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

    Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana pemerintahan Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, Jumat (07/11/2025) sore. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dikabarkan diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati kawasan Pringgitan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT berlangsung tak lama setelah kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat, termasuk posisi Dirut RSUD dr. Harjono […]

    Bagikan
  • Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis ( MBG) belakangan menuai pro dan kontra publik baik di Kab Magetan, Kab Ngawi dan Kab Madiun. Pemicunya sama yaitu peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar. Tercatat keracunan MBG di Madiun Raya pertama kali muncul di Kec Sine Kab Ngawi. Tak berapa lama, sejumlah pelajar di Kec […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
expand_less